Sony Indonesia resmi meluncurkan tiga TV Bravia terbaru di Indonesia, dan sorotan terbesarnya ada pada teknologi True RGB. Fitur ini dipakai untuk menghadirkan warna yang lebih akurat, kecerahan lebih tinggi, dan kontras yang lebih baik dibanding TV LED konvensional.
Lini terbaru itu terdiri dari Bravia 9 II, Bravia 7 II, dan Bravia 3 II. Selain layar, Sony juga membawa peningkatan di sektor audio, prosesor gambar, dan fitur hiburan untuk pengalaman menonton yang lebih mendekati bioskop.
Apa yang Membuat True RGB Menonjol
True RGB menjadi inovasi utama pada Bravia 9 II dan Bravia 7 II. Teknologi ini memakai RGB Backlight Master Drive Pro, sistem yang mengontrol LED merah, hijau, dan biru secara independen.
Berbeda dari Mini LED konvensional yang menggunakan lampu latar putih, True RGB dirancang untuk menghasilkan warna yang lebih murni dan presisi. Sony menyebut pendekatan ini menggabungkan keunggulan RGB LED dengan Mini LED dan OLED.
Hasilnya adalah gradasi warna yang lebih kaya, kecerahan tinggi, serta efek blooming yang lebih kecil. Efek blooming sendiri adalah cahaya yang menyebar di sekitar objek terang pada layar.
Keunggulan Sony Bravia 9 II
Bravia 9 II menjadi model flagship di jajaran baru Sony. TV ini dibekali RGB Triluminos Max dan Luminance Booster Pro untuk memperluas volume warna sekaligus menjaga kecerahan tetap tinggi tanpa mengorbankan akurasi.
Lapisan Immersive Black Screen Pro juga disematkan untuk mengurangi silau dan pantulan. Fitur ini membantu warna hitam tetap pekat meski TV dipakai di ruangan terang.
Di sisi audio, Bravia 9 II memakai Acoustic Multi-Audio+ dengan up-firing beam tweeters. Konfigurasinya membuat efek suara surround terasa lebih realistis, dan model ini tersedia dalam ukuran 85 inch.
Keunggulan Sony Bravia 7 II
Bravia 7 II juga membawa True RGB lewat RGB Backlight Master Drive Pro. Sony menargetkan reproduksi warna yang akurat, tetapi tetap mempertahankan kualitas visual yang nyaman dilihat dari berbagai posisi.
Untuk itu, TV ini dilengkapi X-Wide Angle Pro agar gambar tetap konsisten dari sudut pandang yang berbeda. Di sektor audio, ada speaker full-range, Voice Zoom 3 berbasis AI, dan 3D Surround Upscaling.
Bravia 7 II juga mendukung My Cinema, Ambient Optimization, Studio Calibrated Mode, Dolby Vision, Dolby Atmos, DTS, dan IMAX Enhanced. Model ini tersedia dalam ukuran 50 hingga 98 inch.
| Model | Ukuran | Fitur Utama |
|---|---|---|
| Bravia 9 II | 85 inch | RGB Triluminos Max, Luminance Booster Pro, Immersive Black Screen Pro, Acoustic Multi-Audio+ |
| Bravia 7 II | 50-98 inch | True RGB, X-Wide Angle Pro, Voice Zoom 3, 3D Surround Upscaling, Dolby Vision, Dolby Atmos, DTS, IMAX Enhanced |
Keunggulan Sony Bravia 3 II
Untuk pengguna yang mencari layar besar dengan harga lebih terjangkau, Sony menawarkan Bravia 3 II. Model ini kini hadir hingga ukuran 100 inci dan menjadi salah satu TV terbesar di lini Bravia untuk Indonesia.
Bravia 3 II tidak lagi memakai X1 Processor seperti generasi sebelumnya. Sebagai gantinya, Sony memasang XR Processor yang dapat mengoptimalkan warna, kontras, dan detail gambar secara real time.
TV ini juga mendukung refresh rate hingga 120Hz, sehingga cocok untuk game, olahraga, dan film aksi. Pengguna PlayStation 5 juga bisa memanfaatkan sejumlah fitur gaming yang didukung TV ini.
Di sisi lain, Sony memakai material daur ulang pada bodi TV, komponen internal, hingga remote control sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan.
Harga Sony Bravia Terbaru di Indonesia
Sony telah membuka penjualan seluruh lini Bravia terbaru di Indonesia. Berikut daftar harganya:
| Model | Ukuran | Harga |
|---|---|---|
| Sony Bravia 9 II | 85 inci | Rp 82.999.000 |
| Sony Bravia 7 II | 65, 75, 85 inci | Mulai Rp 37.999.000 |
| Sony Bravia 3 II | 65, 75, 85, 100 inci | Mulai Rp 16.499.000 |
Dengan kombinasi True RGB, peningkatan audio, dan pilihan ukuran yang lebih luas, trio Bravia terbaru ini diposisikan Sony untuk menjangkau kebutuhan yang berbeda. Bravia 9 II menyasar kelas premium, Bravia 7 II menawarkan paket seimbang, sementara Bravia 3 II menjadi opsi layar besar yang lebih ramah di harga.
Source: inet.detik.com






