Jangan Asal Beli Charger iPhone, Salah Pilih Bisa Bikin Battery Health Turun Drastis

Author: Qoo Media

Charger iPhone kini tidak lagi selalu ada di dalam boks, sehingga pengguna harus lebih cermat saat membeli adaptor pengganti. Pilihan yang salah bukan cuma membuat pengisian daya kurang optimal, tetapi juga bisa mempercepat penurunan battery health.

Masalahnya, di pasaran ada banyak kepala cas iPhone dari berbagai merek, termasuk buatan Apple dan pihak ketiga. Menurut Apple, charger yang tidak sesuai spesifikasi dapat memicu panas dan tegangan berlebih jika dipakai terus-menerus untuk mengisi daya iPhone.

Pilih yang Orisinal atau Bersertifikat

Opsi paling aman adalah memakai charger orisinal buatan Apple karena sudah pasti sesuai dengan spesifikasi pengisian daya iPhone. Jika ingin memilih produk pihak ketiga, pastikan adaptor tersebut mengikuti standar Apple dan memiliki sertifikat MFI atau Made For iPhone.

MFI adalah tanda bahwa produsen pihak ketiga merancang perangkatnya sesuai standar kinerja Apple. Dengan begitu, risiko gangguan performa bisa ditekan dibandingkan memakai charger yang tidak jelas kualitasnya.

Spesifikasi yang Perlu Dicek

Dalam penjelasan yang dikutip tekno.kompas.com dari laman resmi Apple, charger pihak ketiga untuk iPhone perlu memenuhi spesifikasi tertentu. Untuk model 18 W, output yang disebutkan adalah 5V/3A atau 9V/2A, dengan minimum power output 18 W dan port USB-C.

Jenis Charger Spesifikasi Utama Port
18 W Frequency 50 to 60 Hz, single phase; line voltage 100 to 240 V; output 5V/3A atau 9V/2A; minimum power output 18 W USB-C
20 W Frequency 50 to 60 Hz, single phase; line voltage 100 to 240 V; output 9 VDC/2.2A; minimum power output 20W USB-C

Sementara itu, charger 20 W dipakai untuk iPhone 12 series dan yang lebih baru. Apple menyebut spesifikasinya harus mencakup frequency 50 to 60 Hz, single phase, line voltage 100 to 240 V, dan output 9 VDC/2.2A.

Kenapa Tidak Boleh Sembarangan

Charger yang tidak sesuai spesifikasi iPhone dan standar Apple dapat menimbulkan panas berlebih dan tegangan yang tidak ideal. Kondisi itu bisa berdampak pada performa perangkat dan membuat battery health menurun lebih cepat dari yang seharusnya.

Karena itu, pengguna perlu memeriksa label daya, jenis port, dan status sertifikasi sebelum membeli adaptor. Saat memilih produk pihak ketiga, keberadaan MFI menjadi salah satu penanda penting bahwa charger tersebut dirancang mengikuti standar Apple.

Apple sendiri membedakan penggunaan charger 18 W dan 20 W untuk lini iPhone tertentu. Jadi, mencocokkan daya adaptor dengan model iPhone adalah langkah dasar yang sebaiknya tidak diabaikan.

Selain menekan risiko gangguan performa, memilih charger yang tepat juga membantu menjaga kenyamanan penggunaan sehari-hari. Dengan adaptor yang sesuai, pengguna bisa mengisi daya tanpa harus khawatir battery health turun drastis hanya karena salah membeli kepala cas.

Terbaru