HP 5G di kisaran Rp 3 jutaan masih jadi buruan utama pembeli kelas menengah karena menawarkan konektivitas cepat dan spesifikasi yang tidak lagi sekadar pas-pasan. Di saat yang sama, krisis memori RAM global ikut membuat harga ponsel keluaran terbaru terdorong naik.
Situasi itu membuat sejumlah model lawas atau rilisan tahun kemarin kembali terlihat masuk akal untuk dibeli. Suara.com merangkum 4 pilihan HP 5G yang dinilai paling relevan untuk Juli 2026, dengan keunggulan dan catatan yang berbeda di tiap model.
4 Rekomendasi HP 5G Rp 3 Jutaan Juli 2026
Daftar berikut berisi perangkat yang masih menawarkan kombinasi performa, fitur, dan harga yang relatif stabil di kelasnya. Beberapa di antaranya unggul di baterai, sementara yang lain lebih menonjol di layar, fitur gaming, atau pengalaman sistem operasi yang bersih.
Moto G57 Power 5G tampil dengan sistem operasi bersih yang nyaman dipakai untuk navigasi harian. Ponsel ini membawa layar 6,72 inci dengan refresh rate 120 Hz, serta baterai 7000 mAh yang jadi nilai jual utamanya.
Fitur yang disediakan juga cukup lengkap, mulai dari jack audio 3,5 mm, Radio FM, hingga NFC. Namun, perangkat ini hanya mendapat satu kali peningkatan Android dan dua tahun pembaruan keamanan, tanpa pelindung layar bawaan.
2. Tecno Pova 7 Curve 5G
Tecno Pova 7 Curve 5G mengusung desain tipis dan ringan, ditambah panel AMOLED melengkung yang memberi kesan lebih premium. Di dalamnya ada Mediatek Dimensity 7300 Ultimate yang ditujukan untuk beban kerja berat dan kebutuhan gaming.
Perangkat ini juga membawa IR Blaster, speaker ganda, NFC, pemindai sidik jari di layar, dan bypass charging. Catatannya, dukungan perangkat lunaknya hanya dipastikan sampai Android 16, sedangkan kamera belakang selain lensa utama disebut kurang fungsional.
3. Infinix GT30
Infinix GT30 disiapkan untuk pengguna yang mencari HP gaming dengan desain futuristik dan dua tombol shoulder fisik. Layar AMOLED 144 Hz dan chip MediaTek Dimensity 7400 membuatnya terasa paling agresif di daftar ini untuk urusan performa dan visual.
Fitur pendukungnya juga lengkap, termasuk NFC, speaker ganda beresolusi tinggi, IR Blaster, dan bypass charging. Sisi yang perlu diperhatikan ada pada pembaruan perangkat lunak yang terbatas, sehingga kurang ideal untuk pemakaian sangat panjang.
4. Moto G67 Power
Moto G67 Power mengandalkan baterai 7000 mAh dan Snapdragon 7s Gen 2 untuk penggunaan harian yang awet dan lancar. Antarmukanya bersih tanpa aplikasi pihak ketiga, sementara NFC dan speaker ganda tetap tersedia.
Layar IPS masih dipakai pada model ini, tetapi reproduksi warnanya disebut mantap. Kekurangannya ada pada ketiadaan pelindung layar bawaan dan jatah satu kali pembaruan sistem operasi utama.
| Model | Layar | Chipset | Harga |
|---|---|---|---|
| Moto G57 Power 5G | IPS LCD 6,72 inci 120 Hz | Snapdragon 6s Gen 4 | Rp 3.399.000 |
| Tecno Pova 7 Curve 5G | AMOLED 6,78 inci 144 Hz | Dimensity 7300 Ultimate | Rp 3.599.000 |
| Infinix GT30 | AMOLED 6,78 inci 144 Hz | MediaTek Dimensity 7400 | Rp 3.799.000 |
| Moto G67 Power | IPS LCD 6,7 inci 120 Hz | Snapdragon 7s Gen 2 | Rp 3.999.000 |
Jika prioritas utama adalah baterai tahan lama, dua model Moto menjadi opsi paling kuat berkat kapasitas 7000 mAh. Jika yang dicari layar lebih mulus dan rasa premium, Tecno Pova 7 Curve 5G serta Infinix GT30 menawarkan pendekatan yang lebih modern di rentang harga yang masih masuk akal.
Empat pilihan ini memperlihatkan bahwa pasar HP 5G Rp 3 jutaan masih cukup ramai, meski tekanan harga dari komponen memori membuat pembelian terbaru tidak selalu terasa murah. Karena itu, model-model yang sudah lebih dulu hadir justru terlihat semakin menarik untuk diburu sebelum harga bergerak lebih tinggi.
Source: www.suara.com






