Xiaomi menambah daftar perangkat rumah pintarnya dengan produk yang terasa paling praktis untuk rutinitas harian: Mijia Smart Bathroom Heater P1 Human Sensing Edition. Unit plafon ini menggabungkan lampu, pemanas, dan kipas exhaust, lalu memakai radar bawaan untuk mendeteksi apakah ada orang di dalam kamar mandi.
Bagi banyak pengguna, kombinasi itu lebih menarik daripada sekadar pemanas biasa. Perangkat ini dirancang agar bisa menyalakan lampu saat seseorang masuk, menjaga udara tetap bergerak selama kamar mandi dipakai, lalu mematikan semuanya setelah ruangan kosong.
Radar 24GHz untuk mendeteksi keberadaan
Di sektor sensor, Xiaomi tidak mengandalkan infrared motion sensor yang umum dipakai pada lampu kamar mandi pintar. Sebagai gantinya, perangkat ini memakai radar 24GHz yang membaca keberadaan secara berkelanjutan, sehingga tidak mudah tertipu oleh orang yang diam terlalu lama di dalam ruangan.
Menurut penjelasan yang dibagikan melalui Gizmochina, sistem ini juga bisa diatur sensitivitas dan jangkauannya. Artinya, pengguna dapat menghindari pemicu yang tidak perlu, misalnya saat ada orang lewat di depan pintu kamar mandi yang terbuka.
Pemanas graphene 3.000W dan aliran udara yang diarahkan ke bawah
Untuk bagian pemanas, Xiaomi menyematkan elemen graphene 3.000W dengan kontrol frekuensi variabel. Sistem ini menyesuaikan output daya untuk menjaga suhu yang diatur, bukan sekadar bekerja penuh terus-menerus.
Agar panas lebih merata, ada louver berosilasi yang bergerak di kisaran 60 hingga 90 derajat. Fungsinya mengalirkan udara hangat ke bawah menuju lantai, sehingga efek hangat terasa lebih cepat saat kamar mandi dipakai.
| Fitur Utama | Detail |
|---|---|
| Sensor | Radar 24GHz dengan deteksi keberadaan berkelanjutan |
| Pemanas | Elemen graphene 3.000W dengan kontrol frekuensi variabel |
| Kipas Exhaust | Aliran udara sekitar 259 m³/jam |
| Lampu | Panel tarik rata plafon, hingga 1.500 lumen |
| Warna Cahaya | 3.000K hingga 6.200K |
| Kontrol | Mi Home, HyperOS, dan sakelar dinding nirkabel IPX4 |
Exhaust, lampu, dan kontrol pintar dalam satu unit
Xiaomi juga menempatkan dua motor DC di dalam perangkat ini, sehingga fungsi pemanas dan kipas exhaust bisa berjalan bersamaan. Kapasitas buang udaranya diklaim mencapai sekitar 259 meter kubik per jam, cukup untuk membantu menjaga kamar mandi tetap kering dan tidak pengap.
Bagian pencahayaannya memakai panel yang bisa ditarik dan menyatu rata dengan plafon. Output maksimalnya mencapai 1.500 lumen dengan suhu warna yang bisa diatur dari 3.000K sampai 6.200K, serta tersedia mode lampu malam untuk kebutuhan saat malam hari.
Dari sisi ekosistem, perangkat ini terhubung ke aplikasi Mi Home dan HyperOS untuk penjadwalan serta kontrol suara. Xiaomi juga menyertakan sakelar dinding nirkabel tahan air berstandar IPX4 yang dapat dipasang pada kotak listrik 86mm tanpa perlu menarik kabel baru ke dinding.
Untuk pasar China, Mijia Smart Bathroom Heater P1 Human Sensing Edition akan masuk fase crowdfunding pada minggu depan dengan harga 999 yuan atau sekitar $148. Di momen yang sama, Xiaomi juga sedang menambah lini perangkat rumah pintarnya lewat water flosser baru dengan layar warna dan daya tahan baterai hingga 105 hari, serta Mijia Handheld Fan dalam warna hijau baru.
