POCO X8 Pro membawa kombinasi performa tinggi dan baterai besar yang membuatnya terlihat sangat agresif di kelas menengah. Namun, perangkat ini juga menyimpan empat pemangkasan yang penting diperhatikan, terutama bagi pengguna yang mengutamakan kamera, videografi, dan produktivitas.
Di satu sisi, ponsel ini menawarkan chipset baru, memori cepat, layar terang, serta pengisian daya 100W. Di sisi lain, sejumlah fitur yang lazim dicari pada ponsel modern justru tidak mendapat peningkatan berarti atau bahkan tidak tersedia.
Fokus Utama Ada pada Performa Gaming
POCO X8 Pro mengandalkan Dimensity 8500 Ultra dengan fabrikasi 4 nm sebagai dapur pacu utamanya. Berdasarkan informasi spesifikasi di laman Xiaomi Global yang dikutip techno.viva.co.id, chipset ini mencatatkan skor AnTuTu hingga 2,28 juta poin.
Angka tersebut menempatkan performa sebagai nilai jual paling kuat dari perangkat ini. Dukungan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1 juga dirancang untuk mempercepat proses pemuatan aplikasi, game, serta transfer data di dalam perangkat.
Bagi pengguna yang mengutamakan permainan berat, kombinasi komponen ini memberi alasan kuat untuk melirik POCO X8 Pro. Ponsel ini tampak diarahkan sebagai perangkat gaming yang tetap berada di segmen harga menengah, dengan harga yang disebut berada di kisaran 354 USD.
Baterai 6500 mAh Menjadi Keunggulan Besar
POCO membekali X8 Pro dengan baterai Silicon-Carbon berkapasitas 6500 mAh. Kapasitas besar tersebut dipadukan dengan 100W HyperCharge yang diklaim dapat mengisi daya hingga penuh dalam 48 menit.
Kombinasi ini menjadi penting karena performa tinggi biasanya menuntut konsumsi daya yang lebih besar. Dengan kapasitas baterai tersebut, POCO X8 Pro menawarkan daya tahan yang disebut mampu bertahan hingga puluhan jam.
Layar AMOLED berukuran 6,59 inci turut menjadi bagian dari paket unggulannya. Panel ini memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 3500 nits dan 3840Hz PWM Dimming, fitur yang ditujukan untuk memberi kenyamanan visual bagi mata.
Perangkat ini juga disebut memiliki proteksi fisik dengan sertifikasi IP68/IP69K. Dengan begitu, keunggulan POCO X8 Pro bukan hanya berada pada angka performa, melainkan juga ketahanan perangkat untuk penggunaan yang lebih menuntut.
Empat Pemangkasan yang Perlu Dipertimbangkan
Kontras paling besar terlihat ketika kemampuan performanya dibandingkan dengan sektor kamera dan konektivitas. POCO tampaknya memprioritaskan chipset, baterai, dan layar agar harga jual tetap kompetitif, sementara beberapa aspek lain harus dikorbankan.
| Aspek | Keunggulan | Pemangkasan |
|---|---|---|
| Performa | Dimensity 8500 Ultra, skor AnTuTu hingga 2,28 juta | — |
| Daya | Baterai Si/C 6500 mAh dan 100W HyperCharge | Tidak mendukung pengisian daya nirkabel |
| Layar | AMOLED 6,59 inci, 3500 nits, 3840Hz PWM Dimming | — |
| Kamera dan konektivitas | — | Ultra-wide 8 MP, kamera depan tanpa video 4K, USB-C 2.0 |
Pemangkasan pertama ada pada kamera ultra-wide yang masih menggunakan resolusi 8 MP. Sensor ini dinilai belum membawa peningkatan signifikan dibandingkan generasi sebelumnya, sehingga kurang menarik bagi pengguna yang sering memotret lanskap atau foto kelompok.
Kamera depan 20 MP juga belum mendukung perekaman video 4K. Keterbatasan tersebut patut dicermati oleh pengguna yang mengandalkan kamera depan untuk membuat konten video dengan resolusi tinggi.
Kekurangan berikutnya berada pada port USB-C yang masih memakai standar USB 2.0. Standar ini dapat membuat proses pemindahan file berukuran besar ke PC terasa lebih lambat dibandingkan perangkat yang sudah menggunakan standar transfer data lebih baru.
POCO X8 Pro juga tidak menyediakan fitur pengisian daya nirkabel. Absennya fitur ini mungkin tidak menjadi masalah bagi gamer yang lebih memprioritaskan kecepatan pengisian kabel, tetapi tetap menjadi catatan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman perangkat lebih lengkap.
Dengan karakter tersebut, POCO X8 Pro lebih cocok bagi pengguna yang mencari tenaga besar, baterai panjang, layar terang, dan ketahanan fisik. Pengguna yang menempatkan kualitas kamera, video 4K dari kamera depan, transfer kabel cepat, atau wireless charging sebagai prioritas utama perlu mempertimbangkan pemangkasan tersebut sebelum menentukan pilihan.
