Meta Uji Coba Fitur DM di Threads: Kini Terpisah dari Instagram

CEO Meta, Mark Zuckerberg, baru saja mengumumkan bahwa platform media sosial Threads sedang melakukan uji coba fitur pesan langsung (direct message) yang berdiri sendiri, terpisah dari Instagram. Dengan peluncuran fitur ini, pengguna Threads tidak lagi perlu berpindah ke aplikasi Instagram untuk berkomunikasi satu sama lain. Fitur DM ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pengguna dengan menyediakan saluran komunikasi yang lebih praktis.

Uji coba fitur DM ini dilakukan secara terbatas di beberapa negara, termasuk Hong Kong, Thailand, dan Argentina, dengan rencana peluncuran ke negara lain dalam waktu dekat. Saat ini, fitur DM di Threads hanya mendukung percakapan pribadi antar dua pengguna, dan belum mencakup obrolan grup. Langkah ini ditujukan untuk merespons keluhan dari pengguna yang merasa bahwa pola penggunaan dan jaringan pengikut mereka antara Threads dan Instagram berbeda.

Pengguna Threads yang tidak aktif di Instagram menunjukkan bahwa ada kebutuhan akan sarana komunikasi internal di platform ini. Sebelumnya, Threads memang dirancang dengan integrasi penuh dengan Instagram, terutama dalam hal perpesanan. Namun, dengan waktu dan pengamatan terhadap karakter pengguna, Meta menyadari bahwa interaksi yang lebih mandiri menjadi hal yang mutlak diperlukan. Selain itu, pengguna Threads menginginkan fitur komunikasi yang tidak tergantung pada Instagram.

Setelah lebih dari 20 bulan beroperasi, Meta kini memahami bahwa Threads telah berkembang menjadi platform yang lebih terbuka, mirip dengan model yang diterapkan oleh X (mantan Twitter) dan Bluesky. Karakter ini menunjukkan bahwa percakapan publik dan jaringan pengguna di Threads tidak sepenuhnya bergantung pada hubungan pribadi, yang berbeda dari pola di Instagram.

Integrasi penuh antara Instagram dan Threads sempat direncanakan oleh Head of Instagram, Adam Mosseri, pada 2023. Ia menyatakan keinginan untuk menyatukan pengalaman perpesanan di kedua platform, dengan asumsi bahwa jejaring pengikut mereka serupa. Namun, realisasi tersebut tampaknya tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini, di mana pengguna Threads menginginkan cara berinteraksi yang lebih efisien.

Berdasarkan informasi terkini, kehadiran fitur DM di Threads terbilang terlambat dibandingkan dengan pesaing lain. Plattform seperti Bluesky telah meluncurkan layanan DM sejak Mei 2024, sementara X sudah menawarkan XChat yang memiliki fitur canggih seperti grup, mode pesan yang menghilang otomatis, serta fitur berbagi file. Dengan demikian, langkah Meta untuk menghadirkan DM di Threads menjadi konfirmasi akan kebutuhan untuk beradaptasi dengan tren komunikasi yang berkembang.

Penerapan fitur DM ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pengguna yang aktif di Threads dan memberikan alternatif yang lebih baik untuk berkomunikasi di luar Instagram. Langkah ini diharapkan akan berperan penting dalam menarik pengguna baru serta mempertahankan pengguna yang sudah ada.

Meta kini berfokus pada pengembangan platform yang mencerminkan kebiasaan komunikasi masyarakat modern, termasuk keinginan untuk memiliki ruang yang lebih privat dan mandiri. Dengan semakin banyaknya pengguna yang menjadikan Threads sebagai pilihan, peluncuran fitur DM mandiri ini diharapkan tidak hanya memperbaiki komunikasi antar pengguna, tetapi juga memperkuat posisi Threads di pasar media sosial yang semakin kompetitif.

Berita Terkait

Back to top button