Samsung memperbarui konsep proyektor portabelnya lewat Freestyle+ yang kini mengandalkan Vision AI untuk menangani penyesuaian gambar secara otomatis. Perangkat ini dirancang agar pengguna dapat memproyeksikan tayangan ke dinding biasa tanpa harus selalu menyiapkan layar khusus.
Fitur tersebut menjadi penting karena posisi proyektor, warna dinding, hingga benda di sekitar area proyeksi sering kali mengganggu hasil gambar. Samsung Freestyle+ mencoba mengurangi kebutuhan pengaturan manual dengan sistem yang dapat meluruskan, memfokuskan, dan memindahkan tampilan saat diperlukan.
Vision AI Menangani Posisi hingga Warna Dinding
Samsung membekali model ini dengan 3D Auto Keystone, kalibrasi warna dinding, penghindaran objek, dan autofocus real-time. Kombinasi ini ditujukan untuk mengoptimalkan gambar ketika proyektor diletakkan miring atau digunakan pada permukaan dengan kondisi yang tidak ideal.
Sistemnya dapat meluruskan gambar saat perangkat berada pada sudut tertentu, lalu menyesuaikan tampilan dengan warna dinding. Gambar juga dapat diposisikan ulang untuk menghindari objek seperti bingkai foto atau sakelar lampu yang berada di area proyeksi.
Fokus gambar ditangani secara real-time oleh motor ultrasonik bawaan. Dengan pendekatan ini, Freestyle+ ditujukan bagi pengguna yang ingin lebih cepat mulai menonton tanpa banyak mengatur fokus dan bentuk tampilan secara terpisah.
Lebih Terang, Tetap Paling Optimal di Ruangan Gelap
Untuk kualitas visual, proyektor ini memakai teknologi DLP dan menghasilkan resolusi 1080p dengan ukuran gambar hingga 100 inci secara diagonal. Tingkat kecerahannya mencapai 430 ISO lumen, lebih tinggi dibandingkan model Freestyle sebelumnya.
Tambahan kecerahan tersebut membantu gambar tetap lebih mudah terlihat di ruangan dengan sebagian cahaya sekitar. Namun, lingkungan yang gelap tetap menjadi kondisi terbaik untuk memperoleh kualitas gambar yang maksimal.
| Aspek | Detail Samsung Freestyle+ |
|---|---|
| Teknologi proyeksi | DLP |
| Resolusi | 1080p |
| Ukuran gambar | Hingga 100 inci diagonal |
| Kecerahan | 430 ISO lumen |
| Dukungan gambar | HDR10+ dan PurColor |
Selain resolusi Full HD, perangkat ini mendukung HDR10+ dan pemrosesan gambar PurColor dari Samsung. Dukungan tersebut melengkapi fokus utama Freestyle+ yang menekankan kemudahan penggunaan di berbagai kondisi dinding.
Suara 360 Derajat dan Ekosistem Tizen
Di sisi audio, Samsung memasang speaker 360 derajat dengan dua passive woofer. Freestyle+ juga mendukung Q-Symphony untuk menyinkronkan suara dengan soundbar Samsung atau speaker Wi-Fi Samsung yang kompatibel.
Proyektor ini menjalankan Tizen, sistem operasi yang juga digunakan pada TV pintar Samsung. Pengguna dapat mengakses aplikasi streaming, Samsung Gaming Hub untuk cloud gaming, Apple AirPlay 2, serta screen mirroring dari perangkat Galaxy yang kompatibel.
Gizmochina melaporkan bahwa perangkat ini juga membawa mode perlindungan mata. Sistem tersebut otomatis meredupkan lensa ketika seseorang atau hewan peliharaan melintas di depan sorotan proyektor.
Dirancang untuk Dibawa Pergi
Sebagai proyektor portabel, Freestyle+ dapat digunakan dengan power bank eksternal melalui USB-C selama perangkat daya tersebut menyediakan output yang memadai. Samsung juga menjual battery base miliknya secara terpisah untuk penggunaan yang lebih praktis tanpa bergantung pada stopkontak.
Bentuk silindris yang dipertahankan dari generasi sebelumnya membuat perangkat ini tetap mengusung karakter ringkas untuk berpindah tempat. Samsung menyertakan pouch perjalanan khusus dalam paket penjualan untuk mendukung penggunaan di luar ruang utama rumah.
Samsung Freestyle+ telah tersedia di Amerika Serikat melalui situs Samsung dan sejumlah peritel terpilih dengan harga US$1.199,99. Kehadirannya menempatkan otomasi pengaturan proyeksi sebagai pembeda utama, bukan sekadar peningkatan pada tingkat kecerahan gambar.
