Kenaikan harga iPhone baru pada Juli 2026 membuat pasar unit second semakin menarik bagi pembeli yang ingin masuk ke ekosistem Apple tanpa mengeluarkan dana terlalu besar. Sejumlah iPhone bekas bahkan sudah tersedia mulai Rp5 jutaan, meski calon pembeli tetap perlu memeriksa kondisi perangkat secara teliti.
Penyesuaian harga paling terasa pada lini iPhone 17, termasuk iPhone 17 Pro Max yang naik sekitar Rp750.000 untuk seluruh pilihan kapasitas penyimpanan dibandingkan bulan sebelumnya. Pergerakan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah dan krisis chip memori global menjadi faktor yang disebut memengaruhi harga perangkat baru.
Harga Baru Bergerak Naik
Menurut data yang dimuat www.industry.co.id, iPhone 17 reguler varian 256 GB kini dibanderol Rp17.999.000. Sementara itu, harga iPhone 17 Pro Max 256 GB dimulai dari Rp26.999.000 dan varian 2 TB mencapai Rp45.249.000.
Kenaikan juga terlihat pada model generasi sebelumnya yang masih dijual melalui distributor resmi. Meski demikian, pembeli masih dapat menemukan promo bank, cicilan 0%, serta program trade-in di sejumlah penjual resmi.
| Model | Varian | Harga |
|---|---|---|
| iPhone 17 | 256 GB | Rp17.999.000 |
| iPhone 17 Pro Max | 256 GB | Rp26.999.000 |
| iPhone 16 | 128 GB | Rp15.499.000 |
| iPhone 16 Pro Max | 256 GB | Rp20.499.000 |
| iPhone 16e | 128 GB | Rp8.999.000 |
| iPhone 15 | 128 GB | Rp12.999.000 |
| iPhone 15 Plus | 128 GB | Rp12.999.000 |
| iPhone 14 | 128 GB | Rp8.749.000 |
iPhone 14 menjadi salah satu pilihan baru paling murah yang tersedia di iBox dalam daftar tersebut. Di sisi lain, harga iPhone 15 dilaporkan naik sekitar Rp500.000 hingga Rp750.000 dibandingkan harga sebelumnya.
Unit Second Membuka Pilihan Lebih Hemat
Pasar iPhone Bekas memberi ruang harga yang lebih rendah karena depresiasi terbesar umumnya sudah ditanggung pemilik pertama. iPhone 12 64 GB, misalnya, disebut tersedia mulai Rp5 jutaan, sedangkan iPhone 13 128 GB mulai Rp7 jutaan.
iPhone 15 bekas berada pada kisaran Rp9.000.000 sampai Rp11.500.000, bergantung pada varian dan kondisi unit. Untuk pembeli yang mengincar model lebih tinggi, iPhone 15 Pro Max 256 GB second iBox tercantum seharga Rp15.999.000.
| Model Bekas | Varian | Kisaran Harga |
|---|---|---|
| iPhone 15 | 128 GB | Rp9.000.000-Rp11.500.000 |
| iPhone 15 Pro Max | 256 GB | Rp15.999.000 |
| iPhone 13 | 128 GB | Mulai Rp7 jutaan |
| iPhone 12 | 64 GB | Mulai Rp5 jutaan |
| iPhone 11 Pro Max | 64 GB | Mulai Rp5,5 jutaan |
Model seperti iPhone 12, iPhone 13, dan iPhone 15 masih dinilai relevan pada 2026 karena performanya serta dukungan pembaruan iOS jangka panjang. iPhone 13 memakai chip A15 Bionic, yang masih disebut mampu menangani berbagai aktivitas harian.
Hal yang Harus Dicek Sebelum Membeli
Kondisi baterai menjadi salah satu pemeriksaan utama ketika memilih iPhone second. Kapasitas maksimum baterai di atas 80% dapat menjadi patokan untuk penggunaan yang lebih nyaman.
Pembeli juga perlu mengecek fisik perangkat, seluruh fungsi penting, kelengkapan kotak, charger, serta sisa garansi resmi bila tersedia. Verifikasi IMEI dan status jaringan perlu dilakukan agar perangkat aman digunakan dan tidak menghadapi risiko pemblokiran.
Membandingkan harga dari beberapa toko atau marketplace dapat membantu pembeli menemukan penawaran yang sesuai kondisi unit. Penjual yang menyediakan jaminan kualitas atau garansi juga dapat menjadi pertimbangan tambahan sebelum transaksi.
Pasar Menunggu Generasi Berikutnya
Di tengah kenaikan Harga iPhone Juli 2026, pasar juga menanti iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama Apple yang diprediksi meluncur pada September 2026. iPhone lipat tersebut disebut berpotensi dibanderol sekitar US$2.000 hingga US$2.399.
iPhone 18 Pro diperkirakan membawa Dynamic Island yang lebih kecil, warna baru, serta peningkatan chip dan kamera. Apple juga disebut dapat merilis iPhone Air 2 dan iPhone 18e pada awal 2027.
Krisis chip memori global yang diperkirakan berlanjut hingga 2027 berpotensi terus memberi tekanan pada harga perangkat baru. Dalam situasi itu, iPhone 17 Pro Max tetap diposisikan sebagai pilihan unggulan bagi pembeli yang mengejar spesifikasi tinggi, sedangkan unit second menjadi alternatif bagi anggaran yang lebih ketat.







