Google Pixel 11 Pro XL Membawa AI yang Bisa Jalankan Perintah Lintas Aplikasi

Google Pixel 11 Pro XL diperkenalkan dengan kemampuan Agentic AI yang dirancang untuk menangani perintah lintas aplikasi melalui satu instruksi suara. Sistem ini diklaim dapat merencanakan lalu menjalankan beberapa tindakan tanpa pengguna harus berpindah-pindah menu di layar.

Perubahan ini membuat peran asisten digital tidak lagi sebatas membuka aplikasi atau membacakan informasi. Pada skenario tertentu, ponsel dapat melanjutkan instruksi pengguna hingga tugas selesai dieksekusi di aplikasi terkait.

Asisten yang Tidak Hanya Menunggu Perintah Sederhana

Berbeda dari asisten suara konvensional, Agentic AI pada Google Pixel 11 Pro XL disebut bekerja secara proaktif dengan koneksi lintas aplikasi. Kemampuan tersebut ditujukan agar satu perintah dapat mencakup rangkaian tindakan yang sebelumnya perlu dilakukan secara manual.

Contoh yang disampaikan adalah perintah, “Ambil tangkapan layar dan bagikan ke grup kerja.” Dalam alur ini, asisten bertenaga Gemini Live disebut dapat mengambil gambar layar, membuka aplikasi pesan, memilih grup yang relevan, lalu mengirimkannya.

Artinya, pengguna tidak perlu terlebih dahulu membuka aplikasi tangkapan layar, masuk ke layanan pesan, dan memilih percakapan secara terpisah. Namun, hasil eksekusi tetap bergantung pada izin sistem dan akses yang diberikan pengguna kepada asisten.

Menurut techno.viva.co.id, perluasan kemampuan ini menjadi bagian dari pengembangan kecerdasan buatan otonom pada lini perangkat flagship Google. Fokusnya adalah membuat interaksi suara dapat digunakan untuk tugas yang melibatkan lebih dari satu aplikasi.

Pemrosesan AI Disebut Berlangsung di Perangkat

Pixel 11 Pro XL ditenagai prosesor kustom Tensor G5 generasi terbaru untuk mendukung fungsi tersebut. Pemrosesan AI disebut dilakukan langsung di perangkat atau on-device AI, dengan tujuan menjaga privasi dan keamanan data pengguna.

Pendekatan pemrosesan di perangkat menjadi penting ketika asisten memperoleh akses ke fungsi ponsel dan aplikasi. Dalam konteks penggunaan sehari-hari, akses itu dapat berkaitan dengan layar, aplikasi pesan, serta tindakan yang dipicu melalui perintah suara.

Arsitektur ini juga dikaitkan dengan evolusi model bahasa besar yang terintegrasi pada sistem operasi Android terbaru. Integrasi tersebut menjadi dasar agar asisten dapat memahami instruksi yang lebih panjang dibandingkan perintah suara satu langkah.

Meski demikian, informasi yang tersedia tidak merinci batas jenis aplikasi yang dapat dikendalikan maupun cakupan perintah yang didukung. Pengguna perlu memeriksa pengaturan izin sebelum mengaktifkan kontrol multi-aplikasi otonom.

Pengaturan yang Perlu Diaktifkan

Bagi pengguna awal, konfigurasi kendali suara dilakukan melalui pengaturan bawaan pada perangkat. Opsi yang disebutkan mencakup aktivasi Frasa Cepat atau Quick Phrases, izin kontrol multi-aplikasi, serta pengaturan optimasi termal.

TahapMenu yang DibukaTindakan
1PengaturanBuka menu Settings di Pixel 11 Pro XL.
2Aplikasi > AsistenMasuk ke pengaturan Assistant.
3Frasa CepatAktifkan Quick Phrases dan berikan izin kontrol multi-aplikasi otonom.
4System > AdvancedAktifkan Thermal Intelligence untuk optimasi respons suara.

Quick Phrases menjadi salah satu pengaturan yang perlu diaktifkan agar interaksi berbasis suara dapat digunakan sesuai fungsi yang tersedia. Izin kontrol multi-aplikasi juga diperlukan karena sistem harus dapat melanjutkan tindakan dari satu aplikasi ke aplikasi lain.

Pengaturan Thermal Intelligence disarankan untuk membantu menjaga respons suara tetap lancar tanpa lag. Jalur yang dicantumkan adalah Settings, System, Advanced, lalu Thermal Intelligence.

Panduan dasar mengenai konfigurasi kendali suara tersebut diselaraskan dengan dokumentasi pabrikan yang tersedia melalui halaman bantuan Pixel Phone Help. Pengguna tetap perlu menyesuaikan izin akses dengan kebutuhan agar fungsi otomatis tidak memperoleh kontrol yang tidak diperlukan.

Dengan dukungan Gemini Live dan pemrosesan AI di perangkat, Pixel 11 Pro XL diarahkan menjadi perangkat yang dapat menjalankan rangkaian tugas dari instruksi singkat. Kemampuan ini menempatkan kontrol suara sebagai cara interaksi yang lebih langsung untuk pekerjaan lintas aplikasi.

Terkait