Pengguna Android perlu mulai memperhatikan sisa kapasitas akun Google mereka. Backup perangkat yang sebelumnya tidak diperhitungkan dalam kuota dilaporkan akan segera memakai ruang penyimpanan Google Account.
Perubahan ini penting karena perangkat tidak lagi membuat backup otomatis saat kapasitas akun sudah penuh. Pengguna kemudian harus menghapus data, menambah kapasitas penyimpanan, atau menonaktifkan backup agar masalah kuota tidak berlanjut.
Menurut laporan www.gadgets360.com yang mengutip Android Authority, Google mulai mengirimkan email pemberitahuan kepada pengguna terdampak. Email tersebut dikirim sekitar 45 hari sebelum kebijakan baru diterapkan pada akun masing-masing pengguna.
Notifikasi itu juga memberi gambaran mengenai tambahan ruang yang akan digunakan oleh backup Android yang sudah tersimpan. Dengan begitu, pengguna memiliki waktu untuk mengecek kapasitas yang tersedia sebelum perubahan berlaku.
Data backup yang masuk hitungan kuota
Backup Android dapat memuat sejumlah informasi penting untuk memudahkan pemulihan saat pengguna berpindah perangkat. Data tersebut mencakup SMS, riwayat panggilan, pengaturan perangkat, pengaturan aplikasi, serta informasi lain yang tersimpan dalam cadangan.
Setelah kebijakan diterapkan, data-data itu akan memakai ruang kosong pada akun Google pengguna. Dampaknya bisa berbeda pada setiap akun karena ukuran backup yang tersimpan tidak selalu sama.
| Bagian | Kondisi setelah pembaruan | Dampak bagi pengguna |
|---|---|---|
| Backup Android | Mulai dihitung ke kuota akun Google | Mengurangi ruang penyimpanan tersedia |
| Backup otomatis | Tidak membuat cadangan baru saat kuota penuh | Perlu mengosongkan ruang atau menambah paket penyimpanan |
| Pengaturan backup | Pengguna dapat memilih aplikasi dan kategori data | Data tertentu dapat dikecualikan dari cadangan mendatang |
Contoh dalam laporan tersebut menunjukkan tambahan penggunaan ruang sekitar 30MB untuk sebuah backup yang sudah ada. Temuan sebelumnya juga memperkirakan ukuran backup rata-rata bertambah sekitar 40MB, sehingga dampaknya disebut tidak akan terlalu besar bagi sebagian besar pengguna.
Meski tambahan puluhan megabita terlihat kecil, kondisi bisa berbeda bagi akun yang ruang kosongnya sudah sangat terbatas. Pengguna yang menyimpan banyak file lain di layanan Google berpotensi lebih cepat mencapai batas kapasitas setelah backup ikut diperhitungkan.
Kontrol baru untuk perangkat Android 9 dan lebih baru
Google juga dilaporkan memperluas opsi pengelolaan backup bagi perangkat dengan Android 9 dan versi lebih baru. Pengguna nantinya dapat menentukan aplikasi serta kategori data mana yang ingin dimasukkan ke dalam backup berikutnya.
Kontrol ini memungkinkan pengguna mengecualikan aplikasi atau informasi tertentu dari proses pencadangan. Pilihan tersebut dapat membantu menekan penggunaan ruang sekaligus memberi pengaturan yang lebih spesifik saat data dipulihkan di perangkat lain.
Pengaturan baru itu berfokus pada backup mendatang, sehingga pengguna dapat menyesuaikan isi cadangan sesuai kebutuhan. Informasi yang tidak dianggap penting untuk dipulihkan bisa tidak disertakan agar kapasitas akun lebih hemat.
Cara mengecek ruang yang dipakai backup
Pengguna dapat memeriksa penggunaan ruang backup Android melalui pengelola penyimpanan Google One. Dari halaman tersebut, pengguna bisa melihat kapasitas yang dipakai dan mempertimbangkan langkah yang paling sesuai dengan kondisi akun.
Pilihan yang tersedia mencakup menghapus data untuk membebaskan ruang, membeli paket penyimpanan tambahan, atau mematikan backup Android bila diperlukan. Saat kuota telah kembali tersedia atau kapasitas diperbesar, backup perangkat dapat kembali berjalan sesuai pengaturan akun.
Source: www.gadgets360.com






