Asus tidak akan melanjutkan ROG Phone ke generasi 10, tetapi bocoran firmware kini memberi gambaran tentang perangkat gaming yang batal hadir itu. ROG Phone 10 dan ROG Phone 10 Pro disebut membawa peningkatan chipset, konektivitas, serta konfigurasi kamera yang berbeda cukup jauh.
Kabar ini penting bagi penggemar seri ROG Phone karena Asus sebelumnya telah meluncurkan ROG Phone 9 dan ROG Phone 9 Pro pada 2024. Setelah itu, perusahaan memutuskan untuk berhenti merilis ponsel baru, sehingga ROG Phone 10 kemungkinan besar tidak akan pernah menjadi produk komersial.
Bocoran Menunjukkan Dua Arah Berbeda
Informasi dari firmware yang bocor memperlihatkan bahwa Asus menyiapkan dua pendekatan untuk ROG Phone 10 dan versi Pro. Keduanya akan memakai fondasi performa yang sama, tetapi sektor kamera menjadi pembeda paling jelas di antara kedua model.
Menurut informasi yang dimuat GSMArena, kedua perangkat akan ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Mereka juga mendukung konektivitas 5G, penyimpanan UFS 4.0, RAM LPDDR5X, serta Wi-Fi 7.
| Model | Chipset dan Konektivitas | Kamera Utama | Kamera Tambahan |
|---|---|---|---|
| ROG Phone 10 | Snapdragon 8 Elite Gen 5, 5G, Wi-Fi 7 | 50MP Sony IMX766 | 13MP ultrawide, 5MP makro, 32MP selfie |
| ROG Phone 10 Pro | Snapdragon 8 Elite Gen 5, 5G, Wi-Fi 7 | 50MP OmniVision OV50Q | 13MP ultrawide, 32MP telefoto 3x, 32MP selfie |
ROG Phone 10 Pro Disiapkan dengan Kamera Lebih Lengkap
ROG Phone 10 Pro tampaknya dirancang sebagai model dengan kemampuan kamera paling lengkap di lini yang batal tersebut. Kamera utamanya disebut menggunakan sensor OmniVision OV50Q 50MP berukuran 1/1,3 inci, sensor yang juga dipakai Xiaomi 17.
Untuk kebutuhan sudut pandang lebar, model Pro akan membawa kamera ultrawide 13MP dengan sensor OmniVision OV13B10. Asus juga menyiapkan kamera telefoto 32MP berbasis Samsung ISOCELL JD1 dengan kemampuan zoom optik 3x.
Di bagian depan, ROG Phone 10 Pro akan memakai kamera selfie 32MP dengan sensor OmniVision OV32C. Kombinasi kamera utama, ultrawide, telefoto, dan kamera depan ini membuat versi Pro memiliki susunan kamera yang lebih beragam dibanding model reguler.
Model Reguler Memakai Sensor Sony dan Kamera Makro
ROG Phone 10 reguler akan mengambil jalur berbeda pada kamera utama dengan sensor Sony IMX766 50MP. Sensor ini menggantikan OV50Q yang disiapkan untuk varian Pro.
Model reguler tetap akan memakai kamera ultrawide 13MP OmniVision OV13B10 serta kamera depan 32MP OmniVision OV32C. Namun, Asus memilih kamera makro 5MP sebagai kamera tambahan, bukan telefoto seperti pada ROG Phone 10 Pro.
Perbedaan itu menunjukkan bahwa versi Pro diposisikan dengan fleksibilitas zoom optik 3x, sementara versi standar mempertahankan kamera makro. Meski demikian, kedua perangkat tetap berbagi komponen inti berupa UFS 4.0 dan RAM LPDDR5X.
Fitur Gaming-nya Tidak Pernah Terungkap
Dengan nama ROG Phone, kedua perangkat hampir pasti akan disiapkan untuk kebutuhan gaming melalui berbagai fitur dan optimasi khusus. Namun, detail mengenai fitur tersebut tidak terungkap dalam bocoran firmware yang tersedia.
Karena perangkatnya telah dibatalkan, publik tidak akan mengetahui seperti apa bentuk akhir maupun pengalaman penggunaan ROG Phone 10 dan ROG Phone 10 Pro. Bocoran ini pada akhirnya hanya memperlihatkan seberapa jauh rencana Asus sebelum lini ponsel ROG berhenti di generasi sebelumnya.
