Vivo Y19s GT 5G Muncul di Geekbench, HP 5G Murah Bawa Fitur Unggul

Vivo Y19s GT 5G baru saja muncul di platform benchmark Geekbench, mengindikasikan kehadiran smartphone 5G terjangkau terbaru dari Vivo dengan fitur kompetitif. Penampakan di Geekbench memberikan gambaran awal mengenai performa dan spesifikasi utama perangkat ini yang dipastikan masih mengandalkan chipset MediaTek, tepatnya Dimensity 6300.

Pada pengujian Geekbench, Vivo Y19s GT 5G yang tercatat dengan kode model V2526 menggunakan SoC MediaTek MT6835, yang merupakan Dimensity 6300. Chipset ini memiliki konfigurasi CPU delapan inti dengan dua inti utama berkecepatan 2,4 GHz dan enam inti pendukung 2 GHz, dipadukan dengan GPU Mali-G57 MC2. Perpaduan tersebut menghasilkan skor benchmark 725 poin untuk single-core dan 1201 poin untuk multi-core, yang menunjukkan performa mumpuni di kelas entry-level untuk aktivitas sehari-hari dan penggunaan 5G.

Vivo Y19s GT 5G hadir dengan RAM 6 GB dan menjalankan sistem operasi Android 15, menjadikan perangkat ini relatif up-to-date dari sisi perangkat lunak. Sebelumnya, seri Vivo Y19s dan Y19s Pro juga hadir menjawab kebutuhan konsumen dengan harga terjangkau, yakni sekitar Rp 1 jutaan, menggunakan chipset Dimensity 6300 dan Unisoc T612. Kehadiran varian GT 5G ini diperkirakan melengkapi lini produk sekaligus semakin mengukuhkan posisi Vivo di segmen HP 5G murah.

Spesifikasi yang Diduga Serupa dengan Model Vivo Lain

Melalui data sertifikasi dan daftar perangkat yang didukung Google Play, Vivo Y19s GT 5G kemungkinan besar berbagi banyak kesamaan dengan produk Vivo sebelumnya. Kode perangkat V2446, misalnya, juga ditemukan pada Vivo Y19 5G, T4 Lite 5G, Y29s 5G, dan Y29t 5G. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan ponsel menggunakan layar LCD berukuran 6,74 inci dengan resolusi HD+ serta refresh rate 90 Hz.

Daya tahan baterai diprediksi menjadi nilai jual penting pada Vivo Y19s GT 5G, dengan kapasitas baterai antara 5.500 mAh hingga 6.000 mAh yang dilengkapi fitur pengisian daya cepat 15 W. Sedangkan untuk kemampuan fotografi, ponsel ini membawa kamera ganda dengan sensor utama beresolusi 50 megapiksel, serta kamera depan 5 megapiksel untuk kebutuhan selfie dan panggilan video.

Referensi Seri Vivo Y19s Pro

Sebagai pembanding, Vivo Y19s Pro yang sudah resmi meluncur di pasar global menawarkan spesifikasi yang cukup kompetitif di segmen entry-level. Dibalut layar IPS LCD 6,68 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate 90 Hz, perangkat ini mampu menampilkan gamut warna NTSC 83 persen serta puncak kecerahan hingga 1000 nits, memberikan visibilitas yang baik terutama untuk pemakaian di luar ruangan. Performa di sektor dapur pacu mengandalkan chipset Unisoc T612 yang disebut-sebut menggunakan proses fabrikasi 12 nm, serta baterai besar 6.000 mAh yang tahan lama.

Secara umum, Vivo Y19s Pro hadir dengan fitur AI untuk memperkaya pengalaman kamera, sensor utama 50 MP, serta sertifikasi IP64 untuk perlindungan dari debu dan percikan air. Mempertimbangkan kemiripan generasi dan spesifikasi, Vivo Y19s GT 5G diprediksi akan menawarkan fitur serupa, namun dengan penambahan konektivitas 5G berkat chipset Dimensity 6300.

Sertifikasi dan Peluncuran di Indonesia

Selain itu, Vivo juga tercatat telah meloloskan beberapa model HP murah di Indonesia melalui proses sertifikasi SDPPI dan TKDN. Vivo Y19s GT 5G (model V2526), Vivo Y19s Pro (V2507), dan Vivo Y04s (V2531) adalah tiga perangkat yang telah mendapatkan sertifikat tersebut. Hanya Vivo Y19s Pro yang sudah resmi diluncurkan secara global, sementara dua lainnya tengah bersiap untuk rilis di pasar dengan kemungkinan harga yang cukup terjangkau.

Sertifikasi TKDN untuk Vivo Y04s menunjukkan nilai 35,28 persen, menandakan komitmen Vivo untuk memenuhi regulasi kandungan lokal Indonesia. Keberadaan Vivo Y19s GT 5G yang lolos uji ini memberi sinyal bahwa ponsel ini akan segera hadir di Indonesia.

Keunggulan Vivo Y19s GT 5G sebagai HP 5G murah dengan performa handal dan fitur cukup lengkap, seperti baterai besar, layar refresh rate tinggi, dan kamera 50 MP, menjadikannya salah satu opsi menarik di segmen smartphone entry-level yang terus berkembang. Kehadiran ponsel ini juga mencerminkan tren meningkatnya penetrasi teknologi 5G di kelas menengah ke bawah, membuka akses pengguna terhadap jaringan generasi terbaru tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

Berita Terkait

Back to top button