Samsung Galaxy Z Fold 7 resmi meluncur di Indonesia dengan harga sekitar Rp 28,5 juta. Namun, berbeda dari generasi sebelumnya, ponsel lipat ini tidak lagi mendukung penggunaan stylus S Pen, sebuah aksesori yang sempat hadir pada Galaxy Z Fold 5 dan Z Fold 6. Keputusan tersebut menjadi sorotan, mengingat S Pen telah menjadi fitur andalan di sejumlah produk Samsung sebelum-sebelumnya.
MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, mengonfirmasi bahwa Samsung tidak menyematkan kemampuan penggunaan S Pen pada layar utama Galaxy Z Fold 7. “Untuk saat ini di Fold 7, kami tidak hadirkan fitur S Pen karena layar bagian dalam tidak memiliki kemampuan tersebut,” ujar Ilham dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (10/7/2025).
Sejak peluncuran seri Fold pertama, Samsung memang belum pernah membenamkan dukungan stylus di perangkat tersebut, kecuali pada generasi kelima dan keenam. Ilham menjelaskan bahwa keputusan menghilangkan S Pen pada Fold 7 didasarkan pada perilaku pengguna yang menunjukkan sangat sedikit minat terhadap aksesori tersebut.
Berdasarkan data yang dipaparkan Ilham, hanya sekitar 3 persen pengguna Samsung Galaxy Z Fold yang memakai atau menginginkan fitur stylus S Pen. “Kalau kami lihat user behavior-nya, pengguna Fold yang pakai S Pen itu ternyata kecil sekali,” paparnya. Kebalikannya, pengguna seri Galaxy S Ultra banyak yang menggunakan S Pen karena warisan dari seri Galaxy Note yang sudah tidak dilanjutkan.
Selain itu, Samsung menghadirkan Galaxy Z Fold 7 dengan fokus pada aspek yang dianggap lebih penting oleh konsumen foldable, yakni layar yang lebih besar dan performa lebih optimal. Desain perangkat dibuat lebih tipis, dengan ketebalan hanya 4,2 mm saat dibuka, sehingga mengurangi kesan berat dan membuat perangkat lebih nyaman dibawa, termasuk saat disimpan di saku.
Untuk meningkatkan daya tahan, Samsung mengaplikasikan Ultra-Thin Glass (UTG) yang 50 persen lebih tebal pada layar dalam Galaxy Z Fold 7. Ilham menerangkan bahwa perlindungan kaca tersebut membuat layar jauh lebih kuat dan tidak selembut generasi sebelumnya ketika disentuh atau diketuk. “Dari sisi daya tahan lebih baik, jadi tidak mudah rusak saat digunakan sehari-hari,” jelasnya.
Berikut perbandingan singkat terkait dukungan S Pen pada seri Galaxy Z Fold terbaru:
1. Samsung Galaxy Z Fold 5: Mendukung S Pen
2. Samsung Galaxy Z Fold 6: Mendukung S Pen
3. Samsung Galaxy Z Fold 7: Tidak mendukung S Pen
Harga Galaxy Z Fold 7 di pasar Indonesia memang mengalami kenaikan sekitar Rp 2 juta dibandingkan Fold 6 yang dibanderol mulai Rp 26,5 juta untuk varian 12GB/256GB. Kenaikan harga ini dinilai sejalan dengan sejumlah peningkatan teknologi dan desain, meskipun aksesori S Pen dihilangkan.
Samsung tampaknya mengambil langkah strategis dengan menyesuaikan fitur pada Fold 7 berdasarkan profil pengguna sebenarnya, yang lebih memprioritaskan kenyamanan, kekuatan layar, dan performa ketimbang penggunaan stylus. Hal ini sekaligus menjawab kebutuhan pasar di segmen ponsel lipat yang kini semakin kompetitif.
Dengan fokus pada pengalaman layar besar yang lebih tahan lama dan desain yang ringan, Galaxy Z Fold 7 diharapkan dapat menghadirkan nilai lebih bagi pengguna yang mencari perangkat foldable berkelas premium, meskipun tanpa dukungan stylus S Pen. Meski begitu, bagi penggemar S Pen, opsi tetap tersedia di lini Galaxy S Ultra yang memang terus mengakomodasi kebutuhan tersebut.




