Samsung bersiap menghadirkan tiga perangkat anyar di Indonesia, yakni Galaxy A07, Galaxy A17 5G, dan Galaxy Tab S10 Lite. Ketiganya telah lolos sertifikasi dari Direktorat Jenderal SDPPI Kementerian Komunikasi dan Digital per 21 Juli 2025, mengindikasikan peluncuran yang tak lama lagi. Munculnya perangkat ini di situs resmi SDPPI menandai babak baru strategi Samsung untuk memperkuat posisi di segmen ponsel dan tablet kelas menengah ke bawah.
Galaxy A07: Andalan Baru Segmen Entry-Level
Galaxy A07 terdaftar dengan kode model SM-A075F dan diduga menjadi suksesor dari Galaxy A06 yang diluncurkan pada September 2024. Meski belum ada bocoran spesifikasi resmi, sejumlah analis meyakini ponsel ini tidak akan mengalami perubahan signifikan dari pendahulunya.
Galaxy A06 sendiri hadir dengan layar IPS LCD 6,7 inci HD+, chipset Helio G85, kamera utama 50 MP, dan baterai 5.000 mAh. Konfigurasi RAM tersedia dalam opsi 4 GB/64 GB dan 4 GB/128 GB. Berdasarkan kesamaan posisi di lini produk, Galaxy A07 kemungkinan besar mempertahankan formula serupa dengan sedikit peningkatan di sisi perangkat lunak atau efisiensi daya.
Model ini juga sebelumnya telah terlihat dalam database sertifikasi India (BIS) bersama dengan Galaxy F06 dan M06, menunjukkan bahwa pengembangan perangkat berjalan secara paralel di beberapa pasar.
Galaxy A17 5G: Peningkatan Nyata untuk Seri A1x
Galaxy A17 5G yang memiliki kode SM-A176B juga telah mengantongi sertifikasi dari SDPPI. Berbeda dengan A07, perangkat ini membawa sejumlah peningkatan signifikan dibanding pendahulunya, Galaxy A16.
Beberapa poin penting dari bocoran yang beredar:
Layar Super AMOLED 6,6 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz.
Chipset Exynos 1380 dengan fabrikasi 5 nm, CPU octa-core dan GPU Mali-G68 MP5.
Kamera utama 50 MP, ultrawide 8 MP, dan makro 2 MP. Mendukung perekaman video 4K dengan EIS dan OIS.
Baterai 5.500 mAh dengan pengisian daya 25 watt.
Sertifikasi IP67, menawarkan ketahanan air dan debu yang lebih tinggi.
Sistem operasi Android 15 dengan antarmuka One UI 7.
Skor benchmark yang diklaim mencapai 550 ribu poin pada AnTuTu v10 menjadikan Galaxy A17 sebagai upgrade yang layak, terutama bagi pengguna yang membutuhkan kinerja lebih tinggi dan fitur kamera yang lebih lengkap. Tech Advisor menyebut ponsel ini kemungkinan dibanderol sekitar USD 150 atau Rp 2,4 jutaan, meskipun harga untuk pasar Indonesia belum dikonfirmasi secara resmi.
Galaxy Tab S10 Lite: Comeback Varian “Lite” di Lini Tablet
Galaxy Tab S10 Lite muncul dalam dua versi, yakni SM-X406B (5G) dan SM-X400 (Wi-Fi only). Kemunculan keduanya di situs SDPPI menjadi sinyal kuat kembalinya varian “Lite” dalam lini tablet Samsung, yang terakhir digunakan pada Galaxy Tab S6 Lite beberapa tahun lalu.
Tablet ini sebelumnya juga tercatat dalam database Geekbench, memperlihatkan konfigurasi berikut:
Chipset Exynos 1380 (sama seperti Galaxy A17).
RAM 6 GB.
Sistem operasi Android 15.
Skor Geekbench 6: 782 poin (single-core) dan 2.647 poin (multi-core).
Kinerja tersebut membuat Tab S10 Lite tampil menarik di segmen tablet menengah, apalagi dengan kemungkinan harga yang lebih terjangkau dibanding varian Tab S10 Plus atau Ultra. Selain itu, dengan desain ringan dan efisien, perangkat ini diyakini akan menyasar pelajar dan pengguna produktivitas ringan yang membutuhkan tablet Android serba guna.
Potensi Jadwal Rilis dan Target Pasar
Belum ada pengumuman resmi mengenai tanggal rilis ketiga perangkat ini. Namun, kemunculan di situs sertifikasi nasional biasanya menandakan peluncuran dalam hitungan minggu. Galaxy A07 dan A17 akan bersaing di segmen ponsel kelas menengah, dengan harga yang diperkirakan mulai dari Rp 1,5 juta hingga Rp 3 jutaan. Sementara Galaxy Tab S10 Lite diposisikan sebagai tablet murah namun dengan spesifikasi kompetitif, menyasar segmen pelajar, pekerja kantoran, hingga pengguna kasual.
Dengan pendekatan diferensiasi antara varian 4G dan 5G, serta kembalinya seri “Lite” di lini tablet, Samsung tampaknya ingin memperluas cakupan pasar di berbagai segmen harga tanpa mengorbankan kualitas. Hal ini menunjukkan strategi agresif Samsung dalam menjangkau konsumen di segmen budget hingga mid-range yang selama ini menjadi arena kompetitif di pasar Indonesia.






