Realme Note 70 Pakai Layar AMOLED 6,74 Inci dan Android 15, Siap Bersaing di Kelas Entry-Level

Realme tampaknya bersiap menghadirkan ponsel terbaru dari lini Note series di Indonesia. Berdasarkan data dari situs sertifikasi Postel milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), perangkat bernama Realme Note 70 telah terdaftar dengan nomor model RMX5313. Pendaftaran ini diajukan oleh PT Bright Telecommunication dan dipublikasikan pada 18 Juli 2025. Kehadiran dokumen tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Realme Note 70 segera meluncur resmi di Tanah Air.

Tak hanya di Postel, Realme Note 70 juga telah mengantongi sertifikasi TKDN dari Kementerian Perindustrian. Perangkat ini mencatatkan nilai TKDN sebesar 35,35 persen, cukup untuk memenuhi syarat distribusi di Indonesia. Dengan dua sertifikasi domestik yang sudah dikantongi, bisa dikatakan bahwa persiapan peluncuran perangkat ini telah memasuki tahap akhir.

Realme Note 70 juga tercatat di lembaga sertifikasi internasional

Menariknya, kehadiran Realme Note 70 bukan hanya muncul di lembaga lokal. Ponsel ini juga telah terdaftar di sejumlah badan sertifikasi global seperti Google Play Console, Geekbench, SIRIM (Malaysia), dan NBTC (Thailand). Hal ini menunjukkan bahwa Realme memang tengah menyiapkan peluncuran secara regional dan global untuk perangkat ini.

Di pasar Eropa, perangkat dengan nomor model sama yakni RMX5313 diduga akan dipasarkan dengan nama Realme Note 70T, sebagaimana terungkap dalam label energi dari situs resmi Komisi Eropa. Meskipun nama berbeda, besar kemungkinan spesifikasinya akan identik atau hanya mengalami sedikit perbedaan sesuai kebutuhan pasar setempat.

Spesifikasi awal Realme Note 70 mulai terungkap

Berdasarkan data dari Geekbench, Realme Note 70 diduga akan ditenagai oleh chipset Unisoc T7250 yang dipasangkan dengan GPU Mali-G57. Perangkat ini akan hadir dengan RAM 4 GB dan menjalankan sistem operasi Android 15, menjadikannya salah satu ponsel entry-level pertama yang langsung mendukung sistem Android terbaru.

Skor performa yang ditampilkan melalui pengujian OpenCL di Geekbench mencapai 709 poin. Sementara dari bocoran lain, layar ponsel ini disebutkan akan menggunakan panel AMOLED berukuran 6,74 inci dengan resolusi HD+. Di sektor kamera, Note 70 dikabarkan akan dibekali kamera utama 50 MP dan kamera depan 16 MP, cukup menjanjikan untuk segmen harganya.

Fitur lain yang terungkap antara lain sensor sidik jari di sisi bodi, serta konfigurasi memori 4 GB RAM dengan penyimpanan internal 128 GB. Kombinasi ini menawarkan keseimbangan antara performa dasar dan kapasitas simpan yang memadai untuk penggunaan harian.

Daya tahan baterai menjadi nilai jual utama

Salah satu daya tarik Realme Note 70 terletak pada aspek baterai. Berdasarkan informasi dari label energi Uni Eropa, ponsel ini memiliki daya tahan pemutaran audio hingga 65 jam 25 menit berkat baterai berkapasitas 5.630 mAh (rated). Kapasitas tipikal baterainya sendiri disebut mencapai 6.000 mAh, membuatnya menjadi perangkat dengan daya tahan yang ideal untuk pemakaian intensif.

Tak hanya itu, baterai Note 70 diklaim mendukung siklus pengisian hingga 1.000 kali, yang berarti ponsel ini dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Tambahan sertifikasi IP54 juga menunjukkan bahwa perangkat ini tahan terhadap percikan air dan debu ringan, meningkatkan durabilitas dalam pemakaian sehari-hari.

Potensi peluncuran Realme Note 70 di Indonesia

Hingga kini, Realme Indonesia belum secara resmi mengumumkan jadwal peluncuran Note 70. Namun, melihat perangkat sudah mengantongi sertifikasi dari dua lembaga penting yaitu Postel dan TKDN, bisa diprediksi bahwa peluncurannya di Indonesia hanya tinggal menunggu waktu.

Mengacu pada pola sebelumnya, Realme Note 60 diluncurkan pada Agustus 2024 dengan harga Rp 1.399.000. Jika mengikuti jadwal tahunan, besar kemungkinan Realme Note 70 akan dirilis pada Agustus 2025, menyasar segmen pengguna pemula yang menginginkan ponsel murah dengan fitur lengkap.

Dengan kombinasi spesifikasi terkini, baterai besar, dan sertifikasi lokal yang sudah lengkap, Realme Note 70 berpotensi menjadi pilihan baru yang kompetitif di pasar entry-level Indonesia. Ponsel ini juga bisa menjadi jawaban bagi konsumen yang mencari perangkat terjangkau namun tetap mendukung Android versi terbaru serta fitur kekinian.

Terkait