Samsung baru-baru ini merilis dua model ponsel lipat terbarunya, Galaxy Z Fold 7 dan Flip 7, yang kini dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru. Merek asal Korea Selatan ini berkomitmen untuk menghadirkan inovasi yang mendukung produktivitas penggunanya, memperkuat posisi mereka di segmen perangkat lipat yang semakin berkembang.
Model Galaxy Z Fold 7 menawarkan layar lebih lebar saat dibentangkan dan lebih tipis ketika dilipat dibandingkan dengan generasi sebelumnya. “Kami menyasar konsumen yang menginginkan ponsel lipat kokoh tetapi ringan,” ungkap Verry Octavianus, Head of Part MX Category Samsung Electronics Indonesia. Sementara itu, Flip 7 juga menghadirkan layar yang lebih luas yang memberi kesan ponsel konvensional saat digunakan.
Ketahanan layar menjadi salah satu fitur unggulan kedua perangkat ini. Dengan armor flexi yang telah disempurnakan, Z Fold dan Flip 7 dapat bertahan hingga 500.000 kali buka-tutup. Hal ini menunjukkan komitmen Samsung dalam meningkatkan daya tahan produk agar dapat bertahan lebih lama dalam penggunaan sehari-hari. Model-model baru ini juga menawarkan pilihan penyimpanan yang bervariasi, yakni 256 GB, 512 GB, dan 1 TB.
Salah satu peningkatan signifikan terletak pada sistem operasinya. Kedua perangkat ini kini menggunakan software terbaru, OneUI 8, yang didukung oleh fitur AI dari Google Gemini. Fungsi AI ini berperan penting sebagai asisten pribadi yang lebih optimal, dapat membantu proses kreatif, dan bahkan mengatur rencana kegiatan pengguna. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas saat menggunakan ponsel.
Dalam hal fotografi, Z Fold 7 dan Flip 7 dilengkapi dengan kamera 200 MP, menawarkan kualitas gambar yang lebih baik dibandingkan model sebelumnya. Selain itu, perekam suara yang disertakan memiliki kemampuan noise reduction, sehingga hasil rekaman terdengar jernih dengan gangguan suara latar yang minimal.
Sebuah jam pintar baru, Galaxy Watch 8, juga diperkenalkan dalam acara peluncuran ini. Selain berfungsi sebagai jam tangan, perangkat ini dilengkapi dengan berbagai fitur kesehatan, seperti pengecekan indeks antioksidan, monitoring kesehatan jantung, serta kemampuan untuk menganalisis pola tidur. Jam pintar ini juga terintegrasi dengan AI Google Gemini, berfungsi sebagai “agen AI di pergelangan tangan.” Pengguna dapat memberikan perintah suara untuk mengoperasikan fitur-fitur tertentu yang terhubung dengan smartphone.
Selain fitur kesehatan, terdapat juga fungsi “Photo Pinch” yang memungkinkan pengguna untuk mengambil gambar dengan gestur mencubit pada jam. Fitur ini menambah kepraktisan dan kemudahan saat berbagi momen melalui smartphone.
Periode pre-order untuk Galaxy Z Fold 7, Flip 7, dan Galaxy Watch 8 masih berlangsung hingga akhir bulan Juli 2025. Antusiasme konsumen terhadap produk foldable Samsung terus meningkat sejak 2020, dengan Verry Octavianus mencatat bahwa minat masyarakat terhadap model lipat ini tumbuh hingga tiga kali lipat setiap tahunnya.
Dengan ditambahkan kecerdasan buatan ke dalam desain dan fitur, Samsung menunjukkan keseriusannya dalam berinovasi di pasar ponsel lipat. Produk ini tidak hanya dirancang untuk menyajikan fitur-fitur canggih, tetapi juga untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Dengan demikian, Galaxy Z Fold 7 dan Flip 7 tidak hanya menjadi perangkat komunikasi, tetapi juga alat produktivitas yang menjawab kebutuhan masyarakat modern.







