Mengenal Taara: Internet Murah dengan Kecepatan 100x Lebih Cepat dari Starlink

Taara, perusahaan teknologi berbasis transmisi data menggunakan sinar laser, hadir sebagai solusi internet murah dengan kecepatan hingga 100 kali lebih tinggi dibanding antena Starlink. Teknologi novatif ini diklaim mampu menjawab kebutuhan konektivitas di wilayah terpencil dan sulit dijangkau oleh infrastruktur internet tradisional dengan biaya yang jauh lebih rendah.

Taara, singkatan dari Terabit Access for Rural and Remote Areas, resmi berdiri sebagai entitas independen setelah sebelumnya bernaung di bawah Alphabet, induk perusahaan Google. Menurut Mahesh Krishnaswamy, pendiri Taara, layanan ini menawarkan kecepatan koneksi internet 10 hingga 100 kali lebih cepat dibanding Starlink konvensional. “Kami dapat memberikan koneksi jauh lebih cepat dengan biaya lebih murah,” ujarnya dalam konfirmasi yang dikutip dari Dailygalaxy, Jumat (8/8/2025).

Teknologi Transmisi Laser dengan Lightbridges

Keunggulan utama Taara terletak pada teknologi Lightbridges, perangkat utama berukuran seukuran lampu lalu lintas yang dipasang di atas tiang. Lightbridges mentransmisikan data melalui sinar laser dengan kapasitas mencapai 20 gigabit per detik pada jarak maksimal hingga 20 kilometer. Dengan metode ini, pembangunan jaringan dapat dilakukan tanpa kebutuhan penggalian atau pemasangan kabel, yang biasanya menghambat perluasan jaringan di medan sulit seperti pulau-pulau terluar, lembah, atau wilayah pedalaman.

Sebagai perbandingan, jaringan serat optik tradisional mensyaratkan penggalian yang rumit dan biaya besar, terlebih untuk area-area geografis menantang. Sedangkan Taara dengan mudah mengatasi kendala tersebut sehingga memungkinkan internet berkecepatan tinggi hadir di lokasi yang sulit dijangkau teknologi konvensional.

Implementasi di Berbagai Negara dan Event Besar

Sejak kelahirannya, Taara telah menerapkan teknologinya di 12 negara, di antaranya Republik Demokratik Kongo di area perkotaan Kinshasa yang memiliki tantangan infrastruktur besar. Selain itu, Taara juga sukses menghadirkan koneksi berkecepatan tinggi pada festival musik Coachella di California, memperlihatkan kemampuan fleksibilitas dalam menyediakan layanan internet berkualitas pada event besar.

Ini menandai potensi besar teknologi laser dalam mendukung kebutuhan komunikasi digital di berbagai kondisi dan lingkungan, dari kota besar hingga kawasan sangat terpencil.

Rencana Inovasi dan Kolaborasi dengan Starlink

Untuk masa depan, Taara berencana meluncurkan cip miniatur pada tahun 2026 yang bertugas menggantikan Lightbridges. Cip anyar ini diharapkan lebih efisien dalam instalasi tanpa mengurangi performa transmisi laser. Perkembangan ini juga akan semakin mempermudah penyebaran jaringan internet cepat ke daerah terpencil.

Meski secara teknologi Taara dan Starlink merupakan pesaing, keduanya sebenarnya dapat bersinergi. Starlink unggul dalam cakupan wilayah yang sangat luas melalui jaringan satelit, sementara Taara lebih fokus pada penyediaan koneksi cepat dan ekonomis di lokasi tertentu yang membutuhkan solusi khusus, misalnya desa-desa terpencil, pulau-pulau kecil, atau acara-acara besar dengan kebutuhan bandwidth tinggi.

Keunggulan Kompetitif Taara

Poin penting yang membuat Taara menonjol adalah:

  1. Kecepatan koneksi internet yang 10 hingga 100 kali lipat lebih cepat dari Starlink.
  2. Biaya pemasangan dan operasional yang jauh lebih rendah dibandingkan jaringan serat optik dan teknologi satelit konvensional.
  3. Kemudahan instalasi tanpa penggalian atau instalasi kabel di medan sulit.
  4. Kapabilitas mentransmisikan data hingga 20 Gbps dalam jarak hingga 20 km.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, Taara diprediksi akan menjadi solusi internet masa depan yang dapat menjembatani kesenjangan digital di wilayah yang sulit diakses teknologi jaringan tradisional.

Keberadaan Taara memberikan harapan besar bagi masyarakat yang selama ini terkendala akses internet cepat dan terjangkau. Inovasi ini juga menunjukkan bagaimana teknologi laser dapat mengubah wajah konektivitas global sekaligus mempercepat pemerataan akses digital secara luas dan efektif.

Terkait