Huawei Pura80 Ultra hadir dengan inovasi terbaru di sektor kamera yang langsung menarik perhatian para penggemar fotografi mobile. Menjadi smartphone flagship pertama yang menggunakan sensor telefoto dengan dua lensa fisik, perangkat ini menawarkan kemampuan zoom yang lebih superior dibandingkan kompetitor lain. Sensor telefoto periskop berukuran 1/1,28 inci ini memungkinkan pengguna untuk beralih antara lensa 83mm dengan 3,7x optical zoom dan lensa 212mm dengan 10x optical zoom, memberikan fleksibilitas dan kualitas yang belum pernah ada sebelumnya di kelasnya.
Dalam kesempatan spesial, tim Gizmologi Indonesia menjajal langsung kemampuan kamera Huawei Pura80 Ultra dari ketinggian 385 meter, tepatnya di lantai 109 gedung Thamrin Nine yang merupakan gedung tertinggi di Indonesia saat ini. Dari posisi tersebut, pengujian difokuskan pada kemampuan menangkap objek dari kejauhan dengan berbagai tingkat zoom. Hasilnya menunjukkan ketajaman dan warna foto yang impresif hingga mencapai zoom 30x, sementara pada zoom maksimal 100x hasilnya tetap dapat diterima untuk objek dengan bentuk cukup sederhana. Sensasi perpindahan fisik lensa pada modul kamera juga menambah pengalaman unik saat menggunakan perangkat ini untuk memotret.
Inovasi Sensor Kamera yang Menonjol
Huawei Pura80 Ultra mengusung sensor utama 50MP berukuran 1 inci dengan aperture variabel f/1.6 hingga f/4.0 yang dilengkapi laser autofocus dan teknologi triple conversion gain. Sensor berukuran besar ini memungkinkan penangkapan cahaya lebih baik sehingga efek HDR yang dihasilkan tampak superior. Sensor ultra-wide 40MP juga mendukung autofokus, memberikan sudut pandang luas dengan detail yang tetap terjaga. Namun yang paling menarik adalah sensor telefoto periskop berukuran besar dengan sistem lensa ganda fisik yang memungkinkan zoom optik hingga 10x dengan kestabilan gambar berkat teknologi OIS.
Uji Lapangan dari Gedung Tertinggi di Indonesia
Pengujian kamera dilakukan dari lantai 109 gedung Thamrin Nine, dengan ketinggian sekitar 385 meter dari permukaan tanah. Dari titik ini, Huawei Pura80 Ultra mampu menangkap gambar dengan saturasi warna natural dan rentang dinamis yang konsisten di semua lensa. Ketika menggunakan zoom 3,7x hingga 10x, detail wajah dan objek yang jauh terlihat sangat jelas dengan separasi yang baik antara subjek dan latar belakang. Meski demikian, beberapa foto yang diambil kadang memiliki fokus yang sedikit meleset, fokusnya berpindah dari wajah ke area lain secara tiba-tiba, yang mungkin menjadi perhatian untuk penyempurnaan lewat pembaruan perangkat lunak selanjutnya.
Kemampuan Zoom yang Mengesankan dan Batasannya
Sistem lensa ganda untuk sensor telefoto memungkinkan fotografer mengambil gambar portrait pada focal length terjauh di kelas smartphone, yakni 212mm dengan 10x optical zoom. Untuk foto, zoom maksimal dapat mencapai 100x, meski kualitasnya lebih optimal di kisaran zoom 30x ke bawah. Namun, pada mode perekaman video, Huawei Pura80 Ultra membatasi zoom telefoto hanya sampai 20x, karena lensa periskop terkunci ketika merekam video pada focal length 10x. Hal ini cukup wajar mengingat stabilitas dan kualitas video pada zoom sangat memerlukan teknologi pengendalian yang lebih kompleks.
Pilihan Mode Warna untuk Kreativitas Lebih Vast
Huawei menyediakan lima mode warna foto di Pura80 Ultra, yakni "Original" untuk hasil natural, "Vivid" dengan saturasi dan kontras lebih tinggi, "Bright" yang mencerahkan hasil foto, serta "Mono" untuk efek hitam putih dramatis. Pilihan profil warna ini menunjang beragam gaya fotografi pengguna agar sesuai dengan preferensi dan proses pasca-produksi yang diinginkan.
Dengan bobot modul kamera yang cukup besar, distribusi berat pada perangkat tetap seimbang sehingga tidak mengurangi kenyamanan saat penggunaan sehari-hari. Bonus yang diberikan oleh Huawei Indonesia berupa smartwatch Huawei Watch GT 5, proteksi Huawei Care+, dan perpanjangan garansi satu tahun semakin menarik minat konsumen.
Pengalaman menjajal kamera Huawei Pura80 Ultra dari gedung tertinggi di negeri ini menunjukkan bahwa inovasi kamera yang dibawa berhasil menjawab kebutuhan fotografi modern terutama untuk mereka yang mengutamakan kemampuan zoom ekstrem dan kualitas gambar detail tanpa harus membawa peralatan kamera profesional. Pembaruan perangkat lunak ke depan diharapkan mampu memperbaiki aspek kecil seperti fokus otomatis agar semakin kompetitif di pasar flagship yang semakin sengit.
