Lenovo Legion Y700 Gen 4 dan Infinix Xpad GT menjadi dua tablet gaming unggulan yang menarik perhatian gamer tahun ini. Keduanya hadir dengan spesifikasi yang mumpuni, namun memiliki keunggulan berbeda yang perlu dipertimbangkan sesuai kebutuhan gaming. Bila performa chipset dan kestabilan frame rate utama, Legion Y700 Gen 4 tampil lebih unggul dengan Snapdragon 8 Elite, chipset flagship terbaru yang mampu menjalankan game berat seperti Genshin Impact dan Call of Duty Mobile pada pengaturan grafis maksimal tanpa kendala.
Sementara itu, Infinix Xpad GT membawa Snapdragon 888 yang masih kompeten, namun merupakan generasi lama sehingga harus menurunkan setting grafis untuk menjaga kelancaran bermain game berat. Dari sisi performa murni, Lenovo Legion lebih cocok untuk gamer serius yang menuntut pengalaman game dengan FPS stabil tinggi.
Perbandingan Refresh Rate dan Ukuran Layar
Kedua tablet menyajikan layar berkualitas untuk gaming, namun dengan fokus berbeda. Lenovo Legion Y700 Gen 4 dilengkapi layar 8,8 inci dengan refresh rate 165 Hz, memberikan tampilan visual yang sangat mulus dan responsif, ideal untuk game kompetitif yang membutuhkan kecepatan gerak optimal. Sebaliknya, Infinix Xpad GT membawa layar lebih besar 13 inci dengan refresh rate 144 Hz. Meski sedikit lebih rendah, refresh rate ini masih cukup tinggi dan layar besar memberikan pengalaman tampil lebih imersif.
Untuk gamer yang mengutamakan gerakan sangat halus saat bermain, Legion memberi keunggulan. Namun jika ingin menikmati visual lebih luas dan mendalam, Infinix dengan layar besar lebih sesuai. Perbedaan ukuran juga berimbas pada portabilitas; Legion yang compact lebih nyaman digenggam dan dibawa ke mana-mana, sementara Xpad GT lebih cocok untuk penggunaan di rumah.
Sistem Audio dan Fitur Baterai
Dalam urusan audio, Infinix Xpad GT unggul berkat penggunaan delapan speaker yang menghasilkan suara realistis dari berbagai arah, memberikan pengalaman game yang lebih hidup dan detail audio yang kaya. Meski Legion Y700 Gen 4 menawarkan sistem audio yang baik, jumlah speaker dan detailnya tidak sebesar Infinix sehingga kurang optimal tanpa headset.
Satu fitur yang membuat Lenovo Legion lebih menarik bagi gamer marathon adalah hadirnya bypass charging. Fitur ini memungkinkan pengguna bermain sembari mengisi daya tanpa menyebabkan panas berlebih atau kerusakan baterai. Infinix Xpad GT tidak disebut memiliki fitur ini, yang bisa menjadi pertimbangan penting bagi yang sering main dalam durasi lama.
Konektivitas, Fleksibilitas, dan Desain
Dalam hal konektivitas, Legion Y700 Gen 4 memberikan dua port USB-C dengan salah satunya mendukung DisplayPort 1.4, memungkinkan koneksi ke monitor eksternal dan aksesori gaming tingkat lanjut. Sementara itu, Infinix Xpad GT juga mendukung port USB-C, namun detail fiturnya kurang lengkap. Keunggulan tambahan dari Infinix adalah kehadiran stylus yang meningkatkan fungsi produktivitas, menjadikannya tablet yang multifungsi untuk gaming dan kerja.
Dari sisi desain, Legion memang dirancang dengan identitas gaming yang kuat dengan logo dan desain khas, memproyeksikan kesan gamer yang bangga akan perangkatnya. Desain Infinix Xpad GT cenderung lebih netral dan profesional dengan bodi metal tipis 6,5 mm, ideal bagi pengguna yang menginginkan perangkat serbaguna dan low profile.
Rangkuman Spesifikasi Kunci
- Performa Chipset: Legion Y700 Gen 4 (Snapdragon 8 Elite) > Infinix Xpad GT (Snapdragon 888)
- Layar: Legion (8,8 inci, 165 Hz) vs Infinix (13 inci, 144 Hz)
- Audio: Infinix (8 speaker) > Legion (jumlah speaker tidak spesifik)
- Fitur Baterai: Legion (bypass charging) > Infinix (tidak disebutkan)
- Portabilitas: Legion lebih compact dan ringan
- Konektivitas: Legion lebih lengkap dengan USB-C + DisplayPort
- Desain: Legion khas gaming, Infinix profesional dan tipis
Lenovo Legion Y700 Gen 4 dan Infinix Xpad GT sama-sama membawa inovasi bagi pasar tablet gaming. Pilihan antara keduanya tergantung prioritas pengguna, apakah butuh performa dan fitur gaming murni atau layar besar dan audio immersive sekaligus kemampuan produktivitas. Data dari VIVATechno menunjukkan bahwa kedua tablet ini layak dipertimbangkan oleh gamer yang ingin meningkatkan pengalaman gaming mereka di tahun 2025.





