Waspada! Kenali Tanda-tanda Power Bank Bisa Meledak Sebelum Terlambat Mengatasi Bahayanya

Insiden ledakan power bank yang terjadi di Bandara Internasional Melbourne pada November 2025 menjadi peringatan serius bagi pengguna perangkat pengisi daya portabel ini. Power bank menggunakan baterai lithium-ion yang rawan mengalami overheating dan thermal runaway, yaitu kondisi di mana baterai dapat terbakar secara tiba-tiba tanpa tanda peringatan.

Federal Aviation Administration (FAA) menyatakan bahwa risiko ledakan ini bisa dipicu oleh kerusakan fisik, suhu ekstrim, paparan air, kelebihan pengisian daya, atau cacat produksi. Oleh sebab itu, power bank harus disimpan dengan benar saat bepergian, yaitu di bagasi kabin dan bukan bagasi check-in. Beberapa maskapai bahkan melarang power bank yang tersembunyi oleh tas kabin agar petugas bisa memantau dan merespons jika terjadi masalah.

Tanda-tanda Power Bank Berbahaya

Agar terhindar dari kecelakaan, penting mengetahui ciri-ciri power bank yang berpotensi meledak. Berikut beberapa tanda utama yang perlu diwaspadai:

  1. Power bank menggelembung atau membengkak secara mencolok.
  2. Permukaan power bank terasa sangat panas saat dipakai atau diisi ulang.
  3. Mengeluarkan bau aneh yang tidak biasa, indikasi adanya kebocoran bahan kimia.
  4. Casing mengalami retak, penyok, atau bentuk yang berubah dapat memicu korsleting.
  5. Adanya cairan keluar dari perangkat, kondisi ini sangat berbahaya dan harus segera ditangani dengan membuang perangkat secara aman.

Pencegahan dan Perawatan Power Bank

Untuk menjaga keamanan, hindari penggunaan power bank yang menunjukkan tanda-tanda kerusakan tersebut. Jangan pernah mengisi daya power bank menggunakan charger yang tidak sesuai spesifikasi. Selalu beli power bank dari produsen yang terpercaya dan memiliki sertifikasi keselamatan. Pada saat penyimpanan, jauhkan dari suhu tinggi dan tempat lembab yang dapat mempercepat kerusakan baterai.

Ketentuan dari FAA juga mengingatkan agar pengguna tidak menjatuhkan atau membiarkan power bank terkena benturan keras karena dapat merusak struktur internal baterai lithium-ion. Bila terjadi kerusakan fisik, sebaiknya langsung ganti power bank dengan yang baru demi mencegah risiko kebakaran atau ledakan.

Dengan memahami tanda-tanda bahaya dan langkah pencegahan ini, pengguna dapat meningkatkan keselamatan dalam menggunakan power bank. Kesadaran akan potensi bahaya baterai lithium-ion sangat penting mengingat perangkat ini sudah menjadi kebutuhan sehari-hari yang praktis namun menyimpan risiko jika tidak digunakan dengan benar. Pastikan selalu melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi power bank agar dapat segera bertindak sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com

Terkait