
Acer Indonesia resmi mengumumkan empat tim esports terbaik yang akan mewakili Indonesia di Grand Final APAC Predator League kawasan Asia Pasifik. Pengumuman ini menjadi sorotan komunitas gaming, apalagi setelah rangkaian babak final nasional digelar secara intens selama dua hari di Mall Artha Gading, Jakarta, pada pertengahan bulan. Untuk kategori Valorant, dua tim besar Indonesia yaitu RRQ dan BOOM Esports berhasil mengamankan tiket ke babak final internasional. Dari cabang DOTA 2, tim Rekonix dan Veroja lolos setelah melewati pertandingan dramatis dan penuh gengsi.
Empat nama tersebut kini menyandang status juara nasional dan akan melawan wakil negara Asia Pasifik lainnya. Acer Indonesia menegaskan bahwa langkah ini bentuk komitmen mereka dalam memperkuat ekosistem esports nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai turnamen dengan skala internasional, termasuk APAC Predator League.
Dominasi Tim RRQ dan BOOM Esports pada Valorant
Pada kategori Valorant, pertarungan puncak berlangsung sengit antara BOOM Esports dan Nemesis. BOOM Esports menunjukkan strategi permainan yang matang, mampu mengunci kemenangan dengan skor akhir 2-1. Kepastian ini menegaskan posisi BOOM Esports sebagai salah satu tim Valorant paling solid di Indonesia. RRQ juga tidak kalah bersinar. Tim ini dinilai sangat konsisten baik di kancah nasional maupun regional.
Keberhasilan mereka menjadi perwakilan Indonesia di ajang internasional diapresiasi oleh berbagai pihak. Konsistensi, strategi, dan performa roster mereka mendapat banyak pujian. Penampilan RRQ dan BOOM Esports pada babak final membuktikan kelas mereka dalam ranah Valorant.
Ketatnya Persaingan Rekonix dan Veroja di DOTA 2
Dari cabang DOTA 2, pertandingan mempertemukan dua tim kuat yaitu Rekonix dan Veroja. Laga mereka berlangsung dalam tiga game dramatis. Veroja sempat memimpin di babak pertama berkat gaya main agresif dan disiplin. Namun Rekonix tidak menyerah, mereka segera bangkit pada babak kedua sehingga posisi menjadi imbang.
Di babak penentuan, Rekonix tampil taktis dengan fokus pada objektif permainan dan momentum penting. Langkah cermat ini membawa Rekonix keluar sebagai pemenang. Kedua tim kini akan melaju sebagai wakil Indonesia di Grand Final DOTA 2 APAC Predator League.
Acer Hadirkan Turnamen Esports dan Aktivitas Pendukung
Acer Indonesia tidak hanya menyajikan pertarungan utama, namun juga sejumlah side event demi menambah daya tarik ajang ini. Salah satu pertandingan tambahan yang menarik perhatian ialah turnamen Tekken 8 sebagai bagian dari Exhibition Tournament sepanjang rangkaian Indonesian Series. Final Tekken 8 menjadi daya tarik utama dengan kemenangan Gazhilla atas SHARKKU.
Komunitas fighting game merespons hal ini dengan penuh antusias. Acer menunjukkan dukungan bagi berbagai genre kompetisi esports, tak hanya pada game FPS atau MOBA semata.
Daftar Resmi Empat Tim Esports Terbaik Indonesia
Berikut daftar tim yang diumumkan Acer sebagai perwakilan Indonesia ke APAC Predator League:
- RRQ (Valorant)
- BOOM Esports (Valorant)
- Rekonix (DOTA 2)
- Veroja (DOTA 2)
Acara besar ini juga dimeriahkan oleh kompetisi cosplay yang menghadirkan cosplayer berbakat dari berbagai daerah. Banyak pengunjung ikut berpartisipasi secara langsung maupun daring melalui kanal YouTube Predator Gaming Indonesia.
Dukungan dan Apresiasi dari Acer untuk Talenta Esports
Leny Ng selaku President Director Acer Indonesia menegaskan bahwa APAC Predator League merupakan wujud nyata dukungan Acer bagi kemajuan esports nasional. Ia melihat semangat dan perkembangan para atlet esports Tanah Air yang semakin menjanjikan setiap penyelenggaraan turnamen.
Empat tim esports pilihan diminta untuk tidak hanya membawa nama Indonesia di turnamen, tetapi juga menampilkan semangat fair play dan kerja keras atlet nasional. Ajang ini menjadi pembuktian nyata bahwa talenta lokal punya potensi bersaing di tingkat dunia dan menambah prestasi untuk Indonesia di panggung esports Asia Pasifik.
Baca selengkapnya di: www.gadgetdiva.id



