Redmi Note 15 Resmi Lolos Sertifikasi SDPPI, Peluncuran di Indonesia Semakin Dekat

Redmi Note 15 terbaru telah resmi lolos sertifikasi dari SDPPI dan TKDN di Indonesia. Hal ini memberikan sinyal kuat bahwa peluncuran resmi perangkat tersebut di pasar Indonesia semakin dekat.

Nomor model Redmi Note 15 yang terdaftar adalah 2510DRA23E dengan sertifikat SDPPI bernomor 115928/DJID/2025, dikeluarkan pada 14 November 2025. Angka TKDN perangkat ini tercatat sebesar 38,20 persen, menandakan komitmen Xiaomi untuk memenuhi regulasi lokal.

Perkiraan Waktu Peluncuran di Indonesia

Berdasarkan pola tahunan Xiaomi dan waktu sertifikasi, Redmi Note 15 diprediksi akan hadir di Indonesia pada Desember 2025 atau Januari 2026. Selain Redmi Note 15 standar, Xiaomi juga telah mendaftarkan beberapa varian lain, di antaranya Redmi Note 15 Pro, Redmi Note 15 Pro Plus, Redmi Pad 2 Pro, dan TWS Redmi M2539E1.

Spesifikasi dan Varian Redmi Note 15

Dari data yang tersedia, nomor model 2510DRA23E mengarah pada Redmi Note 15 4G. Perangkat ini digadang-gadang akan memakai chipset MediaTek Helio G100 atau Helio G200 dengan proses fabrikasi 6 nm. Satu hal menarik adalah penggunaan baterai berkapasitas lebih besar dibanding generasi Redmi Note 14 4G sebelumnya, yang memiliki baterai 5.500 mAh.

Varian Redmi Note 14 4G yang dirilis pada Januari 2025 menawarkan layar AMOLED 6,67 inci berrefresh rate 120 Hz, kamera utama 108 MP + 2 MP, serta kamera selfie 20 MP. Redmi Note 15 4G kemungkinan akan mempertahankan atau meningkatkan spesifikasi ini untuk menarik segmen pasar midrange murah yang besar di Indonesia.

Ketersediaan Varian Pro dengan Spesifikasi Lebih Tinggi

Untuk varian Pro, Redmi Note 15 Pro dengan nomor model 25080RABDG juga telah mengantongi sertifikasi TKDN, mencatatkan nilai di atas 38 persen. Perangkat ini mengusung layar AMOLED lebih besar berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1220 x 2772 piksel dan refresh rate 120 Hz.

Redmi Note 15 Pro dipersenjatai chipset MediaTek Dimensity 7400 Ultra dengan opsi RAM 8 GB atau 12 GB. Perangkat ini sudah dijual di pasar China dengan harga mulai 1.499 yuan atau sekitar Rp 3,4 juta, dan diperkirakan di Indonesia akan dijual dengan harga lebih tinggi, mendekati Rp 4 juta.

Persiapan Xiaomi untuk Masuk Pasar Indonesia

Pendaftaran Redmi Note 15 series di situs resmi SDPPI dan Kemenperin menjadi langkah awal yang krusial sebelum peluncuran. Sertifikasi ini menandakan perangkat telah memenuhi standar kualitas dan regulasi telekomunikasi yang berlaku di Indonesia.

Berikut rincian pendaftaran perangkat Xiaomi untuk pasar Indonesia:

  1. Redmi Note 15 (model 2510DRA23E) – Lolos sertifikasi SDPPI dan TKDN.
  2. Redmi Note 15 Pro (model 25080RABDG) – Lolos sertifikasi TKDN dengan nilai di atas 38 persen.
  3. Redmi Note 15 Pro Plus (model 2510ERA8BG) – Terdaftar untuk sertifikasi awal.
  4. Redmi Pad 2 Pro (model 25099RP13G) – Termasuk dalam daftar perangkat Xiaomi terbaru yang didaftarkan.
  5. TWS Redmi (model M2539E1) – Melengkapi ekosistem perangkat Xiaomi.

Dengan adanya sertifikasi ini, konsumen di Indonesia dapat menantikan perangkat Redmi Note 15 yang resmi dan legal di pasar lokal. Peluncuran yang diperkirakan pada akhir tahun atau awal 2026 menandai kesiapan Xiaomi menghadirkan teknologi terbaru dengan harga yang kompetitif di Tanah Air.

Redmi Note 15 series diharapkan mampu bersaing di segmen smartphone midrange dengan kombinasi fitur lengkap dan performa yang handal. Sertifikasi dari SDPPI dan TKDN menjadi jaminan bahwa perangkat ini memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan pengguna Indonesia.

Baca selengkapnya di: www.suara.com

Berita Terkait

Back to top button