Kesalahan Sepele yang Bikin AC Cepat Rusak dan Cara Mudah Menghindarinya

Shopee Flash Sale

AC merupakan alat pendingin penting yang sangat dibutuhkan, terutama di Indonesia yang beriklim tropis. Namun, kebiasaan sederhana yang sering dianggap sepele ternyata bisa mempercepat kerusakan AC, padahal cara menghindarinya cukup mudah dan tidak memerlukan biaya besar.

Kesalahan yang umum terjadi adalah penggunaan refrigeran atau oli yang tidak sesuai spesifikasi AC. Setiap merk dan tipe AC memiliki standar bahan pendingin yang berbeda. Jika refrigeran yang digunakan tidak tepat, reaksi kimia yang terjadi dapat merusak komponen penting seperti seal atau pipa, sehingga menimbulkan kerusakan permanen.

Selain itu, mengisi refrigeran secara berlebihan juga beresiko merusak kompresor. Tekanan berlebih membuat kompresor bekerja lebih keras dari seharusnya dan cepat mengalami kegagalan fungsi. Sebaiknya proses pengisian refrigeran dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman dan mengikuti rekomendasi pabrik agar tekanan di dalam sistem tetap ideal.

Filter serta koil yang kotor secara tidak langsung juga mempercepat penurunan performa AC. Kotoran menumpuk akan menghambat aliran udara dan menurunkan efisiensi pendinginan. Akibatnya, kompresor harus bekerja lebih keras untuk menjaga suhu ruangan hingga akhirnya menyebabkan umur AC lebih pendek. Bersihkan filter minimal sebulan sekali dan lakukan pembersihan koil secara berkala oleh teknisi.

Kebiasaan menurunkan suhu termostat terlalu rendah juga memberi beban kerja tinggi pada AC. Penyesuaian suhu yang ekstrem, misalnya langsung ke suhu paling dingin, membuat kompresor cepat aus karena tidak mendapat kesempatan beristirahat. Cara terbaik adalah mengatur suhu pada tingkat sedang dan menambah penggunaan kipas angin atau menutup tirai untuk mengurangi panas masuk ke ruangan.

Penggunaan AC secara terus-menerus tanpa jeda istirahat pun menjadi faktor lain yang tidak boleh diabaikan. Komponen AC, terutama mesin kompresor, perlu waktu untuk mendingin agar tidak cepat panas dan rusak. Idealnya, AC harus dimatikan sejenak ketika suhu ruangan sudah cukup dingin agar komponen mendapat kesempatan beristirahat.

Berikut ini rangkuman kesalahan yang sering terjadi dan cara menghindarinya agar AC tidak cepat rusak:

1. Gunakan refrigeran dan oli sesuai standar pabrik.
2. Isi refrigeran dengan takaran yang tepat, jangan berlebihan.
3. Bersihkan filter minimal sebulan sekali.
4. Lakukan pembersihan koil secara berkala dengan bantuan teknisi.
5. Atur suhu termostat pada tingkat moderat, bukan paling dingin.
6. Matikan AC secara berkala untuk memberi jeda kerja mesin.

Penting diketahui bahwa perawatan AC yang baik bukan hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga menghemat biaya perbaikan dan penggantian komponen. Kesalahan-kesalahan kecil yang tidak diperhatikan dapat berakibat pada cepatnya kerusakan AC, sehingga menambah pengeluaran tidak terduga. Dengan mengikuti panduan ini, AC dapat bekerja optimal lebih lama dan biaya operasional pun tetap efisien.

Jangan anggap remeh perawatan rutin dan kebiasaan penggunaan yang benar karena dapat memperpanjang usia AC secara signifikan. Pengguna yang cerdas akan menghindari sekecil apapun kesalahan yang dapat merugikan aset pendingin ruangan ini.

Berita Terkait

Back to top button