Google Meet kini menghadirkan fitur baru bernama audio adaptif yang dirancang untuk meningkatkan kualitas suara dalam rapat virtual. Fitur ini mampu menghilangkan masalah gema serta suara berlapis yang sering mengganggu komunikasi saat menggunakan banyak perangkat dalam satu ruangan.
Fitur audio adaptif diumumkan secara resmi oleh Google dalam acara Google Cloud Next pada Agustus lalu dan kini sudah tersedia bagi pelanggan Google Workspace dengan tambahan add-on Gemini for Workspace. Pengguna dapat mencoba layanan Gemini for Workspace selama 60 hari tanpa biaya guna merasakan langsung manfaat fitur tersebut.
Dengan audio adaptif, Google Meet menyinkronkan mikrofon dan speaker dari beberapa laptop yang berada dalam satu ruangan, sehingga perangkat-perangkat tersebut beroperasi layaknya satu sistem audio terpadu. Hal ini menghilangkan gangguan gema serta suara ganda yang sering muncul ketika beberapa perangkat aktif secara bersamaan dalam rapat virtual.
Menurut pernyataan resmi Google, fitur ini telah dikembangkan sejak pandemi ketika pola kerja mulai bergeser ke model hybrid dan kebutuhan rapat daring semakin meningkat. Proses sinkronisasi mikrofon dan speaker akan aktif secara otomatis saat Meet mendeteksi beberapa laptop dalam ruangan, tanpa mematikan speaker perangkat apa pun agar suara tetap mengalir lancar tanpa distorsi.
Selain kemampuan menyatukan perangkat audio secara otomatis, Google Meet juga mengandalkan teknologi pemrosesan backend dan peredam kebisingan berbasis cloud. Teknologi ini membantu menghilangkan suara latar belakang yang tidak diinginkan sehingga kualitas audio yang dikirimkan ke peserta lain dalam rapat menjadi jauh lebih jernih dan fokus pada suara pembicara.
Beberapa fitur utama dari audio adaptif Google Meet meliputi:
1. Penyelarasan mikrofon dan speaker antar beberapa laptop secara otomatis.
2. Penghilangan gema dan suara berlapis dalam lingkungan yang menggunakan banyak perangkat.
3. Penggunaan pemrosesan suara backend untuk mengurangi kebisingan latar.
4. Aktivasi fitur yang tanpa perlu pengaturan manual, mempermudah pengguna.
5. Peningkatan pengalaman rapat virtual di situasi kerja hybrid maupun remote.
Google menyatakan bahwa pengembangan fitur ini bertujuan untuk memudahkan orang berkomunikasi secara virtual, khususnya saat perangkat keras khusus konferensi atau ruang rapat formal tidak tersedia. Dengan adanya fitur audio adaptif, rapat daring di Google Meet menjadi lebih efektif dan nyaman karena suara yang terdengar benar-benar tajam dan bebas gangguan.
Pengguna Google Workspace yang tertarik bisa memanfaatkan uji coba gratis Gemini for Workspace selama dua bulan, sekaligus merasakan langsung peningkatan performa audio rapat virtual dengan fitur terbaru ini. Pengembangan fitur ini menunjukkan fokus Google dalam menghadirkan solusi komunikasi yang adaptif dan intuitif di era kerja fleksibel saat ini.
Dengan penerapan audio adaptif, Google Meet berupaya menciptakan pengalaman rapat virtual yang lebih natural, menghilangkan hambatan teknis suara yang selama ini kerap menjadi masalah dalam pertemuan daring. Inovasi ini diharapkan dapat membantu berbagai organisasi beradaptasi lebih baik dengan cara kerja modern dan kolaborasi jarak jauh yang semakin luas digunakan.
Baca selengkapnya di: voi.id