Kasus perampokan yang dialami Nana kembali menjadi sorotan publik setelah pelaku perampokan menggugat baliknya. Nana, yang sebelumnya berhasil melumpuhkan pelaku saat menyusup ke rumahnya, kini menghadapi tuduhan dari pelaku tersebut.
Tersangka berinisial A mengajukan laporan polisi, mengklaim bahwa tindakan Nana saat kejadian merupakan "percobaan pembunuhan." A saat ini sedang menjalani proses persidangan atas dugaan perampokan yang terjadi beberapa bulan lalu.
Latar Belakang Kejadian
Menurut hasil penyelidikan kepolisian, pelaku A masuk ke rumah Nana dengan membawa senjata tajam dan mengancam ibu Nana untuk menuntut uang. Dalam perkelahian itu, A mengalami luka robek di dagu yang diduga akibat senjata tajam. Nana dan ibunya juga mengalami luka fisik karena kekerasan yang terjadi.
Pelaku kemudian membantah membawa senjata saat kejadian, berbeda dengan keterangan pihak kepolisian sebelumnya. Namun, bukti dan laporan resmi menguatkan bahwa pelaku memang melakukan tindak kejahatan tersebut.
Pernyataan Resmi dari Agensi Nana
Agensi SUBLIME yang menaungi Nana memberikan tanggapan terkait gugatan balik yang diajukan pelaku. Mereka menegaskan hasil penyelidikan polisi sudah sangat jelas mengonfirmasi tindakan kriminal pelaku.
Mereka menjelaskan, "Pelaku yang membawa senjata telah menyebabkan luka serius kepada Nana dan keluarganya. Dampak fisik dan psikologis atas kejadian ini masih dirasakan hingga saat ini."
Langkah Hukum dari Nana dan Agensi
Menanggapi gugatan balik tersebut, Nana dan pihak agensi menyatakan kesiapannya untuk menempuh jalur hukum. Mereka berkomitmen untuk mengusut kasus ini sampai selesai dan melindungi hak-hak Nana sebagai korban.
Agensi juga menyoroti sikap pelaku yang tidak menunjukkan penyesalan dan menggunakan status Nana sebagai public figure untuk mengajukan laporan tersebut. Mereka menegaskan akan melanjutkan proses hukum baik secara perdata maupun pidana terhadap pelaku.
Menurut pihak kepolisian, luka yang dialami pelaku akibat tindakan Nana dikategorikan sebagai pembelaan diri. Hal ini menjadi landasan hukum penting untuk melindungi Nana dalam menghadapi gugatan yang dilayangkan pelaku.
Kasus ini masih dalam proses hukum dan terus mendapat perhatian luas dari masyarakat dan media. Nana bersama agensi berupaya menjaga nama baik serta memastikan keadilan di tangan hukum tetap ditegakkan.





