Penyanyi asal Korea Selatan, Rain, menghentikan konsernya secara tiba-tiba pada acara malam tahun baru di Singapura, 31 Desember 2025. Keputusan ini muncul karena ia merasa penonton yang hadir tidak memberikan respons yang diharapkan.
Rekaman video yang viral di media sosial menunjukkan suasana canggung di atas panggung. Rain berulang kali mencoba membangkitkan semangat penonton dengan ajakan bernyanyi dan menari, namun kerumunan terlihat pasif dan kurang antusias.
Kekecewaan Rain saat Konser
Rain, yang nama aslinya Jung Ji-hoon, mengungkapkan kekecewaan secara langsung kepada penonton. Ia menyatakan, "Berhenti, berhenti, berhenti," sambil berbicara kepada kru panggung. Ekspresi frustrasi jelas terlihat saat ia menegur penonton.
Ia juga bertanya dengan nada kecewa, "Hei semua, kenapa kalian melakukan ini?" Pernyataan ini menunjukkan rasa putus asa Rain untuk membangun interaksi dengan penonton yang kurang responsif.
Ultimatum untuk Penonton
Pria berusia 43 tahun itu kemudian memberikan ultimatum agar penonton ikut bernyanyi dan menari. "Jika kalian diam seperti ini, kita tidak bisa bersenang-senang. Kalau kalian berhenti menari dan bernyanyi, aku akan mematikan musik lalu pulang," tegasnya di atas panggung.
Ultimatum ini menegaskan bahwa kehadiran penonton aktif sangat penting untuk kelangsungan dan keseruan sebuah pertunjukan musik. Respons dari penikmat konser menjadi faktor utama yang menentukan suasana dan energi acara.
Ajakan Terakhir dan Pertanyaan dari Rain
Menjelang akhir penampilannya, Rain kembali mengajak penonton untuk bersiap dan berpartisipasi aktif. "Kenapa kalian tidak berdiri? Apa kalian siap? Aku tidak bisa mendengar kalian," ucapnya dengan harapan agar penonton lebih bergairah.
Peristiwa ini mendapatkan perhatian luas dari para penggemar dan media. Banyak yang memahami kekecewaan Rain karena sebagai seorang entertainer, interaksi dan energi dari penonton adalah salah satu sumber motivasi utama saat tampil.
Meski demikian, kejadian ini juga membuka diskusi tentang perbedaan budaya dan kebiasaan menonton konser di berbagai negara. Respons audiens yang berbeda sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para artis internasional yang tampil di panggung global.
Penonton konser sendiri memiliki peran besar untuk menciptakan suasana yang hidup dan menyenangkan selama acara berlangsung. Semangat dan partisipasi aktif dapat memberikan pengalaman yang bermakna bagi penampil dan penggemar.
Baca selengkapnya di: www.medcom.id