Advertisement

Agak Laen 2: Kisah Pantiku yang Bikin Heboh, Ditonton Jutaan Penonton Setia

Film komedi Indonesia terbaru, Agak Laen: Menyala Pantiku!, mencatat rekor sebagai film terlaris sepanjang masa di Indonesia. Hingga 5 Januari 2026, film ini telah ditonton lebih dari 10,5 juta orang di seluruh negeri.

Keberhasilan ini melampaui pencapaian film pertama Agak Laen yang meraih 9,12 juta penonton. Data tersebut dikonfirmasi melalui akun Instagram resmi imajinari.id yang memantau perkembangan film tersebut.

Sukses Finansial Agak Laen 2

Menurut laporan dari Bisnis.com, Agak Laen 2 berhasil mengungguli sejumlah film papan atas yang dirilis pada tahun sebelumnya. Film ini melewati angka penonton film Jumbo sebesar 10,2 juta orang dan KKN di Desa Penari dengan 10,06 juta penonton. Bahkan, film yang menampilkan komedian seperti Bene Dion dan Oki Rengga itu unggul jauh dibanding Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1, yang hanya menarik 6,85 juta penonton.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti kuat bahwa film bergenre komedi yang tetap menghadirkan cerita menarik dan segar mampu mendulang penonton dalam jumlah besar di Indonesia.

Produksi dan Kreator di Balik Kesuksesan

Agak Laen 2 disutradarai dan ditulis oleh Muhadkly Acho, sosok yang sudah dikenal di dunia hiburan. Film ini diperankan oleh para komika ternama yang juga merupakan pengisi siniar Agak Laen, yakni Bene Dion, Oki Rengga, Boris Bokir, dan Indra Jegel. Mereka berhasil membawa dialog dan adegan yang mengundang tawa sekaligus menghadirkan alur cerita yang menghibur.

Menariknya, meskipun merupakan sekuel, cerita Agak Laen 2 berdiri sendiri tanpa harus mengikuti jalan cerita film pertamanya secara ketat. Hal ini memungkinkan penonton baru untuk menikmati film tanpa harus menonton bagian pertama terlebih dahulu.

Sinopsis Singkat Cerita Film

Dalam film ini, cerita berfokus pada empat polisi yang kariernya terancam setelah gagal mengungkap kasus pembunuhan anak wali kota. Mereka diberi kesempatan terakhir untuk menyelamatkan karier dengan menyamar ke panti jompo yang menjadi tempat persembunyian buronan.

Tugas yang berat menjadi inti cerita yang dikemas dengan unsur humor dan kejutan menarik bagi penonton. Pendekatan ini menjadi nilai tambah yang berhasil membuat Agak Laen: Menyala Pantiku! digemari luas.

Faktor Kesuksesan di Pasar Film Nasional

Pencapaian Agak Laen 2 bisa dilihat sebagai refleksi dari perubahan tren minat penonton di Indonesia. Film dengan genre komedi yang dipadukan cerita segar serta pemeran yang dikenal dekat dengan masyarakat sering kali mendapatkan respon positif. Ini membuktikan bahwa kombinasi antara kreativitas dalam penulisan naskah dan pemilihan aktor berpengaruh signifikan terhadap jumlah penonton di bioskop.

Selain itu, keterlibatan kru dan pemain yang juga aktif di media lain, seperti platform podcast dan siniar, memperkuat daya tarik bagi generasi muda yang merupakan salah satu pasar utama film ini.

Perbandingan dengan Film Indonesia Lainnya

Berikut data perbandingan jumlah penonton film terlaris tahun-tahun terakhir di Indonesia:

  1. Agak Laen 2: Menyala Pantiku! – 10,5 juta penonton
  2. Jumbo – 10,2 juta penonton
  3. KKN di Desa Penari – 10,06 juta penonton
  4. Agak Laen (film pertama) – 9,12 juta penonton
  5. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 – 6,85 juta penonton

Perbandingan tersebut menunjukkan dominasi Agak Laen 2 dalam menarik jumlah penonton sampai detik ini.

Keberhasilan fenomenal Agak Laen: Menyala Pantiku! menjadi contoh nyata bahwa industri film Indonesia menyambut baik karya lokal yang kreatif. Film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan ruang bagi para komika lokal berkembang di ranah perfilman nasional.

Dengan pencapaian seperti ini, Agak Laen 2 membuka peluang bagi rangkaian konten kreatif lainnya untuk bersinar di masa depan. Film ini mencetak garis baru bagi film komedi Indonesia yang mampu bersaing ketat di pasar hiburan nasional.

Baca selengkapnya di: lifestyle.bisnis.com

Berita Terkait

Back to top button