Unit death metal asal Bandung, Jasad, akan menggelar tur besar bertajuk Mocking The Wretched Asia Tour 2026. Tur ini menandai langkah penting bagi band ini untuk menegaskan eksistensi mereka di panggung musik ekstrem internasional.
Jasad akan tampil sebagai penampil utama dan berkolaborasi dengan Diablo Production UK. Mereka dijadwalkan berbagi panggung dengan dua band ekstrem asal Eropa, Abadon Incarnate dari Irlandia dan Devils Henchmen dari Inggris.
Musik Jasad dikenal dengan ciri khas yang memadukan death metal berenergi tinggi dan nuansa tradisi Sunda. Perpaduan ini mengukuhkan posisi mereka di kancah musik ekstrem Indonesia sekaligus membangun reputasi di tingkat internasional.
Saat ini, formasi Jasad terdiri dari Puji Apriantikasari (vokal), Ferly Suferli dan Ridwan Immanuel Purba (gitar), Yuli Heryanto (bass), serta Oki Fadhlan (drum). Meski frontman Mohamad Rohman alias Man Jasad sedang cuti karena kondisi kesehatan, posisi vokal tetap diisi oleh tambahan vokalis Popo dari Demons Damn sejak Mei 2024.
Jadwal Tur Asia Jasad 2026
Tur yang dimulai pada Februari 2026 akan menyambangi sembilan kota penting di Asia:
- Dubai (UAE) – 6 Februari
- Singapura – 8 Februari
- Bali (Indonesia) – 9 Februari
- Jakarta (Indonesia) – 11 Februari
- Manila (Filipina) – 13 Februari
- Seoul (Korea Selatan) – 14 Februari
- Osaka (Jepang) – 16 Februari
- Tokyo (Jepang) – 18 Februari
- Yokohama (Jepang) – 19 Februari
Keikutsertaan Jasad dalam tur ini menegaskan bahwa musik ekstrem Indonesia mampu bersaing dan meraih perhatian di panggung global. Tur lintas negara ini juga menjadi kesempatan Jasad untuk memperluas pengaruh musikal mereka melalui interaksi budaya dan komunitas musik ekstrem di berbagai kota Asia.
Rangkaian tur ini juga menyiratkan strategi penting dalam memperkuat jaringan dan eksposur band metal asal Indonesia di luar negeri. Dengan menghadirkan pertunjukan di berbagai kota besar, Jasad mengukuhkan peran mereka sebagai salah satu pelopor musik ekstrem Tanah Air di kancah internasional.
Selain menampilkan karya musik, tur ini juga menjadi momen bagi Jasad untuk menunjukkan konsistensi, kreativitas, dan profesionalisme sebagai representasi genre death metal yang unik, yakni yang menggabungkan tradisi lokal dengan kekuatan musik global.
Dengan agenda besar ini, Jasad memperlihatkan bahwa kekuatan musik ekstrem Indonesia tidak hanya bertahan di dalam negeri. Mereka siap menjadi duta budaya dan musik nasional sekaligus membuka peluang kolaborasi baru dengan musisi internasional.
Seiring dengan perkembangan ini, publik dan penggemar musik metal patut menantikan bagaimana Jasad mempertahankan kualitas sekaligus memperluas jangkauan dalam setiap penampilan mereka selama tur Asia mendatang.
Baca selengkapnya di: www.medcom.id




