Fakta di Balik Netflix Tetap Tayang Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi

Netflix tetap mempertahankan tayangan spesial stand-up comedy "Mens Rea" Pandji Pragiwaksono di platformnya meskipun sudah ada laporan polisi yang dilayangkan sejumlah ormas ke Polda Metro Jaya pada awal Januari 2026. Konten ini menuai kontroversi karena menyentuh isu-isu sensitif seperti izin tambang ormas keagamaan, kritik terhadap tokoh publik termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta proyek strategis nasional yang dianggap memicu kegaduhan publik.

Desakan untuk menghapus tayangan tersebut muncul dari beragam pihak yang menganggap materi komedi “Mens Rea” provokatif dan menyerang institusi negara. Namun, Netflix sampai saat ini belum mengambil tindakan penghapusan. Hal ini dikarenakan platform streaming asal Amerika Serikat itu terikat kontrak distribusi yang memberikan hak tayang tanpa sensor selama konten tidak melanggar pedoman internal ekstrem.

Mengapa Netflix Tidak Menghapus “Mens Rea”?

  1. Netflix berpedoman pada aturan internal yang ketat mengenai sensor konten. Selama materi tidak melanggar aturan tersebut, Netflix berhak menayangkan tanpa revisi.
  2. Belum ada perintah resmi dari Pemerintah Indonesia atau putusan pengadilan yang mengharuskan Netflix melakukan penghapusan konten.
  3. Dukungan publik terhadap Pandji cukup kuat dan dinilai sebagai bentuk kritik demokratis yang sah dalam ruang publik.
  4. "Mens Rea" adalah konten paling populer di Netflix Indonesia yang membantu mendongkrak jumlah penonton dan pelanggan baru, sehingga secara bisnis konten ini strategis untuk tetap dipertahankan.
  5. Netflix secara historis jarang menghapus konten kecuali jika mendapat permintaan resmi pemerintah atau menemukan pelanggaran hukum yang jelas.

Preseden Penghapusan Konten oleh Netflix

Netflix umumnya melakukan pemblokiran konten secara terbatas melalui metode geoblocking di wilayah yang memiliki regulasi berbeda. Dalam konteks Indonesia, penghapusan hanya dilakukan jika Kominfo mengeluarkan instruksi tertulis resmi. Sampai saat ini, "Mens Rea" belum memenuhi syarat hukum untuk diturunkan dari katalog Netflix Indonesia.

Kasus ini menunjukkan ketegangan yang tak terhindarkan antara kebebasan berekspresi dan sensitivitas publik di tengah kepentingan bisnis platform global. Netflix memilih mendukung perlindungan kreator dan kebebasan berpendapat selama proses hukum masih berjalan dan belum ada keputusan final dari otoritas yang berwenang.

Dengan mempertimbangkan hal tersebut, Netflix terlihat mengedepankan peran mereka sebagai penyedia hiburan yang menghargai keberagaman suara dan kritik sosial sambil tetap tunduk pada kaidah hukum yang berlaku. Situasi ini menjadi contoh nyata bagaimana media digital berhadapan dengan dinamika regulasi dan tekanan sosial dalam era kebebasan informasi saat ini.

Baca selengkapnya di: www.suara.com
Exit mobile version