8 Karakter Baru di Jujutsu Kaisen Season 3 Culling Game Beserta Peran dan Kekuatannya

Jujutsu Kaisen Season 3 membawa babak baru yang menegangkan dengan hadirnya Culling Game, sebuah turnamen penuh bahaya yang dirancang oleh Kenjaku. Pada tahap ini, Yuji Itadori dan Megumi Fushiguro harus berhadapan dengan karakter baru yang memiliki kekuatan luar biasa, menambah kompleksitas dan intensitas cerita.

Delapan karakter baru tersebut tidak hanya memperkaya plot, tetapi juga memengaruhi alur pertempuran secara signifikan. Mereka hadir dengan latar belakang beragam serta teknik kutukan unik yang menentukan peran mereka di dalam perjuangan melawan kutukan dan ancaman dalam Culling Game.

1. Hakari Kinji: Siswa Kelas 3 yang Diskors
Hakari Kinji merupakan karakter yang sangat dinanti-nantikan penggemar. Gojo Satoru pernah menyebutnya sebagai salah satu siswa langka yang berpotensi melampaui tingkat kekuatannya. Hakari dikenal memiliki kecenderungan berjudi dan mengelola klub pertarungan bawah tanah. Dalam cerita, Yuji dan Megumi mencari bantuannya karena ketahanan fisik Hakari sangat luar biasa. Teknik kutukannya bernama Private Pure Love Train, sebuah Domain Expansion yang terinspirasi dari permainan slot pachinko. Saat Hakari mendapatkan "Jackpot", ia memperoleh energi kutukan tak terbatas dan kemampuan regenerasi otomatis selama durasi lagu tema khusus.

2. Kirara Hoshi: Pasangan Setia Hakari
Kirara adalah siswa kelas 3 di SMA Jujutsu Tokyo yang setia mendampingi Hakari. Ia berperan menjaga markas Hakari dan menjadi perisai pertama saat Yuji dan kawan-kawan mencoba menemui Hakari. Kemampuan kutukannya dikenal dengan nama Interstellar Flight, yang diilhami oleh rasi bintang Southern Cross. Kirara dapat menandai target dengan bintang, sehingga korban yang ditandai tidak dapat dekat kecuali mengikuti urutan bintang secara tepat.

3. Hiromi Higuruma: Sang Pengacara Jenius
Higuruma merupakan seorang pengacara jenius yang mulai membangkitkan kekuatannya akibat pengaruh teknik Kenjaku. Ia merasa frustrasi dengan sistem hukum Jepang yang korup. Dalam Culling Game, ia menjadi lawan utama Yuji di koloni Tokyo No. 1 dengan nilai 100 poin yang sangat dibutuhkan. Higuruma menggunakan teknik kutukan Deadly Sentencing, berupa Domain Expansion bertema ruang sidang. Target yang dianggap bersalah oleh Shikigami "Judgeman" dapat kehilangan kemampuan kutukan atau bahkan menghadapi hukuman mati.

4. Hajime Kashimo: Dewa Petir dari Masa Lalu
Kashimo adalah penyihir dari 400 tahun lalu yang bereinkarnasi untuk menemukan Sukuna. Dalam Culling Game, ia termasuk peserta paling mematikan dan berperan sebagai antagonis utama di koloni Tokyo No. 2. Kekuatan kutukannya bersifat listrik dan sangat presisi, mampu menyerang tanpa menggunakan Domain Expansion. Dia juga memiliki teknik rahasia sekali pakai yang sangat kuat.

5. Hana Kurusu (Angel): Kunci Pembebasan Gojo
Hana Kurusu dikenal dengan julukan "Angel", seorang penyihir era Heian yang bersemayam dalam tubuh Hana Kurusu. Ia menjadi karakter vital tim Yuji berkat kemampuan uniknya dalam menghapus teknik kutukan apapun, termasuk segel Prison Realm yang menahan Gojo Satoru. Teknik kutukannya bernama Jacob’s Ladder, yang dapat memurnikan dan menghapus semua bentuk kutukan atau objek terkutuk.

6. Fumihiko Takaba: Komedian yang Tidak Lucu
Takaba adalah seorang komedian gagal yang mendadak memperoleh kekuatan penyihir. Meskipun tampil dengan nuansa jenaka, kemampuannya sangat berbahaya. Ia memberi bantuan tak terduga kepada Megumi dan menghadirkan elemen humor sekaligus filosofi dalam konflik yang serius. Teknik kutukannya bernama Comedian, di mana apa pun yang dianggap lucu olehnya akan menjadi kenyataan, bahkan mampu menandingi hal-hal luar biasa yang disebut keajaiban.

7. Ryu Ishigori: Pemilik Output Energi Tertinggi
Ryu adalah penyihir masa lalu yang mencari puas dalam pertarungan keras. Ia terlibat dalam situasi tiga pihak yang kompleks (three-way deadlock) di koloni Sendai melawan Yuta Okkotsu. Dalam pertarungan ini, Ryu memanfaatkan teknik kutukan Granite Blast, yang memungkinkan dia menembakkan energi kutukan murni dengan volume dan daya hancur terbesar yang pernah tercatat.

8. Takako Uro: Mantan Kapten Pasukan Pembunuh
Takako berasal dari era Heian dan dahulu memimpin kelompok elit bernama "Sun, Moon, and Stars". Ia tampil sebagai rival Yuta Okkotsu di koloni Sendai, didorong oleh dendam terhadap klan-klan penyihir besar. Teknik kutukannya, Sky Manipulation, memungkinkan dia mengendalikan langit seolah fisik, memberikan kemampuan terbang dan membelokkan serangan lawan dengan efektif.

Kehadiran delapan karakter baru ini membawa warna baru yang segar sekaligus menantang di Jujutsu Kaisen Season 3. Terlepas dari latar belakang dan motivasi masing-masing, mereka membentuk dinamika yang kompleks antara sekutu dan musuh dalam Culling Game. Setiap peran dan teknik kutukan yang mereka miliki menambah kedalaman strategi dan pertarungan dalam konflik yang semakin memanas. Penggemar dapat menantikan perkembangan cerita yang kaya akan aksi brutal dan intrik mendalam dari karakter-karakter ini.

Baca selengkapnya di: mediaindonesia.com
Exit mobile version