Bantahan Roby Tremonti Terkait Tuduhan Teror pada Hesti Purwadinata
Publik digemparkan oleh isu terbaru yang menyebutkan adanya tindakan teror oleh aktor Roby Tremonti terhadap presenter Hesti Purwadinata. Isu ini muncul menyusul dukungan terbuka Hesti kepada Aurelie Moeremans, yang baru saja merilis buku berjudul Broken Strings berisi kisah pengalaman pahitnya. Roby, yang pernah menjadi suami Aurelie, malah dituding mengancam Hesti setelah sang presenter memberikan dukungan kepada sahabatnya tersebut.
Roby Tremonti secara tegas membantah tuduhan tersebut. Ia mengaku justru menjadi korban perundungan di dunia maya, bukan pelaku teror. Saat ditemui pada Selasa (13/1/2026) di Citereup, Jakarta Timur, Roby menjelaskan bahwa narasi tindakan teror itu sepihak dan telah memunculkan kesalahpahaman yang beredar luas di publik.
Upaya Klarifikasi dan Ancaman Melapor Polisi
Roby menunjukkan bukti komunikasi antara dirinya dengan Edo Borne, suami Hesti Purwadinata. Dalam percakapan melalui WhatsApp, Roby menggunakan bahasa yang sangat sopan dan penuh rasa hormat ketika meminta klarifikasi mengenai sikap Hesti yang dianggap telah memberikan opini negatif terhadapnya. Pesan itu dikirim dengan tujuan mencari kejelasan sekaligus menegaskan niat damai.
Ia menjelaskan pesan tersebut sebenarnya dibuat sebagai respons atas kabar bahwa Hesti ikut menyebarkan tautan buku Aurelie, yang secara tidak langsung berdampak pada citranya. Roby juga mengungkapkan rasa kecewanya terhadap pernyataan Hesti yang berharap dirinya "tidak pernah lagi diberi panggung" di dunia hiburan. Pernyataan itu dianggap sebagai serangan langsung terhadap profesinya sebagai aktor yang sudah lama berkecimpung di industri film.
Roby menegaskan bahwa jika dalam 1×24 jam tidak ada respons dari Edo Borne atau pihak terkait terkait klarifikasi ini, ia akan menempuh jalur hukum. Ia berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara baik-baik tanpa memperuncing situasi.
Fakta-Fakta Penting yang Perlu Diketahui:
- Buku Broken Strings oleh Aurelie Moeremans memicu isu kontroversial yang melibatkan nama Roby Tremonti dan Hesti Purwadinata.
- Roby menegaskan bahwa tuduhan tindakan teror terhadap Hesti adalah tidak berdasar dan justru ia yang mendapat intimidasi secara daring.
- Ia telah menghubungi langsung suami Hesti dengan bahasa yang sopan untuk meminta klarifikasi, sekaligus memberi ultimatum apakah harus meneruskan ke proses hukum.
- Roby merasa sangat dirugikan atas pernyataan Hesti yang dianggap sudah merusak nama baik dan kariernya.
Respons Roby pada Isu yang Berkembang
Roby menutup klarifikasinya dengan meminta publik untuk menilai sendiri apakah pesan yang dikirimkan layak disebut sebagai tindakan teror. Menurutnya, pesan tersebut justru mencerminkan etika komunikasi yang baik meskipun dalam situasi emosional yang menyakitkan. Roby berharap situasi ini tidak berkembang menjadi konflik panjang dan ia tetap berkomitmen mencari penyelesaian damai.
Isu ini masih terus menjadi perhatian karena melibatkan nama tiga publik figur yang memiliki pengaruh di industri hiburan. Kejelasan fakta dan komunikasi yang terbuka menjadi kunci agar berita yang berkembang tidak memicu kesalahpahaman lebih lanjut. Roby Tremonti menunjukkan sikap kooperatif selama proses klarifikasi dengan tetap menjaga etika komunikasi dan mengedepankan penyelesaian yang bijak.
Baca selengkapnya di: www.suara.com




