Karya Seni Kontemporer Terbaru di Art Jakarta Papers: Tren dan Inovasi Menarik

Art Jakarta akan menyelenggarakan edisi perdana Art Jakarta Papers pada 5-8 Februari 2026 di City Hall, Pondok Indah Mall 3. Acara ini menghadirkan 28 galeri dari dalam negeri dan Asia yang fokus pada karya seni dengan medium utama kertas.

Pekan seni ini tidak hanya menampilkan pameran galeri, tetapi juga presentasi tunggal berupa instalasi dan karya seni kertas dari sejumlah seniman Indonesia. Selain itu, akan ada rangkaian diskusi yang membahas peran kertas dalam praktik seni rupa secara mendalam.

Fokus dan Tujuan Art Jakarta Papers
Acara ini lahir dari keinginan memberi ruang khusus bagi seni rupa berbasis kertas yang selama ini sering dianggap sebagai medium sekunder di Indonesia. Karya berbahan kertas sebenarnya merupakan fondasi penting dalam proses kreativitas dan eksplorasi ide artistik. Di tingkat global, seni berbahan kertas telah mendapatkan perhatian signifikan dalam berbagai pameran dan biennale internasional.

Sebagai salah satu pekan seni terkemuka di Asia Tenggara, Art Jakarta melihat pentingnya memperluas ekosistem seni melalui Art Jakarta Papers. Ajang ini menegaskan komitmen untuk mendorong kedalaman wacana dan keberagaman praktik seni rupa berbahan kertas. Dengan demikian, medium ini tidak hanya dilihat secara historis, konseptual, dan ekonomi, melainkan juga sebagai karya seni yang memiliki keistimewaan tersendiri.

Direktur Artistik Art Jakarta, Enin Supriyanto, menyatakan bahwa acara ini bertujuan memperkuat dan memperluas apresiasi seni rupa kontemporer berbasis kertas di kalangan pecinta seni, kolektor, dan masyarakat umum di Indonesia dan sekitarnya.

Sektor SPOT: Instalasi Skala Besar dan Ruang Kuratorial
Dalam Art Jakarta Papers akan ada sektor SPOT yang menampilkan karya instalasi berskala besar dari peserta pameran. SPOT dirancang sebagai ruang kuratorial yang terintegrasi dengan karakter ruang pameran dan menciptakan dialog antar karya galeri.

Beberapa karya yang akan dipresentasikan termasuk instalasi dari Iwan Effendi melalui galeri ara contemporary dan kolektif fotografi Ruang MES 56 yang dibawa oleh kohesi Initiatives. Dengan konsep ini, sektor SPOT berfungsi sebagai penguat sinergi dalam ekosistem pameran.

Rangkaian Diskusi Menggali Aspek Seni Kertas
Art Jakarta Papers juga menghadirkan enam sesi diskusi yang akan diadakan pada 7-8 Februari 2026. Diskusi tersebut mengangkat berbagai isu penting seperti posisi karya kertas dalam seni rupa, tantangan konservasi di iklim tropis, peluang pasar internasional bagi seniman, hingga aspek restorasi dan eksperimen.

Para peserta diskusi akan melibatkan beragam pelaku seni, termasuk seniman, kurator, kolektor, konservator, dan institusi seni. Program ini bertujuan memperluas wawasan dan membangun pemahaman lebih mendalam tentang medium kertas. Informasi terbaru mengenai jadwal diskusi dapat diakses melalui akun Instagram resmi @artjakarta dan situs artjakarta.com.

Jadwal dan Akses Pengunjung
Art Jakarta Papers akan buka khusus untuk tamu undangan pada Kamis, 5 Februari 2026, mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB. Untuk umum, pameran dapat dikunjungi pada 6 Februari pukul 15.00-21.00 WIB, serta 7-8 Februari mulai pukul 11.00-21.00 WIB.

Tiket Art Jakarta Papers sudah tersedia sejak 21 Januari 2026 dan dapat dibeli melalui situs resmi artjakarta.com.

Rangkaian Program Art Jakarta 2026
Selain Art Jakarta Papers, Art Jakarta juga menggelar program Art Jakarta Gardens yang memasuki edisi kelima dan berlangsung pada Mei 2026 di Hutan Kota by Plataran. Puncak acara adalah Art Jakarta utama yang dijadwalkan pada Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran.

Melalui berbagai program ini, Art Jakarta memperkuat posisinya sebagai platform seni rupa berkelanjutan di Indonesia. Misi utamanya adalah membangun ekosistem seni yang inklusif serta mengembangkan dialog dan praktik seni rupa kontemporer di tingkat regional.

Baca selengkapnya di: lifestyle.bisnis.com

Berita Terkait

Back to top button