Reza Arap Oktovian akhirnya buka suara mengenai meninggalnya Lula Lahfah, selebgram yang juga kekasihnya. Melalui unggahan di akun X pribadinya, Reza meminta warganet untuk mengalihkan perhatian dan empati kepada keluarga serta sahabat dekat Lula, bukan kepadanya.
Reza menegaskan bahwa pihak yang paling berhak mendapat dukungan moral adalah keluarga dan orang-orang terdekat yang menemani Lula selama bertahun-tahun. Ia menyadari bahwa kebersamaannya dengan Lula hanya sebagian kecil dari perjalanan hidup almarhumah.
Meskipun sudah lama mengenal dan menjalin hubungan asmara, Reza menganggap kenangan yang dimilikinya tak sebanding dengan ikatan antara Lula dan keluarganya. “Walaupun gua mengenal Almarhumah sejak lama, tapi gua hanya mengambil sebagian kecil dari kenangan/memori Almarhumah selama hampir 1 tahun ke belakang,” tulisnya.
Reza mengimbau publik untuk tidak memberikan empati berlebihan kepadanya, melainkan fokus kepada keluarga dan sahabat-sahabat Lula yang meninggalkan banyak kenangan. Ia memohon agar proyeksi perasaan warganet terhadapnya disingkirkan demi menghormati pihak yang berduka lebih dalam.
Kini, Reza memilih menepi dan mengutamakan pemulihan diri secara pribadi. Ia mengakui dirinya dalam kondisi rapuh dan hancur atas kehilangan ini. Namun, ia meminta ruang untuk menghadapi kesedihannya dengan cara sendiri dan akan meminta bantuan saat waktu yang tepat tiba.
“Bohong kalau gua bilang gua tidak lemah dan hancur,” tambah Reza. Pernyataan ini menunjukkan betapa mendalamnya duka yang ia rasakan pasca kepergian Lula.
Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya pada Jumat, 23 Januari 2026. Penemuan jenazah berawal dari kecurigaan asisten rumah tangga yang tidak mendapatkan respon dari Lula selama satu hari penuh.
Jenazah Lula telah dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kepergian selebgram ini meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga dan sahabat, tapi juga bagi publik yang mengenalnya.
Reza Arap menegaskan, saat ini yang terpenting adalah memberikan dukungan penuh kepada keluarga dan sahabat Lula. Ia berharap agar masyarakat menghormati proses duka mereka tanpa menambahkan beban kepada dirinya maupun pihak lain yang kehilangan.
Dengan pernyataan ini, Reza mencoba menjaga privasi dan ruang pribadi di tengah perhatian publik yang besar. Ia menunjukkan sikap dewasa dalam menghadapi situasi penuh kesedihan sekaligus menghormati ikatan emosional yang lebih dalam antara Lula dan orang-orang terdekatnya.





