Menjelang bulan suci Ramadan, Bunga Citra Lestari (BCL) mengunjungi makam sang suami, Ashraf Sinclair, di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat. Momen ziarah ini berlangsung dengan suasana khidmat dan dihadiri oleh putra mereka, Noah Sinclair, serta anggota keluarga lain termasuk suami BCL saat ini, Tiko Aryawardhana.
Dalam unggahan di Instagram pribadinya, BCL berbagi foto ketika ia memanjatkan doa dan menaburkan bunga di pusara Ashraf sebagai bentuk penghormatan dan kenang abadi. Ziarah ini juga menjadi refleksi mendalam atas kepergian Ashraf yang sudah memasuki tahun keenam pada 18 Februari 2026.
BCL menuliskan pesan penuh makna dalam unggahannya. Ia menyatakan bahwa kepergian Ashraf enam tahun lalu adalah sesuatu yang sulit diterima dan dunia mereka berubah drastis sejak saat itu. Meski waktu berjalan, BCL dan keluarga masih terus mengenang serta membawa nama Ashraf dalam setiap doa dan perjalanan hidup mereka sehari-hari.
Ashraf Sinclair meninggal akibat serangan jantung pada 18 Februari 2020 di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC), Jakarta Selatan. Ia kemudian dimakamkan di San Diego Hills pada hari yang sama, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan para penggemar.
Selain itu, kehadiran Noah Sinclair menambah kekuatan emosional pada ziarah kali ini. Noah tampak ikut bersama BCL dan keluarganya dalam mengenang sosok ayah yang sangat dicintai. Hal ini menunjukkan ikatan kuat yang tetap terjaga walau sudah melewati waktu yang cukup lama.
Ziarah menjelang Ramadan ini juga dianggap sebagai momen spiritual penting untuk menguatkan hati dan menenangkan jiwa menjelang bulan penuh berkah. Doa dan tabur bunga menjadi simbol cinta dan penghormatan yang tak lekang oleh waktu bagi Ashraf Sinclair.
Berikut adalah rangkaian momen ziarah BCL yang dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam menjaga memori dan kasih sayang kepada orang terkasih yang telah tiada:
1. Berziarah bersama keluarga dekat untuk saling menguatkan.
2. Membaca doa khusyuk di pusara sebagai sarana mengenang dan memohon keberkahan.
3. Menaburkan bunga sebagai simbol penghormatan dan cinta abadi.
4. Mengabadikan momen dengan foto atau video untuk kenangan pribadi.
5. Menulis kata-kata reflektif untuk memproses perasaan dan membagikannya kepada orang lain.
Dengan memperlihatkan momen personal tersebut, BCL juga menginspirasi banyak orang agar tetap dapat menjalani kehidupan meski kehilangan seseorang yang sangat dicintai. Keikhlasan dan keteguhan hati dalam menjaga kenangan menjadi nilai penting dalam proses berduka.
Ziarah Bunga Citra Lestari ini kembali mengingatkan publik akan pentingnya kekuatan keluarga dan doa dalam menghadapi masa sulit. Hal ini juga menjadi bukti bahwa kasih sayang dan kenangan terhadap sosok Ashraf Sinclair tetap hidup di hati keluarga hingga kini.
Baca selengkapnya di: www.medcom.id




