Jenazah penyanyi dan penulis lagu ternama, Vidi Aldiano, telah dimakamkan pada Minggu pagi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sebelum pemakaman, jenazah almarhum disalatkan di masjid yang terletak dekat rumah duka di Jalan Kecapi 57, Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.
Setelah prosesi salat jenazah selesai, jenazah Vidi Aldiano diberangkatkan menuju TPU Tanah Kusir, dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB. Proses pemakaman berlangsung dengan khidmat meskipun hujan deras mengguyur area pemakaman yang telah dipenuhi keluarga serta kerabat dekat.
Di sekitar lokasi pemakaman, sejumlah warga juga terlihat hadir untuk memberi penghormatan terakhir kepada penyanyi yang memiliki nama lengkap Oxavia Aldiano ini. Jenazah Vidi Aldiano dimakamkan di Blok AA1 Blad 174, tepat di area belakang makam Bung Hatta, sebagaimana dikutip dari Antaranews.
Kabar duka atas wafatnya Vidi Aldiano pertama kali disampaikan oleh keluarga dan sejumlah rekan musisi melalui media sosial. Penyanyi berusia 35 tahun ini meninggal dunia pada Sabtu (7/3) pukul 16.33 WIB setelah berjuang melawan kanker ginjal selama beberapa tahun terakhir.
Selama masa perjuangannya melawan penyakit tersebut, Vidi Aldiano tetap aktif berkarya dan menginspirasi banyak orang dengan musiknya. Meskipun penyakit itu tak dapat disembuhkan, semangat dan kontribusinya di dunia musik tetap dikenang.
Pemakaman yang diguyur hujan tersebut berlangsung lancar dan sederhana dengan kehadiran orang-orang terdekat serta pendukung karir Vidi Aldiano. TPU Tanah Kusir dipilih sebagai lokasi peristirahatan terakhirnya, wilayah yang banyak dipilih untuk tokoh-tokoh penting Indonesia.
Berikut informasi penting terkait pemakaman Vidi Aldiano:
1. Lokasi pemakaman: TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
2. Blok makam: AA1 Blad 174, di belakang makam Bung Hatta.
3. Prosesi salat jenazah di masjid dekat rumah duka Jalan Kecapi 57, Cilandak Barat.
4. Waktu wafat: Sabtu, 7 Maret pukul 16.33 WIB.
5. Penyelenggara prosesi: keluarga dan kerabat dekat.
6. Kondisi pemakaman: berlangsung saat hujan mengguyur.
Perjuangan Vidi Aldiano melawan penyakitnya menjadi catatan penting yang menambah nilai kemanusiaan dalam mengenang sosoknya. Musik dan karya yang ditinggalkannya turut menjadi warisan abadi yang dikenang publik Indonesia.
Pemakamannya menjadi momen yang penuh haru, dengan kehadiran keluarga dan masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir. Hidup dan karya Vidi Aldiano akan terus dikenang sebagai salah satu kontribusi penting dalam industri musik Tanah Air.
Baca selengkapnya di: lifestyle.bisnis.com