Dua pidato kemenangan dari film animasi KPop Demon Hunters di Academy Awards ke-98 menjadi sorotan hangat warganet. Panitia acara dinilai telah memotong waktu pidato para pemenang secara tiba-tiba yang memicu kemarahan publik di media sosial.
Film ini berhasil membawa pulang dua piala Oscar, yaitu Best Original Song melalui lagu "Golden" dan Best Animated Feature Film. Namun, saat penampilan di panggung, momen bahagia tersebut ternoda oleh interupsi musik orkestra yang menghalangi kelanjutan pidato para penerima penghargaan.
Pidato Terpotong Saat Menerima Best Original Song
Kim Eun-jae alias EJAE, vokalis lagu "Golden" dari grup K-pop HUNTR/X, mengungkapkan rasa harunya saat menerima piala. Ia menceritakan perjuangan dan kebanggaannya terhadap lirik Korea yang kini dikenal luas di dunia. Namun ketika Yu-Han akan menyampaikan ucapan terima kasih, suara musik tiba-tiba mengalun kencang dan mikrofon dimatikan.
Situasi ini membuat penonton memberikan ejekan sekaligus menimbulkan spekulasi negatif. Banyak warganet menuding panitia Oscar tidak menghargai pencapaian ini, bahkan ada tudingan rasisme terkait perlakuan yang menunjukkan kurangnya penghormatan terhadap representasi Asia dan kategori animasi.
Reaksi dan Penyelesaian Setelah Kontroversi
Meskipun pidato terpotong secara langsung, tim Demon Hunters tetap diberi kesempatan meneruskan kata-kata mereka dalam sesi konferensi pers yang disiarkan secara online. Hal ini menjadi momen penting untuk meluruskan pesan dan ungkapan rasa terima kasih secara lengkap.
Pada penganugerahan Best Animated Feature Film, sutradara Maggie Kang dan Chris Appelhans bersama produser Michelle Wong kembali naik ke panggung. Mereka menyampaikan pidato berisi penghargaan untuk warga Korea Selatan dan pentingnya keberagaman cerita dari seluruh dunia. Sayangnya, tubuh musik orkestra kembali berusaha mempersingkat waktu pidato saat Michelle Wong berbicara, meski akhirnya berhasil diselesaikan.
Signifikansi Kemenangan dan Kontroversi
KPop Demon Hunters mencatat sejarah sebagai film animasi bertema musik K-pop pertama yang meraih Oscar lewat lagu dan filmnya. Kemenangan ini mengukuhkan pengaruh budaya Korea Selatan di panggung global yang selama ini didominasi film animasi dari Jepang atau produksi Disney.
Film ini juga mencatat rekor sebagai karya terpopuler di Netflix dalam durasi singkat sejak perilisannya. Lagu-lagu seperti "Soda Pop", "Take Down", dan "Your Idol" menjadi bagian dari soundtrack yang mudah dinikmati dan digemari banyak kalangan.
Kontroversi pemotongan pidato mengingatkan pentingnya penghormatan penuh terhadap para pemenang dan keberagaman dalam ajang internasional. Insiden ini mengundang perhatian untuk memperbaiki tata kelola acara agar tidak mengurangi makna momen prestasi besar bagi para kreator dari seluruh dunia.
Berbagai pihak menantikan respons dari Academy Awards terkait kejadian tersebut sekaligus berharap penghargaan serupa ke depan dapat berjalan dengan lebih lancar tanpa insiden yang mengecewakan. Prestasi KPop Demon Hunters tetap menjadi pencapaian monumental bagi perfilman dan musik Korea di mata dunia.





