Buntut perselisihan yang melibatkan penyanyi Chappell Roan dan Ada Law, putri aktor Jude Law, menarik perhatian publik dengan berbagai sudut pandang yang saling bertentangan. Pascal Duvier, seorang pengawal yang diduga melakukan intimidasi terhadap Ada Law, akhirnya angkat bicara terkait insiden yang terjadi di sebuah hotel di São Paulo, Brasil.
Duvier menegaskan bahwa tindakan kerasnya bukanlah atas perintah Chappell Roan maupun tim manajemen penyanyi tersebut. Dia secara terbuka bertanggung jawab atas interaksi yang terjadi pada 21 Maret, namun menegaskan bahwa keputusannya adalah pribadi dan berdasarkan penilaian situasi di lokasi kejadian.
Kronologi Insiden di Hotel
Perselisihan bermula saat Jorginho, bintang sepak bola dan ayah tiri Ada Law, menuduh Roan mengirim pengawal untuk menegur putrinya yang dianggap berperilaku kurang sopan. Namun, Catherine Harding, ibu Ada, menyatakan bahwa putrinya hanya memandang Roan dari kejauhan tanpa membawa ponsel atau berusaha mendekat. Pengawal, Pascal Duvier, dilaporkan menghampiri dengan sikap yang dianggap agresif oleh keluarga Ada.
Duvier membantah tuduhan terkait pencemaran nama baik dan menyatakan tindakannya didasarkan atas informasi dan pertimbangan risiko keamanan yang disampaikan oleh pihak hotel. Ia juga menyebut interaksi dengan ibu Ada dilakukan dengan niat baik meskipun hasilnya dianggap kurang ideal.
Pernyataan Resmi dari Chappell Roan
Pihak manajemen dan juru bicara Chappell Roan mempertegas bahwa sang musisi menganut prinsip "toleransi nol" terhadap perilaku agresif terhadap penggemar maupun timnya. Roan sendiri melalui unggahan Instagram membantah keterlibatan langsung dalam insiden tersebut.
Menurut Roan, ia bahkan tidak menyadari keberadaan Ada dan ibunya saat sarapan. Ia menolak anggapan bahwa pengawal bertindak atas instruksinya dan menegaskan bahwa tidak adil jika seseorang dianggap bermaksud jahat tanpa bukti tindakan yang konkrit.
Keluhan dan Dampak dari Keluarga Ada Law
Meski penjelasan Roan diterima, Catherine Harding tetap merasa bahwa perilaku pengawal melewati batas kewajaran. Harding mengungkapkan bahwa Duvier tidak hanya bersikap intimidatif tapi juga mengeluarkan komentar kasar seputar pendidikan anaknya.
Insiden ini memperpanjang catatan ketegangan antara Chappell Roan dengan pihak luar yang kerap menguji batasan kehidupan pribadi sang artis. Sebelumnya, Roan pernah menegur kerumunan fotografer yang dianggap mengganggu ketenangannya.
Poin Penting Mengenai Kasus Ini
- Pascal Duvier mengambil keputusan sendiri tanpa arahan dari Chappell Roan atau timnya.
- Tuduhan tindakan agresif ditanggapi oleh pengawal dengan tanggung jawab penuh terhadap apa yang terjadi.
- Chappell Roan menegaskan sikap tidak mentoleransi perilaku kasar dalam segala bentuk interaksi.
- Keluarga Ada Law merasa sikap pengawal melewati batas kewajaran dan memicu ketegangan.
- Kasus ini menambah dinamika hubungan antara selebriti dengan penggemar maupun lingkungan sekitar.
Pengawal Pascal Duvier tetap bersikukuh bahwa tindakan kerasnya adalah upaya menjaga keamanan di tempat umum. Sementara itu, Chappell Roan terus membangun citra sebagai figur yang ketat dalam mengatur interaksi dengan publik agar tetap profesional dan terjaga kedamaiannya. Kasus ini menjadi contoh kompleksitas yang dihadapi selebriti saat menghadapi situasi yang melibatkan pihak ketiga, terutama anak-anak.
Baca selengkapnya di: mediaindonesia.com