Klarifikasi Dea Annisa soal dirinya disebut menjadi “sapi perah” keluarga sekaligus menunda pernikahan akhirnya muncul setelah pernyataan sang ibu, Masayu Chairani, viral di media sosial. Dalam kesempatan berbincang di kanal YouTube Melaney Ricardo yang diunggah pada 27 Maret 2026, Dea menegaskan bahwa kabar itu tidak sepenuhnya benar dan konteks ucapan ibunya telah bergeser karena emosi.
Pemain sinetron Bidadari itu menjelaskan, ibunya hanya ingin membanggakan dirinya saat berbicara di podcast. Dea menyebut reaksi sang ibu muncul dalam kondisi emosional sehingga ada kata-kata yang menurutnya kurang tepat dan kemudian memicu tafsir liar dari publik.
Respons Dea Annisa atas pernyataan sang ibu
Dea mengaku kaget saat potongan pernyataan ibunya viral dan ramai dibahas warganet. Ia menilai ibunya tidak bermaksud memberi gambaran bahwa dirinya menanggung seluruh kebutuhan keluarga sendirian.
“Aku ngerasanya mama aku dalam keadaan emotionally terus karena dia bangga sama anaknya,” kata Dea dalam tayangan tersebut. Ia menambahkan bahwa ucapan yang keluar saat itu tidak bisa dianggap sebagai gambaran yang sepenuhnya akurat.
Dea juga menegaskan keluarganya tidak hidup dari satu sumber penghasilan saja. Menurut dia, dunia hiburan punya pendapatan yang naik turun, sehingga keluarga saling membantu ketika ada yang sedang lebih lapang atau justru sedang kesulitan.
“Karena ya balik lagi kan kalau dunia entertainment kan ada naik turunnya. Jadi bukan benar-benar aku ngebiayain 100 persen keluarga aku. Tidak!” tegas Dea. Ia menekankan bahwa bantuan finansial dalam keluarga mereka berjalan dua arah, bukan satu arah seperti yang diasumsikan sebagian orang.
Bantahan soal istilah ‘sapi perah’
Isu yang paling disorot publik adalah anggapan bahwa Dea menjadi penopang ekonomi keluarga layaknya “sapi perah”. Dalam percakapan dengan Melaney Ricardo, Dea membantah keras label tersebut dan menyebutnya tidak sesuai dengan kenyataan.
Menurut Dea, semua anggota keluarga memiliki peran masing-masing dan kakak-kakaknya juga bekerja. Ia menilai publik sering kali hanya melihat potongan luar kehidupan seorang figur publik, padahal kondisi sebenarnya tidak sesederhana itu.
“Enggak kayak gitu, sama sekali enggak ada kayak gitu,” ujar Dea saat menanggapi pertanyaan tentang anggapan tersebut. Ia menegaskan bahwa keluarga mereka justru saling menopang ketika ada anggota yang sedang tidak memiliki pemasukan.
Bagi Dea, hubungan finansial di keluarganya bukan soal satu orang memikul semuanya. Ia menyebut kondisi keluarga bisa berubah-ubah, sehingga bantuan diberikan secara bergantian sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Rencana menikah tahun ini
Di tengah lurusnya kabar soal keluarga, Dea juga membuka rencana pribadinya yang selama ini ikut jadi sorotan. Aktris berusia 30 tahun itu mengatakan dirinya berencana menikah tahun ini dengan kekasih yang sudah dua tahun ia pacari.
Dea menyebut hubungannya sudah mendapat restu dari sang ibu. Ia menyampaikan harapan agar rencana itu bisa berjalan lancar dan mendapat doa dari publik.
“Pacarannya tuh kita udah mau 2 tahun. Insya Allah (nikahnya) tahun ini, Kak. Doakan, ya,” ujar pemain serial Anak Jalanan: A New Beginning itu. Pernyataan ini sekaligus menjawab spekulasi bahwa dirinya menunda menikah karena sibuk menopang keluarga.
Alasan belum menikah
Dea menambahkan bahwa penundaan menikah bukan karena beban ekonomi keluarga. Ia bilang selama ini ia justru berhati-hati dalam memilih pasangan dan tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan besar.
Ia memberi penjelasan sederhana bahwa pernikahan bukan sesuatu yang bisa dijalani asal cepat, melainkan harus dipikirkan matang karena sifatnya jangka panjang. “Maunya kan yang terbaik untuk selamanya,” kata Dea, menegaskan pandangannya soal komitmen rumah tangga.
Pilihan itu menunjukkan bahwa Dea memandang pernikahan sebagai keputusan serius, bukan sekadar mengikuti tekanan usia atau komentar publik. Di sisi lain, klarifikasinya juga meredam narasi bahwa hidupnya selama ini terhenti hanya demi membiayai keluarga.
Pokok klarifikasi Dea Annisa
- Ia tidak membiayai keluarga 100 persen.
- Keluarganya saling membantu saat ada yang kesulitan.
- Pernyataan ibunya dinilai muncul dalam kondisi emosional.
- Tuduhan sebagai “sapi perah” dibantah tegas.
- Ia menargetkan menikah tahun ini dengan kekasihnya.
Penjelasan Dea Annisa ini memberi gambaran yang lebih utuh soal kondisi keluarganya dan alasan di balik belum menikah hingga usia 30 tahun. Ia menutup klarifikasinya dengan penegasan bahwa keputusan hidupnya didasarkan pada kesiapan dan kecocokan, bukan karena harus memikul beban ekonomi keluarga sendirian.
Baca selengkapnya di: www.suara.com




