3 Boy Group KPop Ini Punya Fanboy Membeludak, Wanna One Paling Membuat Takjub

Popularitas boy group KPop memang sering diasosiasikan dengan dukungan penggemar perempuan. Namun, sejumlah grup juga punya basis fanboy yang besar dan vokal, hingga para membernya sendiri sadar bahwa daya tarik mereka tidak hanya berhenti di satu gender.

Fenomena ini menarik karena menunjukkan bahwa pesona idol KPop tidak dibangun hanya lewat visual atau konsep panggung. Mereka juga menarik perhatian lewat performa, sikap, energi saat tampil, dan kepribadian yang terasa dekat bagi banyak penggemar pria.

Monsta X dan dukungan fanboy yang terasa nyata

Monsta X menjadi salah satu grup yang paling sering disebut saat membahas boy group dengan banyak fanboy. Dalam sebuah konten pada 2021, Joohoney mengaku memiliki banyak penggemar laki-laki, dan Kihyun menegaskan bahwa pernyataan itu bukan berlebihan.

Kihyun bahkan mengisahkan pengalaman unik saat grupnya datang ke sebuah acara lokal. Menurut dia, para polisi ikut menyerukan nama Joohoney, yang menunjukkan bahwa dukungan untuk Monsta X datang dari berbagai latar belakang.

Dalam wawancara dengan GQ, Kihyun juga menjelaskan pandangannya soal fanboy. Ia mengibaratkan ketertarikan itu seperti saat seorang laki-laki menonton aktor di televisi dan menilai penampilannya secara objektif.

Menurut Kihyun, banyak fanboy awalnya tertarik pada panggung Monsta X. Setelah melihat performa mereka secara langsung, rasa penasaran itu tumbuh menjadi dukungan yang lebih kuat dan bertahan lama.

Wanna One dan sorakan yang memberi energi

Wanna One juga masuk daftar grup yang merasakan kuatnya dukungan fanboy. Dalam program Choi Hwa Jung’s Power Time, grup ini sempat ditanya apakah mereka sadar punya banyak penggemar pria.

Jinyoung menjawab bahwa saat tampil, mereka mendengar sorakan yang terdengar seperti dukungan militer. Ia mengatakan energi itu membuatnya lebih kuat di atas panggung dan merasa sangat dihargai oleh para fanboy.

Ong Seongwu ikut menanggapi dengan nada positif. Ia menyebut bahwa rasanya membahagiakan bisa berada di grup yang dicintai oleh orang dari berbagai gender dan usia.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa dukungan fanboy tidak mereka lihat sebagai hal yang aneh. Sebaliknya, mereka memaknainya sebagai bentuk penerimaan yang luas terhadap karya dan penampilan Wanna One.

GOT7 dan pesona yang dianggap “manly”

GOT7 juga terbuka saat membahas fanboy mereka dalam program Jung Eun Ji’s Music Plaza. Dalam obrolan itu, grup ini diminta memilih member yang paling populer di kalangan penggemar laki-laki.

Jay B dan BamBam disebut sebagai dua nama yang paling menonjol. Youngjae mengatakan bahwa Jay B sering dipanggil banyak fanboy, sementara grup menilai BamBam populer karena kesan lembut dan sosoknya yang mudah disayangi.

Jay B sendiri memberi jawaban yang cukup santai. Ia merasa punya pesona yang sulit dijelaskan, tetapi diyakini bisa ditangkap oleh penggemar laki-laki yang menyukai aura maskulin atau manly.

Pandangan GOT7 memperlihatkan bahwa daya tarik idol pria tidak selalu datang dari citra agresif atau dominan. Dalam kasus mereka, kombinasi karakter, kelembutan, dan performa justru membuat fanboy merasa terhubung.

Mengapa fanboy semakin menonjol di KPop

Fenomena fanboy di KPop tumbuh seiring semakin luasnya akses penggemar terhadap konten idol. Media sosial, video panggung, dan cuplikan wawancara membuat banyak orang mengenal karakter artis tanpa harus menjadi penggemar sejak awal.

Ada beberapa alasan mengapa fanboy bisa tertarik pada boy group KPop, di antaranya:

  1. Penampilan panggung yang kuat dan rapi.
  2. Koreografi yang presisi dan energik.
  3. Karisma personal yang mudah dikenali.
  4. Kepribadian member yang terasa autentik saat diwawancara.

Dari Monsta X, Wanna One, hingga GOT7, pola yang muncul cukup konsisten. Mereka sama-sama punya kemampuan tampil yang kuat, tetapi juga cukup hangat untuk membuat penggemar pria merasa diterima dan nyaman menjadi bagian dari fandom.

Source: www.idntimes.com

Berita Terkait

Back to top button