Rachel Vennya kembali jadi sorotan setelah mengungkap dugaan bahwa rumah yang disiapkan untuk anak-anaknya dijual diam-diam oleh Niko Al Hakim atau Okin. Ia menilai tindakan itu terjadi saat rumah tersebut masih dipakai anak-anak mereka, sehingga memicu kemarahan dan rasa kecewa yang ia sampaikan ke publik.
Di sisi lain, Okin memilih merespons lewat pesan broadcast di Instagram dengan menegaskan bahwa dirinya merasa “karakter gue dibunuh” di depan publik. Pernyataan itu belum menjawab secara langsung tudingan soal nafkah anak maupun dugaan penjualan rumah, tetapi justru membuat perbincangan di media sosial semakin panas.
Awal Mula Polemik Rumah untuk Anak
Berdasarkan penjelasan Rachel, rumah itu awalnya masuk dalam kesepakatan pascacerai yang berkaitan dengan tanggung jawab finansial terhadap anak. Ia menyebut Okin hanya berkewajiban memberi nafkah dan uang mut’ah, namun kewajiban itu disebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Rachel lalu mengatakan ada kesepakatan baru yang membuat rumah dikembalikan kepada Okin agar ia tidak lagi memiliki kewajiban memberikan nafkah. Dari situ, rumah yang semula disiapkan untuk anak-anak disebut kembali menjadi perhatian karena status kepemilikannya berubah.
Masalah muncul ketika Rachel hendak memakai rumah itu lagi untuk anak-anaknya. Ia mengaku terkejut karena kondisi bangunan sudah rusak berat dan tidak layak ditempati tanpa renovasi besar.
Kondisi Rumah dan Dugaan Penjualan
Rachel menyampaikan bahwa rumah tersebut dalam keadaan “bobrok” saat kembali ia lihat. Karena itu, ia harus melakukan perbaikan besar sebelum rumah tersebut bisa digunakan kembali untuk anak-anak.
Kemarahan Rachel memuncak ketika ia mengetahui rumah itu diukur oleh pihak lain. Ia menduga pengukuran tersebut berkaitan dengan rencana penjualan, padahal menurutnya anak-anak masih tinggal di sana.
Dalam narasi yang ia sampaikan, tindakan itu terasa seperti pengkhianatan. Rachel menilai keputusan tersebut tidak mempertimbangkan keberadaan anak-anak yang masih membutuhkan tempat tinggal aman.
Respons Okin dan Reaksi Publik
Okin akhirnya buka suara melalui pernyataan singkat di Instagram pada Kamis, 2 April 2026. Ia menulis bahwa dirinya merasa karakter pribadinya dihancurkan di depan publik tanpa orang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Ia juga meminta ruang dan waktu untuk menjelaskan peristiwa tersebut dari sudut pandangnya. Namun, pernyataan itu tidak disertai bantahan atau penjelasan detail mengenai tudingan inti yang diarahkan kepadanya.
Respons singkat tersebut langsung memancing komentar keras dari warganet. Banyak yang menilai Okin belum menjawab pokok persoalan, terutama soal nafkah anak dan dugaan penjualan rumah.
Beberapa komentar netizen bahkan menyebut tudingan itu sulit dibantah jika memang ada fakta yang mendasarinya. Di sisi lain, ada pula yang meminta Okin memberi penjelasan lebih runtut agar publik tidak hanya mendengar satu sisi cerita.
Pernyataan Rachel Soal Beban Mengurus Anak
Rachel juga mengungkap dirinya sudah lama merasa berjuang sendiri untuk kebutuhan dua anak mereka. Ia menyebut biaya sekolah, les, dan kebutuhan harian lebih banyak ia tanggung sendiri tanpa dukungan yang memadai dari mantan suami.
Pengakuan itu memperlihatkan bahwa konflik mereka bukan hanya soal aset, tetapi juga soal pengasuhan dan tanggung jawab setelah perceraian. Situasi ini membuat isu rumah anak menjadi lebih sensitif karena berkaitan langsung dengan hak dan keseharian anak.
Rachel bahkan mengaku menyesal pernah mempercayai Okin yang dulu dianggap sebagai sosok terdekat dalam hidupnya. Pernyataan tersebut menambah panjang daftar emosi yang ikut menyeruak dalam konflik yang sudah berlangsung sejak lama.
Fakta Singkat Perkara Rachel Vennya dan Okin
- Rachel Vennya dan Niko Al Hakim resmi bercerai pada 16 Februari 2021.
- Dari pernikahan itu, keduanya dikaruniai dua orang anak.
- Rachel menuding ada rumah untuk anak yang dijual diam-diam.
- Okin menyebut dirinya merasa karakter pribadinya “dibunuh” di depan publik.
- Sampai saat ini, tanggapan Okin belum menjawab secara tegas seluruh tuduhan yang disampaikan Rachel.
Konflik ini kembali menyorot bagaimana persoalan perceraian selebritas sering kali merembet ke urusan anak, aset, dan tanggung jawab finansial yang seharusnya dijalankan bersama, terutama ketika kedua belah pihak sama-sama memilih menyampaikan versi masing-masing di ruang publik.
Baca selengkapnya di: www.suara.com