5 Drama Korea Koki Kerajaan Paling Memikat, Dari Legendaris Hingga Time-Slip Modern

Drama Korea bertema koki kerajaan terus menarik perhatian karena menawarkan kombinasi yang jarang muncul dalam satu paket tontonan. Di sisi lain, penonton juga mendapat visual makanan yang rapi, konflik istana yang tegang, dan karakter yang berjuang membuktikan kemampuan di lingkungan yang ketat.

Daya tarik itu terlihat jelas dari daftar drama yang membahas dunia dapur kerajaan, mulai dari karya legendaris hingga judul yang lebih baru. Berikut lima drama Korea tentang koki kerajaan yang seru dan menarik untuk ditonton.

1. Jewel in the Palace

Drama ini sering disebut sebagai salah satu pelopor drama Korea bertema koki kerajaan. Kisahnya mengikuti Jang Geum, yang diperankan Lee Young Ae, saat naik dari pelayan dapur rendahan menjadi koki istana yang dipercaya menjaga kesehatan raja.

Cerita ini kuat karena tidak hanya menampilkan proses memasak, tetapi juga perjuangan melawan diskriminasi di lingkungan istana. Penonton diajak melihat bagaimana pengetahuan soal bahan makanan dan manfaatnya menjadi bagian penting dari pelayanan kepada keluarga kerajaan.

2. Feast of the Gods

Drama ini mengambil latar Arirang, sebuah institusi kuliner bergengsi yang menjaga tradisi masakan kerajaan Korea secara turun-temurun. Konflik utamanya muncul dari persaingan sengit antara Sung Do Hee dan Baek Sul untuk memperebutkan posisi Master Chef.

Cerita menjadi semakin kompleks ketika kemenangan membawa tragedi keluarga dan identitas tokoh berubah. Unsur kuliner, drama keluarga, dan rahasia masa lalu membuat serial ini tidak hanya berkutat pada kompetisi memasak.

3. Mr. Queen

Drama ini punya premis yang unik karena menggabungkan unsur lintas waktu dan komedi. Ceritanya mengikuti jiwa seorang koki dari Blue House yang masuk ke tubuh Ratu Cheorin, karakter yang diperankan Shin Hye Sun di era Joseon.

Dengan pengalaman sebagai koki profesional, sang ratu kemudian mengelola dapur istana dan mencuri perhatian Ibu Suri lewat hidangan modern. Interaksi antara Ratu Cheorin dan Raja Cheoljong, yang dimainkan Kim Jung Hyun, juga memberi warna komedi romantis yang kuat.

4. Joseon Chef’s

Drama ini menyorot Kim Yu, seorang bangsawan yang gagal dalam ujian negara tetapi menemukan minat baru di bidang kuliner. Ia kemudian bertemu Gye Am, sosok koki misterius yang membuka jalan bagi perjalanan Kim Yu menuju dunia dapur kerajaan.

Dalam referensi yang tersedia, drama ini juga menonjol karena keterkaitannya dengan buku resep Suunjapbang. Selain visual masakan era Joseon, cerita ini membawa pesan tentang keberanian mengejar minat meski jalur awal hidup tidak berjalan sesuai rencana.

5. Bon Appetit, Your Majesty

Drama ini menjadi salah satu judul yang paling mencuri perhatian karena memadukan plot time-slip dengan dunia kuliner kerajaan. Yeon Ji Yeong, koki masakan Prancis peraih penghargaan yang diperankan Yoona, tiba-tiba berpindah ke era Joseon dan harus bertahan hidup lewat kemampuannya memasak.

Di masa lalu, ia bertemu Raja Lee Heon yang diperankan Lee Chae Min, sosok dingin dengan indera perasa yang sangat sensitif. Perpaduan teknik memasak Barat dan bahan lokal Joseon membuat drama ini memberi tampilan makanan tradisional yang terasa lebih modern dan visual yang artistik.

Daftar singkat alasan drama ini banyak diminati:

  1. Menampilkan kuliner sebagai pusat cerita, bukan sekadar pelengkap.
  2. Menggabungkan sejarah, romansa, dan intrik kekuasaan dalam satu alur.
  3. Memberi visual hidangan yang kuat dan mudah menarik perhatian penonton.
  4. Menawarkan karakter perempuan dan laki-laki yang sama-sama punya dorongan untuk bertahan dan berkembang.
  5. Menyisipkan konflik emosional yang membuat cerita lebih dari sekadar kompetisi masak.

Secara umum, drama Korea tentang koki kerajaan menarik karena menghadirkan detail dapur istana sekaligus relasi kuasa di lingkungan kerajaan. Dari Jang Geum yang legendaris hingga Yeon Ji Yeong yang modern, semua judul di atas menunjukkan bahwa memasak bisa menjadi pintu masuk untuk cerita yang hangat, tegang, dan relevan bagi penonton masa kini.

Source: www.idntimes.com

Berita Terkait

Back to top button