Hardcore Pamulang Batal Digelar, Hujan Deras Longsorkan Parkiran dan Terperosokkan Dua Mobil

Acara musik hardcore Tangerang Pride Volume 14 yang semula dijadwalkan berlangsung di Pamulang, Tangerang Selatan, pada Sabtu, 4 April 2026, batal digelar setelah cuaca ekstrem membuat lokasi acara tak lagi aman. Informasi pembatalan itu disampaikan penyelenggara melalui akun Instagram resmi Undertaker Familia dan UTK Records.

Dalam pernyataan mereka, panitia menyebut hujan lebat disertai angin kencang memicu longsor di area parkir venue. Akibatnya, dua mobil disebut terperosok dan kondisi lapangan dinilai berisiko tinggi bagi musisi, penonton, serta kru bila acara tetap dipaksakan.

Venue Tak Lagi Layak Dipakai

Penyelenggara menegaskan keputusan pembatalan diambil demi keselamatan semua pihak yang terlibat. Mereka menyebut seluruh persiapan sudah dilakukan secara matang, namun kondisi alam mengubah situasi di lapangan dalam waktu singkat.

“Semua sudah kami siapkan secara matang, tapi alam berkata lain,” tulis pihak penyelenggara dalam keterangan yang dikutip pada Minggu, 5 April 2026. Pernyataan itu sekaligus menjelaskan bahwa faktor keselamatan menjadi alasan utama di balik pembatalan acara.

Dua Mobil Terperosok Akibat Longsor

Longsor yang terjadi di area parkir menjadi titik kritis yang membuat panitia tak punya pilihan lain. Dari keterangan penyelenggara, dua kendaraan terjun bebas setelah tanah di lokasi parkir ambles karena diguyur hujan deras dan diterpa angin kencang.

Insiden itu menunjukkan bahwa risiko di acara luar ruang tidak hanya datang dari panggung atau kerumunan, tetapi juga dari kondisi dasar lokasi acara. Dalam situasi seperti ini, satu titik rawan saja bisa mengubah seluruh rencana penggelaran acara dalam hitungan menit.

Kerugian Materiil dan Pemulihan

Selain pembatalan acara, penyelenggara juga mengaku menanggung kerugian materiil yang tidak sedikit. Mereka menyampaikan bahwa kerusakan yang muncul akibat insiden tersebut membutuhkan waktu untuk diproses dan dipulihkan.

“Kami harus menanggung kerugian dan kerusakan yang lumayan banyak,” tulis panitia dalam unggahan yang sama. Mereka juga meminta doa dan dukungan agar proses pemulihan bisa berjalan lancar tanpa hambatan tambahan.

Berikut poin utama yang disampaikan pihak penyelenggara:

  1. Acara Tangerang Pride Volume 14 batal digelar karena cuaca ekstrem.
  2. Hujan lebat dan angin kencang memicu longsor di area parkir.
  3. Dua mobil terperosok akibat kondisi tanah yang ambles.
  4. Penyelenggara menilai venue tidak lagi aman untuk acara.
  5. Panitia menanggung kerugian materiil dan kerusakan.

Peringatan untuk Penyelenggara Acara Luar Ruang

Kasus ini kembali menempatkan faktor cuaca sebagai variabel penting dalam penyelenggaraan event outdoor. Acara musik dengan banyak penonton memang membutuhkan kesiapan teknis, tetapi penilaian risiko terhadap kondisi alam juga sama pentingnya sebelum pintu acara dibuka.

Bagi penyelenggara, kejadian di Pamulang menjadi pengingat bahwa pemeriksaan keamanan lokasi, sistem drainase, akses parkir, dan mitigasi cuaca harus menjadi bagian dari standar operasional. Tanpa itu, acara yang sudah direncanakan matang tetap bisa batal ketika alam menunjukkan kondisi ekstrem.

Baca selengkapnya di: www.medcom.id

Berita Terkait

Back to top button