Syuting film The Batman: Part II akhirnya dipastikan mulai berjalan di London, Inggris, pada Juni mendatang. Kabar ini datang dari laporan Deadline pada Senin, 6 April, yang menyebut proyek sekuel garapan Matt Reeves itu sudah masuk tahap produksi aktif.
Film ini kembali menempatkan Robert Pattinson sebagai Batman/Bruce Wayne, sementara Matt Reeves tetap menjaga arah cerita di bawah label DC Elseworlds. Artinya, dunia Gotham versi Reeves masih dipisahkan dari semesta utama DCU, sehingga nuansa kelam dan misteri yang dibangun di film pertama tetap dipertahankan.
Produksi Masuk Tahap Penting
Penggunaan judul kerja berbahasa Latin, “Semper Vigilans”, ikut memicu perbincangan di kalangan penggemar DC. Frasa itu berarti “Selalu Waspada” dan dinilai cocok dengan karakter Batman yang harus menghadapi ancaman dari berbagai arah, termasuk dari orang-orang berpengaruh di Gotham.
Sejumlah penggemar juga mengaitkan judul kerja itu dengan kemungkinan kemunculan The Court of Owls. Kelompok rahasia ini dikenal sebagai organisasi kriminal yang selama berabad-abad disebut mengendalikan Gotham dari balik layar, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak produksi.
Pemain Lama dan Wajah Baru
Robert Pattinson dipastikan kembali memerankan Batman, bersama Andy Serkis sebagai Alfred Pennyworth dan Colin Farrell sebagai The Penguin. Kehadiran para pemeran lama ini menjaga kesinambungan karakter yang sudah dibangun sejak film pertama.
Proyek ini juga disebut menambah sejumlah nama baru, termasuk Sebastian Stan sebagai Harvey Dent/Two Face dan Scarlett Johansson dalam peran yang masih dirahasiakan. Informasi tersebut menambah spekulasi soal arah cerita yang mungkin akan membawa Gotham ke konflik hukum dan kriminal yang lebih kompleks.
Warisan Film Pertama Masih Kuat
Film The Batman yang tayang pada 2022 mencatat capaian komersial yang besar dan menjadi salah satu alasan Warner Bros. terus mendorong kelanjutan proyek ini. Film tersebut meraup US$134 juta atau sekitar Rp2,2 triliun pada pekan pertama di Amerika Serikat, lalu menutup perjalanannya dengan pendapatan domestik US$369,8 juta atau sekitar Rp6,3 triliun.
Secara global, The Batman mencatat lebih dari US$772 juta atau sekitar Rp13,1 triliun. Angka itu menunjukkan masih kuatnya minat penonton terhadap interpretasi Batman versi Reeves, terutama karena film tersebut menawarkan pendekatan yang lebih gelap, detektif, dan realistis.
Dampak dari Serial The Penguin
Kesuksesan semesta ini tidak berhenti di layar lebar, karena Warner Bros. juga mengembangkan serial spin-off The Penguin di HBO Max. Serial itu mendapat sambutan positif dan meraih sembilan penghargaan Emmy, termasuk satu penghargaan untuk Cristin Milioti sebagai Aktris Utama Terbaik dalam Serial Terbatas, Antologi, atau Film.
Colin Farrell juga menerima pengakuan luas lewat perannya di serial tersebut, termasuk dari Actors Awards, Golden Globe, dan Critics’ Choice. Pencapaian itu memberi sinyal bahwa dunia Gotham versi Reeves masih punya daya tarik kuat di berbagai format tayangan.
Jadwal Tayang Masih Jauh, tetapi Arahnya Mulai Jelas
The Batman: Part II sempat beberapa kali mengalami penundaan jadwal, namun kini film tersebut ditargetkan tayang pada 2 Oktober 2027. Dengan syuting yang segera dimulai di London, tahapan produksi akhirnya bergerak lebih konkret setelah lama dinanti oleh penggemar.
Berikut informasi penting yang sudah diketahui sejauh ini:
- Syuting dimulai pada Juni di London, Inggris.
- Judul kerja produksi adalah Semper Vigilans.
- Robert Pattinson kembali sebagai Batman/Bruce Wayne.
- Matt Reeves tetap mengarahkan film di bawah label DC Elseworlds.
- Film dijadwalkan rilis pada 2 Oktober 2027.
Dengan produksi yang mulai bergerak dan jajaran pemeran yang kembali terkunci, The Batman: Part II kini memasuki fase yang lebih menentukan. Film ini masih dipantau ketat oleh penggemar karena setiap bocoran baru berpotensi mengungkap seberapa jauh Matt Reeves akan memperluas dunia Gotham di film keduanya.
Baca selengkapnya di: www.medcom.id