3 Kekurangan Ending The Practical Guide To Love, Dari Tak Ada Pernikahan Hingga Ending Menggantung

Episode akhir drakor The Practical Guide to Love menutup kisah Lee Ui Yeong dan Song Tae Seop dengan nuansa manis. Namun, penutupan yang terasa ringan itu justru menyisakan beberapa celah yang membuat sebagian penonton menilai ending-nya belum sepenuhnya memuaskan.

Serial romance produksi JTBC ini memang tidak menonjolkan konflik berat sejak awal. Karena itu, ekspektasi penonton lebih banyak tertuju pada penyelesaian hubungan para karakter utama, termasuk kemungkinan adegan pernikahan dan penjelasan yang lebih utuh untuk beberapa tokoh pendukung.

1. Couple utama tidak berujung pada adegan pernikahan

Salah satu kekurangan yang paling terasa adalah absennya scene pernikahan antara Lee Ui Yeong dan Song Tae Seop. Dalam banyak drakor bernuansa romansa, penonton biasanya menunggu momen komitmen yang lebih jelas sebagai penutup perjalanan cinta karakter utama.

Di The Practical Guide to Love, hubungan keduanya justru sudah solid sejak episode delapan. Lee Ui Yeong memilih Song Tae Seop tanpa hambatan berarti, tanpa putus, tanpa salah paham besar, dan tanpa drama yang melelahkan.

Masalahnya, penyelesaian secepat itu membuat sebagian penonton berharap ada adegan penegasan yang lebih kuat di episode akhir. Adegan terakhir hanya menunjukkan Lee Ui Yeong mengajak Song Tae Seop pacaran dengan niat menikah, tetapi belum benar-benar menampilkan lamaran atau pertemuan keluarga yang biasanya menjadi tanda akhir bahagia yang lebih lengkap.

2. Shin Ji Su kehilangan porsi cerita di bagian akhir

Kekurangan berikutnya berkaitan dengan Shin Ji Su, karakter yang sejak awal diposisikan sebagai salah satu tokoh utama. Ia hadir sebagai second lead yang menyimpan rasa pada Lee Ui Yeong, sehingga posisinya ikut membentuk dinamika cinta segitiga di drama ini.

Masalah muncul ketika cintanya ditolak dan alur ceritanya mulai dikesampingkan. Pada episode terakhir, porsi kemunculan Shin Ji Su sangat minim, bahkan hanya beberapa menit dari total durasi yang tersedia.

Kondisi itu membuat penyelesaian konflik pribadinya terasa kurang tuntas. Hubungannya dengan sang ayah juga tidak mendapat penutup yang jelas, padahal konflik keluarga sering menjadi bagian penting untuk memperkaya karakter dalam drama romantis.

Aspek Kondisi di episode akhir
Peran Shin Ji Su Masih tokoh utama dan second lead
Screen time Sangat terbatas di episode pamungkas
Konflik keluarga Tidak diberi penyelesaian yang tegas
Dampak ke penonton Alur terasa menggantung

3. Couple baru muncul, tetapi nasibnya belum jelas

Episode terakhir juga memperkenalkan dua pasangan baru yang memberi warna tambahan pada cerita. Jin Su dan Sim Sae Byeok tampil sebagai pasangan Gen Z yang bergerak cepat dari PDKT ke status pacaran resmi.

Sementara itu, Lee Eun Ho mendapat kesempatan untuk kembali membuka hati setelah lama menduda. Ia digambarkan bertemu ibu dari teman baru putrinya, Lee Su A, lalu menunjukkan tanda-tanda jatuh cinta lagi.

Meski menarik, alur dua pasangan itu berhenti terlalu cepat. Hubungan Lee Eun Ho bahkan masih menyisakan tanda tanya karena putrinya sempat menyebut anak perempuan itu sebagai pacar, sehingga arah akhirnya tidak benar-benar dipertegas.

Kondisi ini membuat episode pamungkas terasa seperti membuka pintu baru tanpa menutup semuanya secara tuntas. Di sisi lain, penonton yang berharap pada penuntasan emosi justru mendapat lebih banyak isyarat daripada kepastian.

Secara keseluruhan, The Practical Guide to Love tetap memberi akhir yang manis, tetapi beberapa detail penting terasa belum digarap maksimal. Kekurangan itu terutama muncul pada absennya penegasan nasib couple utama, minimnya porsi untuk Shin Ji Su, dan akhir yang menggantung bagi pasangan baru di episode terakhir.

Source: www.idntimes.com

Berita Terkait

Back to top button