Zaskia Kecewa Sidang Anggota TNI Dibatalkan, Pengadilan Kosong Tanpa Kejelasan

Zaskia Adya Mecca mengaku kecewa setelah sidang lanjutan kasus dugaan penganiayaan terhadap karyawannya, Faisal, dibatalkan tanpa pemberitahuan yang jelas. Ia bersama Hanung Bramantyo dan dua saksi sudah datang ke Pengadilan Tinggi Militer Jakarta pada 7 April 2026, tetapi setibanya di sana mereka mendapati ruang sidang kosong dan tidak ada aktivitas persidangan.

Kasus ini menjadi perhatian publik sejak insiden yang disebut terjadi pada 22 September 2025 di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, saat Faisal mengantar Kala Madali, putri Zaskia dan Hanung, ke sekolah. Zaskia mengatakan ia baru menerima surat panggilan sidang lanjutan pada awal pekan sebelum jadwal persidangan, sementara perkembangan kasus sebelumnya sempat tak terdengar sejak Oktober 2025.

Sidang Dibatalkan Tanpa Kejelasan

Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Zaskia menyebut kehadirannya di pengadilan justru berujung kebingungan. Ia mengatakan suasana gedung pengadilan tampak sepi, lampu ruang sidang gelap, dan petugas yang ditemui juga tidak bisa memberi penjelasan yang pasti.

“Pagi tadi kami hadir tapi kaget banget pas sampai di Pengadilan Militer Jakarta gak ada orang. Hanya ada tukang. Lampu-lampu di ruangan gelap, petugas kami tanya juga kebingungan,” tulis Zaskia dalam unggahannya.

Ia juga mempertanyakan pihak yang seharusnya memberi informasi ketika sidang batal. Menurut dia, pembatalan tanpa kabar membuat dirinya dan keluarga harus mengubah jadwal, menempuh jarak jauh, dan tetap pulang tanpa kepastian kapan sidang dijadwalkan ulang.

Pertanyaan soal koordinasi dalam proses sidang

Zaskia menilai kasus ini seharusnya mendapat penanganan yang jelas karena melibatkan banyak pihak. Ia mempertanyakan apakah pembatalan sidang tanpa pemberitahuan kepada pihak yang dipanggil merupakan hal yang lazim di lingkungan peradilan militer.

  1. Pihak yang hadir: Zaskia Adya Mecca, Hanung Bramantyo, Faisal, dan dua saksi.
  2. Lokasi sidang: Pengadilan Tinggi Militer Jakarta.
  3. Waktu kedatangan: sekitar pukul 09.50 WIB.
  4. Keluhan utama: sidang batal tanpa pemberitahuan yang jelas.
  5. Dampak bagi pihak hadir: jadwal terganggu dan waktu terbuang.

Dalam video yang dibagikan, Zaskia juga tampak bersama Faisal, korban dalam kasus yang sedang ditangani. Dari pernyataannya, terlihat bahwa yang paling disorot bukan hanya substansi perkara, tetapi juga minimnya informasi yang diterima para pihak yang sudah dipanggil resmi ke pengadilan.

Kasus yang menarik perhatian publik

Nama Zaskia Adya Mecca ikut menjadi sorotan karena ia menyampaikan langsung perkembangan kasus ini kepada publik melalui media sosial. Sebagai figur publik, pernyataannya cepat menyebar dan memunculkan perhatian terhadap bagaimana proses sidang militer berjalan, terutama saat pihak terkait mengaku tidak mendapatkan kepastian jadwal.

Kasus dugaan penganiayaan terhadap Faisal sendiri berkaitan dengan insiden ketika ia sedang menjalankan tugas mengantar anak Zaskia ke sekolah. Perkara ini kemudian berlanjut ke ranah militer karena terduga pelaku disebut sebagai anggota TNI, sehingga prosesnya mengikuti mekanisme peradilan militer.

Apa yang disorot dari peristiwa ini

Peristiwa sidang batal tanpa kabar ini memunculkan sejumlah sorotan penting yang dirasakan langsung oleh keluarga korban. Selain soal rasa kecewa, pengalaman tersebut juga menunjukkan pentingnya koordinasi dalam proses hukum agar para pihak tidak dirugikan oleh perubahan jadwal yang tidak dikomunikasikan dengan baik.

Secara umum, sidang yang melibatkan korban, saksi, dan keluarga biasanya menuntut kejelasan waktu dan informasi resmi dari pengadilan. Dalam kasus ini, Zaskia menegaskan bahwa ketidakpastian justru membuat pihak yang sudah hadir kehilangan waktu dan tenaga, sementara proses hukum yang mereka tunggu sejak lama kembali tertunda tanpa penjelasan memadai.

Baca selengkapnya di: www.medcom.id

Berita Terkait

Back to top button