Jordan Omar mengungkap bahwa proses syuting film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan terasa sangat akrab karena hubungan antar pemain dibangun seperti keluarga sungguhan. Dalam perannya sebagai Karlo, ia menyebut suasana di lokasi membuatnya nyaman dan mudah menyatu dengan para aktor lain, termasuk Ibnu Jamil dan Lulu Tobing yang memerankan orang tuanya.
Pernyataan itu disampaikan Jordan saat peluncuran cuplikan dan poster film di kawasan Senayan, Jakarta, Senin, 13 April 2026. Ia mengatakan pengalaman ini bukan sekadar pekerjaan akting, melainkan momen yang menumbuhkan kedekatan emosional di antara para pemeran.
Suasana Syuting yang Hangat
Jordan menceritakan bahwa kebersamaan selama produksi berjalan alami sejak awal. Ia merasa seperti benar-benar berada di rumah bersama keluarga sendiri ketika berinteraksi dengan para pemain lain di lokasi.
“Seperti sedang bermain dengan keluarga sendiri di rumah,” ujar Jordan Omar dalam kesempatan tersebut. Ungkapan itu menggambarkan bagaimana chemistry antarpemeran terbentuk tanpa dibuat-buat selama proses syuting.
Kehangatan itu juga terlihat dari cara Jordan berbicara tentang dua lawan main seniornya. Ia mengaku rasa sayang dan nyaman terhadap Ibnu Jamil serta Lulu Tobing tumbuh dengan sendirinya selama produksi berlangsung.
Peran Karlo dan Pelajaran yang Didapat
Dalam film ini, Jordan memerankan Karlo, si anak bungsu yang gemar bermain skateboard. Karakter tersebut memberinya pengalaman baru karena ia harus menampilkan sisi anak yang dekat dengan keluarganya dan merasa terlindungi oleh orang-orang di sekitarnya.
Jordan menilai peran itu memberinya banyak pelajaran tentang kasih sayang dalam keluarga. Ia juga belajar memahami bagaimana seorang anak kecil memaknai rasa aman dari orang tua dan saudara di rumah.
Bagi aktor muda ini, Karlo bukan hanya tokoh fiktif, tetapi juga pintu untuk mengeksplorasi emosi yang lebih dalam. Peran tersebut membuatnya lebih peka terhadap hubungan keluarga yang hangat dan penuh perhatian.
Asal-usul Julukan Keluarga Pepaya
Selain membahas pengalamannya sebagai Karlo, Jordan juga mengungkap cerita di balik sebutan unik “Keluarga Pepaya” yang melekat pada para pemain. Nama itu ternyata berawal dari lokasi rumah syuting yang berada di depan Jalan Pepaya.
Dari situ, istilah tersebut kemudian dipakai sebagai identitas informal para pemeran dan bahkan menjadi nama grup percakapan WhatsApp mereka. Julukan itu akhirnya makin menegaskan kedekatan yang terjalin di antara seluruh tim selama proses produksi.
Jordan menjelaskan bahwa sebutan tersebut terus digunakan sampai syuting selesai. Istilah itu lalu menjadi bagian dari cerita produksi yang memperlihatkan kuatnya ikatan antarpemain di balik layar.
- Asal nama “Keluarga Pepaya” berasal dari lokasi rumah syuting di Jalan Pepaya.
- Julukan itu dipakai untuk grup WhatsApp para pemain.
- Jordan mendapat panggilan “Brokoli” sebagai anggota termuda.
- Ibnu Jamil dipanggil “Terong”.
- Lulu Tobing dipanggil “Lada Merah”.
- Yasmin Napper dipanggil “Sawi Putih”.
Identitas Unik para Pemain
Sejumlah panggilan lucu itu menambah warna dalam proses produksi film. Jordan menjadi “Brokoli”, sementara Ibnu Jamil disebut “Terong”, Lulu Tobing mendapat julukan “Lada Merah”, dan Yasmin Napper dipanggil “Sawi Putih”.
Meski terdengar ringan dan jenaka, kebiasaan saling memberi nama unik itu menunjukkan relasi yang dekat di antara para pemain. Dinamika seperti ini kerap membantu membangun chemistry yang lebih natural di layar.
Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan sendiri dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 13 Mei 2026. Kedekatan yang tercipta di belakang layar menjadi salah satu modal penting film ini untuk menghadirkan cerita keluarga yang terasa lebih hidup dan meyakinkan bagi penonton.
Source: mediaindonesia.com






