Kabar keluarnya Lucas dari SM Entertainment langsung menarik perhatian penggemar, tetapi respons yang muncul justru tidak dipenuhi kekecewaan. Banyak fans malah menganggap langkah itu wajar, karena sejak lama Lucas memang terlihat tidak mendapat ruang promosi yang konsisten sebagai solois.
Reaksi yang tenang dari penggemar ini juga menjawab satu hal penting: keputusan tersebut tidak datang secara tiba-tiba bagi mereka. Dari pola aktivitas Lucas dalam beberapa waktu terakhir, publik sudah lebih dulu menangkap bahwa jalur kariernya di bawah SM Entertainment berjalan tidak semulus yang diharapkan.
Minim aktivitas solo membuat kabar ini terasa masuk akal
Sejak kembali aktif setelah vakum panjang, Lucas memang belum terlihat punya banyak proyek solo besar di bawah label tersebut. Setelah debut solo di bawah SM Entertainment pada April 2024, namanya sempat mencuat lewat single album “Renegade”, tetapi setelah itu aktivitasnya terpantau lebih jarang.
Menurut data yang disebutkan dalam artikel referensi, fancon terakhir Lucas digelar di The Kasablanka Hall bertajuk “FIAT LUX” pada 11 Maret 2024. Sejak momen itu, penggemar juga tidak banyak melihat proyek lanjutan yang membuat posisinya sebagai artis solo terasa kuat dan berkelanjutan.
Kondisi itu membuat keputusan tidak memperpanjang kontrak dianggap selaras dengan realitas kariernya. Dalam industri hiburan, minimnya promosi dan proyek biasanya dibaca sebagai tanda bahwa hubungan kerja memang sedang berada di fase transisi.
Perkiraan kontrak yang habis juga membuat fans tidak kaget
Selain soal minim aktivitas, penggemar juga sudah memperkirakan sejumlah member NCT dan mantan membernya akan memasuki masa akhir kontrak dengan SM Entertainment. Spekulasi itu muncul karena sejumlah hitungan masa debut mereka memang mengarah pada periode yang sama.
Mark dan Ten, misalnya, disebut berkarier bersama NCT sejak 9 April 2016. Setelah 10 tahun, kontrak eksklusif keduanya disebut berakhir pada 8 April 2026, sehingga publik melihat ada pola yang serupa pada deretan artis lain di lingkaran NCT.
Lucas sendiri debut sebagai member NCT U lewat lagu “BOSS” pada 18 Februari 2018. Dengan latar itu, kabar berakhirnya kontraknya pada Jumat, 24 April 2026, sekitar delapan tahun sejak debutnya, terasa mengikuti siklus yang juga sudah diperkirakan fans.
Riwayat hiatus ikut membentuk ekspektasi publik
Faktor lain yang membuat fans tidak terkejut adalah riwayat vakum Lucas yang cukup panjang. Artikel referensi menyebut Lucas sempat hiatus dari 2021 sampai 2024, dan jeda itu ikut memengaruhi persepsi publik terhadap arah kariernya.
Dalam periode seperti itu, penggemar cenderung membaca bahwa hubungan profesional antara artis dan agensi tidak selalu berjalan normal. Karena itu, saat kabar putus kontrak muncul, banyak yang menilainya sebagai konsekuensi logis, bukan kejutan besar.
Penggemar juga menyoroti fakta bahwa Lucas tidak diajak tampil di SMTOWN 2026, meski fotonya sempat masuk dalam merchandise konser tersebut. Detail itu semakin memperkuat dugaan bahwa keterlibatan Lucas dengan kegiatan SM Entertainment memang sudah menyusut jauh sebelum pengumuman kontrak berakhir.
Fans justru berharap Lucas lebih bebas berkembang
Di media sosial, reaksi yang dominan bukan penolakan, melainkan dukungan. Banyak penggemar menilai Lucas bisa punya ruang yang lebih luas untuk bekerja di luar batasan lama, baik sebagai musisi, model, maupun figur iklan.
Harapan itu muncul karena fans ingin Lucas tidak hanya dikenal lewat satu jenis aktivitas. Mereka melihat peluang agar idol asal Hong Kong itu bisa kembali merilis lagu baru, tampil lebih aktif, dan mengembangkan citra publiknya dengan lebih leluasa.
Sampai artikel referensi ditulis, Lucas belum menyampaikan pesan khusus kepada penggemar melalui akun pribadinya. Namun, ia disebut akan debut akting lewat serial Taiwan “A Time” bersama Jerry Yan, dan langkah itu memperlihatkan arah kariernya mulai bergerak ke ruang yang lebih beragam.
Bagi fans, keluarnya Lucas dari SM Entertainment bukan sekadar soal kontrak yang selesai, melainkan juga tentang kesempatan memulai fase baru setelah lama tidak aktif secara maksimal. Karena itu, respons yang muncul lebih banyak berisi dukungan daripada kaget, terutama karena tanda-tandanya sudah terasa sejak lama.
