Road To Pagelaran Sabang Merauke, Ribuan Pemuda Mengubah Budaya Jadi Panggung Baru

Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia yang Punya kembali menjadi ruang yang melibatkan anak muda dari berbagai daerah lewat pendekatan kreatif berbasis budaya. Rangkaian menuju pertunjukan utamanya dirancang bukan hanya untuk menghadirkan tontonan, tetapi juga memberi tempat bagi proses, kolaborasi, dan partisipasi talenta muda.

Diselenggarakan oleh iForte, program ini memperlihatkan bagaimana minat generasi muda terhadap budaya Indonesia terus tumbuh ketika diberi wadah yang tepat. Sejak pertama kali hadir pada 2022, Pagelaran Sabang Merauke berkembang dalam skala dan cara menjangkau publik, terutama melalui format kegiatan yang membuka akses lebih luas bagi peserta dari banyak kota.

Rangkaian Road to Pagelaran Sabang Merauke 2026

Semangat menuju pagelaran utama sudah digencarkan sejak akhir 2025 lewat iForte National Dance Competition “Inspirasi Diri” dan “The Audition” Pagelaran Sabang Merauke. Puncaknya hadir dalam Road to Pagelaran Sabang Merauke yang berlangsung pada 25–26 April 2026.

Selama dua hari itu, publik dapat menyaksikan tiga agenda utama yang dibuka untuk umum, yaitu Grand Final iForte National Dance Competition “Inspirasi Diri”, Grand Final “The Audition” Pagelaran Sabang Merauke, dan Parade “Inspirasi Diri”. Tiga format ini disiapkan sebagai jalur masuk yang berbeda agar semakin banyak pemuda bisa terlibat sebagai penari, kreator, maupun bagian dari ruang publik yang merayakan budaya.

Partisipasi luas dari pelajar hingga mahasiswa

Kompetisi tari iForte National Dance Competition “Inspirasi Diri” menjadi salah satu pintu utama keterlibatan generasi muda. Ajang ini ditujukan bagi pelajar SMA/K dan mahasiswa dengan tema nusantara, dan diikuti oleh 710 grup tari dari 227 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

Para peserta memakai lagu tema yang sama, “Inspirasi Diri”, tetapi menafsirkannya dengan koreografi yang beragam. Pendekatan itu menunjukkan bahwa satu karya dapat melahirkan banyak bentuk ekspresi, baik dari sisi gerak, konsep, maupun visual.

Grand Final digelar di Grand Indonesia

Grand Final iForte National Dance Competition “Inspirasi Diri” dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2026 di Grand Indonesia, Jakarta. Ajang ini menampilkan 30 grup terbaik hasil kurasi offline dari 13 kota, yaitu Yogyakarta, Jember, Surabaya, Batam, Makassar, Balikpapan, Jakarta, Semarang, Pekanbaru, Palembang, Medan, Padang, dan Bandung.

Deretan juri yang terlibat dalam kompetisi ini adalah Cinta Laura Kiehl, Harashta Zahra, Rusmedie Agus, Dian Bokir, dan Pulung Jati. Kehadiran mereka menambah perhatian publik terhadap kualitas penampilan sekaligus proses kreatif yang dibangun sejak tahap penyisihan.

Budaya sebagai ruang aktualisasi anak muda

Dalam konferensi pers Road to Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia yang Punya 2026 di Main Atrium Grand Indonesia East Mall, Jumat, 25 April 2026, President Director & CEO iForte Aming Santoso menegaskan pentingnya menyediakan wadah yang tepat bagi minat generasi muda terhadap budaya Indonesia. Ia juga menyebut perlunya mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin mengenal, mencintai, dan merasa memiliki budaya Indonesia.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Irene Umar juga memberi apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan Pagelaran Sabang Merauke. Ia menyampaikan bahwa ajang itu hadir sebagai ruang pelestarian budaya Indonesia dan menyentuh karena menampilkan semangat kebangsaan yang kuat.

Di sisi produksi, Vice President Director & Deputy CEO of iForte sekaligus Executive Producer Pagelaran Sabang Merauke, Silvi Liswanda, menjelaskan bahwa lagu “Inspirasi Diri” menjadi benang merah yang mempersatukan para peserta dan pelaku seni. Lagu itu kemudian dihidupkan lewat tarian bertema Nusantara yang dibawakan dengan penuh penghayatan.

Jejak yang makin luas di komunitas muda

Penyelenggaraan tahun ini memperlihatkan bahwa minat terhadap budaya tidak hanya tumbuh di panggung besar, tetapi juga di level komunitas dan kompetisi. Dengan keterlibatan ratusan grup dari ratusan daerah, Road to Pagelaran Sabang Merauke 2026 membentuk ruang temu antara tradisi, kreativitas, dan ekspresi anak muda.

Rangkaian ini juga menegaskan bahwa budaya Indonesia bisa hadir dalam format yang relevan bagi generasi muda, tanpa kehilangan akar nilai yang ingin dijaga. Melalui audisi, kompetisi tari, hingga parade publik, Pagelaran Sabang Merauke terus membangun keterhubungan baru antara pemuda, seni pertunjukan, dan identitas budaya bangsa.

Source: lifestyle.bisnis.com
Exit mobile version