Proses syuting film horor komedi Gudang Merica menyisakan pengalaman yang tidak ringan bagi para pemainnya. Tantangan paling besar datang dari lokasi ekstrem, medan berisiko, hingga suasana rumah sakit tua yang gelap dan mencekam.
Bonar Manalu menjadi salah satu pemeran yang paling merasakan kerasnya proses produksi itu. Ia mengungkapkan ada adegan kejar-kejaran di area tebing yang nyaris berujung celaka karena salah satu rekan pemain hampir jatuh akibat medan yang sulit dikendalikan.
Adegan Ekstrem di Medan Terbuka
Bonar menuturkan, momen tersebut terjadi saat para pemain harus berlari mengejar seseorang di area terbuka. Situasi itu membuat tim berada dalam risiko tinggi karena satu kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal.
“Ada satu teman saya hampir meninggal. Jadi kita ada adegan di tebing. Kita lari mengejar orang dan tidak bisa mengerem. Teman saya, Ristek, sampai mau jatuh dari tebing,” kata Bonar, dikutip Rabu (29/4).
Selain menghadapi bahaya fisik, para pemain juga harus cepat menyesuaikan diri dengan arahan sutradara yang kerap muncul spontan di lokasi. Kondisi itu menuntut konsentrasi tinggi karena tidak semua detail permainan sudah tertulis di naskah sejak awal.
Suasana Gelap di Rumah Sakit Tua
Rizky Inggar juga merasakan tantangan besar dari sisi atmosfer syuting. Sebagian besar adegan direkam di rumah sakit tua kawasan Kaliurang, Yogyakarta, yang memiliki lorong panjang dan pencahayaan sangat terbatas.
Menurut Rizky, suasana berubah drastis saat lampu dimatikan untuk kebutuhan pengambilan gambar. “Banyak adegan malam di rumah sakit yang cukup gelap. Saat lampu dimatikan untuk kebutuhan pengambilan gambar, suasananya benar-benar berbeda dan sangat terasa mencekam,” ujarnya.
Selain kondisi lokasi, cuaca yang tidak menentu di Kaliurang ikut menyulitkan tim produksi. Perubahan cuaca sering memaksa jadwal syuting dirombak mendadak agar proses pengambilan gambar tetap berjalan.
Kejutan Saat Istirahat Syuting
Di tengah suasana tegang, ada juga momen yang membuat suasana produksi lebih ringan. Rizky menyebut kemunculan monyet-monyet liar di sekitar lokasi kerap menjadi hiburan tersendiri bagi kru dan pemain saat beristirahat.
Film Gudang Merica digarap oleh sutradara Imam Darto dengan dukungan Multivision Pictures dan Pabrik Cerita. Film ini memadukan horor dan komedi lewat kisah empat mahasiswa koas yang menghadapi kejadian mistis sekaligus kocak di lingkungan medis.
Para pemain menilai pengalaman syuting yang penuh tantangan justru membantu membangun chemistry di antara mereka. Film Gudang Merica dijadwalkan tayang di bioskop pada 21 Mei mendatang.
