Drama Korea orisinal Netflix Teach You a Lesson langsung menarik perhatian karena menempatkan Biro Perlindungan Hak Pendidikan atau BPHP sebagai pusat cerita. Badan ini digambarkan hadir untuk memberantas kejahatan di lingkungan sekolah, tetapi cara kerjanya justru memunculkan pro dan kontra.
BPHP bukan sekadar latar belakang cerita, melainkan mesin utama yang menggerakkan konflik drama. Di dalamnya, para karakter utama memegang peran penting saat badan khusus itu menangani sekolah-sekolah bermasalah.
Badan khusus yang lahir dari kegentingan
BPHP berada di bawah lingkup kementerian pendidikan Korea Selatan dan dibentuk langsung oleh Menteri Pendidikan Choi Gang Seok. RUU pembentukannya sudah disahkan dua tahun sebelum badan ini mulai bekerja, saat Choi Gang Seok baru saja dilantik sebagai menteri.
Keputusan itu tidak lahir dari proses panjang yang tenang. RUU BPHP dibahas ketika kasus viral guru dibunuh murid sedang menjadi sorotan, sehingga anggota dewan tidak perlu lama mendiskusikannya.
Situasi tersebut memberi konteks penting tentang mengapa BPHP terasa sangat keras sejak awal. Lembaga ini muncul sebagai respons atas krisis di lingkungan pendidikan, bukan sebagai badan administratif biasa.
Tim inti dengan latar belakang kuat
Na Hwa Jin tampil sebagai pengawas utama sekaligus orang pertama yang memimpin BPHP. Ia adalah mantan kapten pasukan khusus yang sudah terlatih berperang, sehingga karakternya dibangun dengan citra tegas dan disiplin.
Setelah Na Hwa Jin, BPHP juga diperkuat Bong Geun Dae dan Im Han Rim. Bong Geun Dae digambarkan cerdik, cerdas, dan ahli IT, sedangkan Im Han Rim juga merupakan mantan pasukan khusus.
Komposisi itu menunjukkan bahwa BPHP dibentuk sebagai tim dengan kemampuan yang saling melengkapi. Ada unsur strategi lapangan, kemampuan teknologi, dan pengalaman tempur yang semuanya diarahkan untuk menghadapi masalah sekolah yang rumit.
Bertugas turun langsung ke sekolah bermasalah
Dalam drama, BPHP menginvestigasi dan mengintervensi sekolah-sekolah bermasalah. Kasus yang ditangani mencakup bullying dan kekerasan terhadap guru, dua bentuk persoalan yang sering membuat lingkungan belajar rusak dari dalam.
Badan ini tidak hanya memantau dari jauh. BPHP diberi wewenang penuh untuk menerapkan cara apa pun demi memperbaiki ekosistem belajar.
Kewenangan luas itu menjadi salah satu alasan mengapa kehadiran BPHP memantik perdebatan. Di satu sisi, langkah cepat dianggap perlu untuk menghentikan kekerasan sekolah, tetapi di sisi lain, cara yang terlalu bebas juga membuka ruang kritik.
Melindungi korban yang sering terabaikan
Fungsi BPHP di Teach You a Lesson tidak berhenti pada penindakan pelaku. Badan ini juga berperan membantu korban tidak bersalah dari gagalnya sistem pendidikan, termasuk guru, murid, dan orang tua murid.
Fokus itu membuat BPHP tampil sebagai pelindung bagi pihak-pihak yang selama ini sering tidak mendapat perlindungan memadai. Drama ini kemudian menyorot bagaimana sistem pendidikan bisa menyisakan banyak korban di berbagai lapisan.
Karena itu, BPHP kerap dipandang sebagai solusi ekstrem untuk masalah yang sudah terlalu lama dibiarkan. Namun, drama juga menegaskan bahwa keberadaannya tidak otomatis membuat semua pihak sepakat.
Menuai dukungan sekaligus kritik
BPHP digambarkan sebagai badan khusus pemerintah yang menuai pro kontra, terutama dalam pelaksanaannya. Meski begitu, badan ini sudah membantu banyak korban, baik murid maupun guru.
Kombinasi antara keberhasilan membantu korban dan metode kerja yang kontroversial membuat BPHP menjadi elemen penting dalam drama. Dari situ, Teach You a Lesson tidak hanya menyajikan kisah aksi di sekolah, tetapi juga mengangkat pertanyaan tentang batas intervensi negara dalam dunia pendidikan.
Source: www.idntimes.com